Jenis Bansos Cair di Akhir Tahun 2025 dan Cara Mengecek Penerimanya
Memasuki akhir tahun 2025, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat berpenghasilan rendah menjelang akhir tahun. Ada 5 jenis bansos utama yang dipastikan cair, termasuk PKH, BPNT, BLT Kesra, bantuan beras dan minyak, serta KKS.
Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa BSU tidak ada pencairan tambahan pada akhir 2025. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyatakan bahwa berita soal BSU tahap kedua adalah tidak benar, karena BSU hanya diberikan sekali pada Juni–Juli 2025 kepada sekitar 15,25 juta pekerja.
Program ini bersamaan dengan kenaikan UMP 2025 sebesar 6,5% dan bonus hari raya untuk pengemudi ojek online.
Daftar 5 Bansos yang Cair Akhir Tahun 2025
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH adalah bantuan sosial utama dengan jumlah berbeda sesuai kategori:
- Ibu hamil & anak usia dini: Rp3.000.000/tahun
- Anak SD: Rp900.000
- Anak SMP: Rp1.500.000
- Anak SMA: Rp2.000.000
- Lansia & penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000
Penyaluran dilakukan bertahap melalui bank Himbara.
2. BPNT / Program Sembako
- Nilai bantuan: Rp200.000/bulan
- Dicairkan sekaligus 3 bulan = Rp600.000
- Dana masuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat dibelanjakan di e-warong resmi.
3. Bantuan Beras 10 Kg dan Minyak Goreng 2 Liter
- Program diperpanjang oleh Presiden Prabowo untuk menjaga kestabilan pangan masyarakat selama Oktober–November 2025.
4. Bantuan KKS
- Disalurkan kepada KPM dengan data valid di DTSEN
- Cair melalui PT Pos Indonesia dan bank Himbara
- Besaran sesuai jenis bansos yang terhubung pada kartu.
5. BLT Kesra Rp900.000
- Periode: Oktober–Desember 2025
- Nilai: Rp300.000/bulan atau Rp900.000 sekaligus
- Disalurkan melalui bank Himbara & PT Pos Indonesia kepada sekitar 35 juta KPM di desil 1–4.
Selain itu, pemerintah mempercepat pencairan BPNT tahap 4 dan BLT Kesra untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi menjelang akhir tahun.
Penyaluran dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan tepat sasaran.
BPNT Tahap 4 November 2025
BPNT tahap keempat ditargetkan untuk 20,88 juta KPM, digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan lainnya. Sejak 2025, BPNT menggunakan DTSEN sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.
BLT Kesra 2025
BLT Kesra menargetkan sekitar 35 juta KPM desil 1–4, dengan nilai Rp900.000 untuk 3 bulan.
Penyaluran dilakukan mulai 20 Oktober hingga Desember 2025 melalui:
- Bank Himbara: 18,3 juta KPM, bisa dicairkan melalui KKS, ATM, teller, atau agen bank
- PT Pos Indonesia: 17,2 juta KPM, diambil di kantor pos atau lokasi komunitas
Cara Cek Status Penerima Bansos November 2025
Penerima BPNT & BLT Kesra dapat mengecek statusnya secara online di cekbansos.kemensos.go.id:
- Pilih domisili sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap
- Isi kode captcha
- Klik “Cari Data”
Jika belum terdaftar tetapi memenuhi syarat, bisa mengajukan validasi data melalui RT/RW, desa/kelurahan, atau pendamping sosial untuk diperbarui di DTSEN.
Program Indonesia Pintar (PIP) November 2025
Pemerintah juga menyalurkan PIP 2025 bagi siswa SD, SMP, dan SMA. Penyaluran tetap mengacu pada aturan sebelumnya agar bantuan tepat sasaran.
Syarat penerima PIP November 2025:
- Terdaftar PKH/KKS
- Siswa yatim/piatu atau tinggal di panti asuhan
- Korban bencana, siswa drop out, penyandang disabilitas
- Anak dari orang tua PHK, tinggal di daerah konflik, atau terpidana
- Siswa dengan lebih dari 3 saudara kandung
Cara cek penerima PIP 2025:
- Buka pip.kemendikdasmen.go.id
- Masukkan NISN & NIK
- Isi kode verifikasi
- Klik “Cek Penerima PIP”
Dana akan langsung ditransfer ke rekening penerima, untuk keperluan pendidikan seperti buku, seragam, alat tulis, dan perlengkapan belajar.
Kesimpulan
Menjelang akhir tahun 2025, pemerintah menyalurkan 5 jenis bansos: PKH, BPNT, BLT Kesra, bantuan beras & minyak, dan KKS, sekaligus PIP untuk mendukung pendidikan.
Pastikan selalu memeriksa status penerima bansos melalui cekbansos.kemensos.go.id atau pip.kemendikdasmen.go.id agar bantuan diterima tepat waktu dan sesuai hak.




