Bantuan Subsidi Upah atau BSU menjadi topik penting bagi pekerja dan buruh di Indonesia di tahun 2026.
Program yang pernah membantu jutaan pekerja pada tahun sebelumnya ini kembali ramai dibicarakan karena banyak yang ingin mengetahui kapan BSU akan cair serta bagaimana cara mengecek statusnya secara resmi.
Apa Itu BSU dan Siapa Penerimanya?
Dilansir dari laman pontianakpost.jawapos.com, bantuan Subsidi Upah adalah program pemerintah yang memberikan dukungan tunai kepada pekerja berpenghasilan rendah untuk membantu daya beli mereka.
Program ini bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan biasanya menargetkan pekerja yang aktif membayar iuran dan memenuhi syarat tertentu.
Pada tahun sebelumnya, BSU diberikan kepada pekerja yang memenuhi kriteria tertentu, termasuk pekerja dengan upah di bawah batas yang ditetapkan dan terdaftar aktif pada BPJS Ketenagakerjaan.
Dana bantuan pada tahun 2025 disalurkan secara sekaligus senilai jumlah tertentu yang membantu kebutuhan harian pekerja.
Belum Ada Kepastian BSU Cair di 2026
Meskipun banyak pekerja menunggu kabar pencairan BSU pada tahun 2026, pemerintah belum memutuskan apakah program ini akan dijalankan lagi.
Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa sampai kini belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal atau jumlah bantuan.
Karena itu, warga diimbau tidak mudah percaya informasi yang belum diverifikasi resmi, termasuk kabar yang beredar di media sosial atau grup percakapan yang bukan berasal dari kanal resmi pemerintah.
Langkah Resmi: Cara Cek Status BSU Secara Online
Walaupun BSU belum dipastikan cair, masyarakat tetap bisa memantau status calon penerima melalui kanal resmi yang disediakan pemerintah.
Ini langkah yang dapat kamu ikuti di rumah tanpa perlu datang ke kantor dinas:
Lewat Situs Resmi BSU Kemnaker
- Buka peramban internet di ponsel atau komputer.
- Kunjungi situs resmi Kemnaker di alamat bsu.kemnaker.go.id.
- Di halaman tersebut, cari menu cek status BSU.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai yang tertera di KTP.
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol cek status dan tunggu sampai sistem menampilkan hasilnya.
Jika kamu termasuk dalam daftar penerima, status akan muncul dengan informasi apakah kamu terdaftar sebagai calon penerima, ditetapkan, atau sudah tersalurkan sesuai data pemerintah.
Lewat Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)
Selain situs resmi, kamu juga bisa mengecek status lewat aplikasi JMO yang tersedia di ponsel. Caranya:
- Unduh aplikasi JMO dari toko aplikasi di ponsel.
- Buka aplikasi setelah terpasang dan masuk dengan data pribadi.
- Pilih menu status BSU.
- Masukkan data seperti NIK dan detail lainnya.
- Sistem akan menampilkan apakah kamu sudah terdata sebagai calon penerima BSU.
Tips Menghindari Hoaks Terkait BSU
Pemerintah dan pihak terkait mengingatkan masyarakat supaya tidak mudah percaya pada link atau tawaran pendaftaran BSU yang bukan berasal dari kanal resmi.
BSU tidak membuka pendaftaran mandiri melalui link tidak resmi atau meminta data pribadi melalui pesan tidak jelas.
Jangan klik tautan mencurigakan atau membagikan data tanpa memastikan sumbernya.
Selalu gunakan alamat situs resmi seperti bsu.kemnaker.go.id atau aplikasi resmi dari Kemnaker untuk cek status bantuan agar terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan program pemerintah.
Hingga kini, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan belum menetapkan jadwal resmi pencairan BSU untuk tahun 2026.
Masyarakat masih menunggu kabar resmi sambil terus memantau lewat situs dan aplikasi resmi yang disediakan.
Cara cek status bisa dilakukan dengan mudah dari rumah menggunakan NIK KTP pada portal resmi atau aplikasi yang direkomendasikan.
Selalu waspada terhadap informasi yang tidak berasal dari sumber resmi pemerintah.
Sumber referensi :
https://pontianakpost.jawapos.com/nasional/1467036761/kapan-bsu-2026-cair-ini-fakta-terbaru-syarat-dan-cara-cek-penerima?




