Jangan Salah! Ini Cara Cek Pencairan Bansos PKH
Banyak masyarakat masih bingung dan kerap keliru saat mengecek status pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Padahal, kesalahan kecil dalam cara pengecekan bisa membuat penerima bansos mengira bantuan belum cair, padahal dana sudah tersedia. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami cara cek pencairan bansos PKH yang benar dan resmi, agar tidak tertipu informasi hoaks atau salah prosedur.
Program Keluarga Harapan (PKH) sendiri merupakan salah satu bantuan sosial dari pemerintah yang bertujuan membantu keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar, seperti pendidikan,kesehatan, hingga kesejahteraan sosial.
Setiap tahap pencairan bansos PKH selalu dinantikan, namun tidak sedikit penerima yang belum mengetahui langkah-langkah terbaru mengecek pencairan bansos PKH. Akibatnya, muncul keresahan di tengah masyarakat karena informasi yang simpang siur.
Agar tidak salah langkah, masyarakat perlu mengetahui cara cek pencairan bansos PKH melalui situs resmi Kemensos, aplikasi cek bansos, hingga mekanisme pencairan melalui bank penyalur atau kantor pos.
Cara Cek Pencairan Bansos PKH
Seperti yang telah dijelaskan diatas, masyarakat yang ingin mengecek pencairan bansos PKH dapat memilih dua opsi pengecekan yakni melalui situs resmi Kemensos ataupun melalui aplikasi cek bansos.
Masyarakat hanya perlu menyiapkan data yang ada di KTP seperti nama dan NIK. Sebelum melakukan pengecekan online, pastikan juga untuk memiliki koneksi internet yang memadai.
Berikut cara cek pencairan bansos PKH:
-
Cara Cek Pencairan Bansos PKH melalui situs Resmi Kemensos
- Buka situs resmi Kemensos melalui link berikut https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan data lengkap seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa tempat tinggal Anda.
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan data yang tertera di KTP.
- Masukkan kode captcha yang ditampilkan dengan benar.
- Klik “Cari Data”.
- Jika NIK Anda terdaftar sebagai penerima bansos, tabel akan menunjukkan status penerima, keterangan, dan periode pemberian bantuan.
- Sebaliknya, jika NIK Anda tidak termasuk sebagai daftar penerima bansos, akan muncul keterangan “Tidak Terdapat Peserta/PM.”
-
Cara Cek Pencairan Bansos PKH melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi cek bansos dari Google Play Store.
- Buka aplikasi, kemudian pilih “Buat Akun Baru” bila Anda belum memiliki akun
- Isi formulir pendaftaran sesuai identitas yang diminta.
- Buat username dan password untuk login.
- Setelah akun aktif, masuk dengan username dan password yang telah Anda buat.
- Pada halaman utama, pilih menu “Cek Bansos” yang tersedia di bagian atas.
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga kelurahan).
- Ketik nama lengkap sesuai KTP.
- Klik “Cari Data” dan tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Besaran Dana Bansos PKH
Apabila masyarakat terdaftar sebagai penerima, maka berhak mendapatkan dana bantuan dengan besaran yang disesuaikan dengan kategori penerima.
Berikut besaran dana bansos PKH:
- Ibu hamil/nifas: Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
- Anak SD/sederajat: Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun)
- Anak SMP/sederajat: Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun)
- Anak SMA/sederajat: Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun)
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
- Lanjut usia: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
Dengan memahami cara cek pencairan bansos PKH yang benar dan resmi, masyarakat diharapkan tidak lagi bingung atau termakan informasi keliru. Pastikan selalu mengecek melalui kanal resmi Kemensos dan menyiapkan data sesuai KTP agar proses pengecekan berjalan lancar. Dengan begitu, hak sebagai penerima bantuan dapat dipastikan dan dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukannya.




