Pemerintah menegaskan kembali bahwa penyaluran bansos Januari 2026 akan dilakukan secara serentak untuk membantu menjaga daya beli masyarakat sejak awal tahun.
Isu mengenai pencairan 3 bansos pada Januari 2026 sudah ramai diperbincangkan sejak akhir tahun sebelumnya.
Kepastian ini menjadi kabar baik, terutama bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih menghadapi tekanan ekonomi.
Di tengah proses pemulihan dan penyesuaian kondisi ekonomi nasional, pemerintah memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial awal 2026 dipercepat agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Lalu, bansos apa saja yang akan dicairkan bersamaan pada Januari 2026, bagaimana jadwal resminya, dan siapa saja yang berhak menerima bantuan tersebut?
Berikut adalah rangkuman lengkap penjelasan pemerintah yang disusun secara runtut dan mudah dipahami.
Daftar 3 Bansos yang Dicairkan Serentak Januari 2026
Pemerintah melalui Kementerian Sosial bersama kementerian dan lembaga terkait memastikan terdapat tiga jenis bantuan sosial yang masuk tahap awal pencairan pada Januari 2026.
Dilansir dari BanyumasEkspres.id Ketiga program ini merupakan bansos rutin nasional yang selama ini berfungsi sebagai penyangga ekonomi bagi masyarakat rentan.
Penyaluran ketiga bantuan ini kembali dilakukan sebagai bagian dari strategi perlindungan sosial pemerintah di awal tahun anggaran.
Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi bantuan sosial utama yang kembali dicairkan sejak Januari 2026. Program ini ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan, dengan fokus pada bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Selain PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dikenal sebagai bantuan sembako tetap dilanjutkan pada 2026. Skema non-tunai melalui Kartu Sembako dipertahankan untuk menjaga ketahanan pangan keluarga penerima. Pemerintah juga menyalurkan kembali bantuan beras 10 kilogram.
Pola penyaluran ini mengikuti kebijakan sebelumnya yang bertujuan untuk menekan dampak kenaikan harga pangan dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi sejak awal tahun.
Ketiga bantuan sosial tersebut akan dicairkan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan data dan kondisi wilayah masing-masing daerah.
Jadwal Pencairan Bansos Januari 2026
Pertanyaan mengenai kapan bansos Januari 2026 mulai dicairkan sering muncul di masyarakat. Pemerintah memang tidak menentukan satu tanggal nasional yang seragam, tetapi pola penyalurannya relatif konsisten tiap tahun.
Berdasarkan penjelasan resmi Kementerian Sosial dan pengalaman penyaluran sebelumnya, pencairan bansos dilakukan secara bertahap mulai awal Januari 2026.
PKH Tahap Pertama
Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama dijadwalkan cair pada periode Januari–Maret 2026 dengan sistem distribusi bertahap di tiap wilayah.
BPNT atau Bansos Sembako
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dikenal juga sebagai bansos sembako, disalurkan pada periode yang sama melalui saldo yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Bantuan Pangan Beras
Sementara itu, bantuan beras 10 kg didistribusikan secara fisik mulai Januari hingga April 2026, menyesuaikan kesiapan logistik dan kondisi distribusi di masing-masing daerah.
Penyesuaian Jadwal Pencairan
Pemerintah menekankan bahwa jadwal pencairan menyesuaikan validasi DTSEN, kesiapan administrasi, dan kondisi geografis setiap wilayah.
Tidak semua warga otomatis menjadi penerima bansos Januari 2026. Kementerian Sosial tetap menerapkan kriteria ketat agar bantuan tepat sasaran dan adil.
Basis Data Penerima
Secara umum, seluruh bantuan sosial menggunakan DTSEN yang sudah diperbarui sebagai acuan utama penentuan kelayakan penerima.
- PKH 2026: Penerima harus terdaftar di DTSEN dan memiliki komponen yang sesuai, seperti ibu hamil/nifas, anak usia dini, anak sekolah SD–SMA, lansia di atas 70 tahun, serta penyandang disabilitas berat.
- BPNT: Penerima adalah keluarga miskin atau rentan miskin yang memiliki KKS aktif dan tercatat di DTSEN terbaru.
- Bantuan beras: Diprioritaskan bagi keluarga miskin dan rentan pangan, terutama di wilayah dengan kerawanan pangan tinggi.
Kelompok Prioritas
Pencairan bansos serentak Januari 2026 juga mengikuti kebijakan prioritas pemerintah. Beberapa kelompok didahulukan agar dampak sosialnya lebih terasa, antara lain:
- Keluarga dengan balita dan ibu hamil
- Rumah tangga dengan anak sekolah aktif
- Lansia tunggal tanpa penghasilan
- Penyandang disabilitas berat
- Wilayah terdampak inflasi pangan
Langkah ini sejalan dengan strategi perlindungan sosial nasional untuk menjaga konsumsi rumah tangga sejak awal tahun anggaran.
Alasan Penyaluran di Awal Tahun
Pemerintah menilai Januari adalah periode krusial bagi kondisi ekonomi rumah tangga. Awal tahun biasanya diiringi lonjakan kebutuhan, penyesuaian harga, dan dampak inflasi pasca-libur panjang. Oleh karena itu, pencairan bansos sejak Januari dinilai efektif menjaga daya beli dan stabilitas sosial. Evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan kebijakan ini memberi dampak positif bagi masyarakat.
Mekanisme Penyaluran
Setiap jenis bansos memiliki mekanisme berbeda:
- PKH: Disalurkan tunai melalui rekening KKS atau bank Himbara
- BPNT: Disalurkan non-tunai melalui Kartu Sembako
- Bantuan beras: Disalurkan dalam bentuk barang melalui Bulog bekerja sama dengan pemerintah daerah
Pemerintah menekankan komitmen transparansi dan akuntabilitas di setiap tahap penyaluran.
Hal yang Perlu Diperhatikan Penerima
Gagal cairnya bansos biasanya bukan karena dihentikan, melainkan akibat masalah data. Masyarakat diminta memastikan:
- NIK sesuai Dukcapil
- DTSEN aktif dan valid
- Rekening KKS masih aktif
Perubahan domisili harus segera diperbarui agar tidak menimbulkan kendala administrasi. Jika ada masalah, penerima disarankan segera melapor ke pendamping sosial atau aparat desa.
Kesimpulan
Pencairan tiga bansos Januari 2026, PKH, BPNT, dan bantuan beras 10 kg, dilakukan secara bertahap sejak awal bulan, dengan prioritas keluarga rentan agar bantuan tepat sasaran dan langsung berdampak pada kebutuhan pokok masyarakat.
Sumber Referensi
https://banyumasekspres.id/3-bansos-cair-bersamaan-januari-2026-ini-jadwal-resminya/




