Bagi keluarga penerima manfaat, tentu saja pencairan PKH BPNT 2026 Tahap 1 adalah saat yang dinantikan. Rencananya, penyaluran di awal tahun ini akan dimulai pada Januari 2026, meliputi bulan Januari, Februari, dan Maret.
Seperti sistem yang sudah berjalan, diperkirakan pemerintah masih akan memakai cara penyaluran bertahap atau setiap tiga bulan, yang meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan juga Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Jika tidak ada perubahan aturan yang berarti, besar kemungkinan pembagian bantuan sosial pada tahun 2026 akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu dibagi menjadi empat tahap dalam setahun.
Tahap pertama rencananya dimulai dari Januari hingga Maret, lalu pencairan untuk tahap selanjutnya dilakukan pada April sampai Juni, kemudian tahap ketiga akan berjalan dari Juli sampai September, dan terakhir di Oktober hingga Desember 2026.
Kapan Pencairan PKH BPNT 2026 Tahap 1 Dimulai?
Menurut detik.com, pencairan PKH BPNT Tahap 1 2026 diperkirakan dimulai pada Februari 2026, namun distribusinya akan berlangsung bertahap dan bisa terus berlanjut hingga Maret 2026. Pemerintah akan menyalurkan bantuan ini tiap tiga bulan, dengan Tahap 1 mencakup Januari hingga Maret 2026.
Proses bertahap dilakukan untuk memastikan setiap penerima mendapatkan bantuan dengan tepat, sementara verifikasi data dan pemrosesan pembayaran oleh bank penyalur memerlukan waktu.
Cara Cek Status Pencairan PKH BPNT 2026 Tahap 1
Berikut cara mudah mengecek status pencairan dana PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026:
Cek Status Pencairan PKH dan BPNT 2026 Lewat Website
- Buka situs https://cekbansos. kemensos. go. id
- Isi data wilayah dan nama lengkap sesuai yang tertera di KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data”.
Jika sebagai penerima Informasi yang ditampilkan nama terdaftar sebagai penerima PKH dan BPNT tahun 2025, serta periode nya
Cek PKH dan BPNT 2026 via Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi, lalu pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan data diri sesuai KTP, seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap.
- Jawab pertanyaan yang diajukan untuk verifikasi.
- Tekan tombol “Cari Data”.
Jika terdaftar sebagai penerima PKH BPNT tahun 2025 akan menampilkan informasi Nama lengkap Jenis Bantuan misalnya PKH atau BPNT/Sembako, Status penerima bantuan adalah [YA/TIDAK], yang menunjukkan apakah penerima berhak menerima bantuan tersebut. Jika statusnya ‘YA’, artinya bantuan telah disetujui dan saat ini sedang menunggu proses pencairan dana sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan
Besaran PKH BPNT 2026 Tahap 1
Nilai bantuan BPNT yang dicairkan tiap tahapnya adalah 600 ribu Rupiah, langsung ke rekening penerima. Angka ini didapat dari perhitungan 200 ribu Rupiah per bulan, dikalikan tiga bulan sehingga totalnya Rp. 600 ribu.
Untuk PKH sendiri ,ini daftar bantuan yang diterima
- Ibu Hamil / Nifas: Rp750.000
- Anak Usia Dini (0-6 Tahun): Rp750.000
- Pendidikan SD/Sederajat: Rp225.000
- Pendidikan SMP/Sederajat: Rp375.000
- Pendidikan SMA/Sederajat: Rp500.000
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000
- Lanjut Usia (60 Tahun ke Atas): Rp600.000
- Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp2.700.000
Penerima manfaat harus dipastikan sudah terdaftar di dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan dapat dicairkan tepat waktu melalui Bank Himbara atau PT Pos Indonesia sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pemerintah pada Januari 2026 ini.
Kesimpulan
Bantuan PKH BPNT tahap pertama tahun 2026 diperkirakan mulai dicairkan pada bulan Februari 2026, dengan mekanisme penyaluran yang dilakukan secara bertahap. Selalu periksa status penerimaan bantuanmu seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
Referensi
- https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8306556/link-cek-bansos-pkh-bpnt-januari-2026-di-https-cekbansos-kemensos-go-id
- https://money.kompas.com/read/2026/01/21/125812726/bansos-pkh-bpnt-2026-mulai-cair-ini-cara-cek-penerima-dan-jadwal-cair




