Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menjadi salah satu bantuan sosial utama pemerintah pada tahun 2026. Bantuan ini ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.
Banyak masyarakat bertanya, kapan bansos PKH 2026 cair, siapa saja yang berhak menerima, dan bagaimana cara mengeceknya. Artikel ini akan membahas secara lengkap jadwal pencairan, syarat penerima, cara cek online, hingga besaran bantuan yang bisa kamu dapatkan.
Sekilas Tentang Bansos PKH 2026
PKH merupakan program bantuan tunai bersyarat yang dikelola Kementerian Sosial untuk mendukung keluarga kurang mampu. Pada 2026, pemerintah melakukan penyesuaian data penerima menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran dan transparan.
Sistem Desil dalam Penentuan Penerima
Penetapan penerima PKH didasarkan pada sistem desil kesejahteraan, yaitu peringkat ekonomi rumah tangga. Penerima PKH umumnya berasal dari:
- Desil 1 (paling miskin)
- Desil 2
- Desil 3
- Desil 4 (rentan miskin)
Jika kamu berada di luar desil tersebut, peluang menerima PKH akan lebih kecil.
Peran DTSEN dalam Penyaluran Bansos
DTSEN menjadi basis utama penentuan penerima bansos. Data ini dihimpun dari:
- Data kependudukan
- Survei lapangan
- Usulan daerah
- Validasi Kemensos
Karena itu, keakuratan data sangat menentukan status penerimaan bantuan.
Syarat Lengkap Penerima Bansos PKH 2026
Agar bisa menerima PKH, kamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Syarat ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran.
Kriteria Keluarga dan Anggota Rumah Tangga
Penerima PKH harus:
- Berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin
- Terdaftar dalam DTSEN
- Memiliki anggota keluarga dengan kriteria berikut:
- Ibu hamil/menyusui
- Anak usia dini (maksimal dua orang)
- Anak sekolah SD, SMP, atau SMA
- Penyandang disabilitas berat
- Lansia usia 60 tahun ke atas
Minimal salah satu kategori tersebut harus ada dalam keluarga.
Persyaratan Administratif
Selain kriteria keluarga, kamu juga wajib:
- Berstatus WNI
- Memiliki e-KTP dan KK aktif
- Data kependudukan valid
- Bukan ASN, TNI, atau Polri
- Tidak menerima bansos lain yang serupa
Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, bantuan bisa dibatalkan.
Jadwal Pencairan Bansos PKH Tahun 2026
PKH tidak cair sekaligus, tetapi disalurkan secara bertahap setiap tiga bulan. Sistem ini bertujuan menjaga kesinambungan bantuan sepanjang tahun. Dalam satu tahun, pencairan dilakukan empat kali.
Rincian Tahapan Pencairan PKH 2026
Berikut jadwal umum pencairan PKH:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Setiap tahap mencakup tiga bulan bantuan.
Waktu dan Jalur Penyaluran Dana
Dana PKH disalurkan melalui:
- Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
- Kantor Pos Indonesia
- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
Sedangkan untuk pencairan biasanya terjadi di minggu pertama hingga akhir bulan, tanpa tanggal pasti. Karena itu, kamu perlu rutin mengecek saldo.
Cara Cek Penerima Bansos PKH 2026 Online
Kemensos menyediakan layanan online untuk mengecek status penerima bansos. Cara ini paling praktis dan bisa dilakukan kapan saja. Pastikan data yang kamu masukkan sesuai KTP.
Cara Cek Bansos PKH di cekbansos.kemensos.go.id
Untuk kamu yang ingin mengecek status bantuan melalui website, ikuti panduan berikut ini:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha
- Klik tombol Cari Data
- Tunggu hasil pencarian muncul
Jika namamu terdaftar, sistem akan menampilkan detail bantuan.
Cara Cek Bansos PKH 2026 Lewat Aplikasi
Selain website, Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi Cek Bansos untuk memudahkan pemantauan bantuan. Aplikasi ini bisa digunakan untuk cek data sekaligus usul dan sanggah.
Untuk pengguna baru, lakukan langkah berikut:
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Pilih menu Buat Akun
- Isi data diri lengkap
- Unggah foto KTP dan swafoto
- Buat email dan password
- Klik Buat Akun Baru
- Lakukan verifikasi email
Setelah akun aktif, kamu bisa login dan langsung bisa melihat status bantuan di aplikasi. Caranya adalah seperti ini:
- Masuk ke menu Profil
- Lihat data penerima bantuan
- Cek status PKH keluarga
- Periksa riwayat pencairan
- Ajukan sanggahan jika perlu
Data keluarga yang terdaftar juga akan ditampilkan.
Nominal Bansos PKH 2026 Berdasarkan Kategori
Besaran PKH berbeda-beda sesuai kategori penerima. Bantuan diberikan per tahap dan diakumulasi dalam setahun. Nominal ini bertujuan menyesuaikan kebutuhan masing-masing kelompok.
Rincian Bantuan PKH per Tahap
Berikut besaran PKH 2026:
- Ibu hamil: Rp750.000/tahap (Rp3 juta/tahun)
- Anak usia dini: Rp750.000/tahap (Rp3 juta/tahun)
- Siswa SD: Rp225.000/tahap (Rp900.000/tahun)
- Siswa SMP: Rp375.000/tahap (Rp1,5 juta/tahun)
- Siswa SMA: Rp500.000/tahap (Rp2 juta/tahun)
- Disabilitas berat: Rp600.000/tahap (Rp2,4 juta/tahun)
- Lansia 60+: Rp600.000/tahap (Rp2,4 juta/tahun)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2,7 juta/tahap (Rp10,8 juta/tahun)
Nominal bisa berubah sesuai kebijakan negara.
Faktor yang Mempengaruhi Besaran Bantuan
Jumlah bantuan yang kamu terima dipengaruhi oleh:
- Jumlah kategori dalam keluarga
- Status aktif di DTSEN
- Hasil verifikasi lapangan
- Kebijakan anggaran nasional
Semakin lengkap kategori, semakin besar potensi bantuan.
Bansos PKH 2026 menjadi penopang penting bagi keluarga kurang mampu. Dengan sistem digital, kamu bisa memantau status bantuan secara mandiri dan transparan. Jika kamu terdaftar, manfaatkan bantuan dengan bijak. Jika belum, segera perbaiki dan ajukan data melalui jalur resmi. Dengan kesiapan dan ketelitian, hak kamu sebagai penerima PKH tidak akan terlewat.
sumber: https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8319006/kapan-bansos-pkh-2026-cair-ini-jadwal-cara-cek-penerima-dan-nominalnya?




