Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat setelah Hari Raya Idul Fitri 2026. Program yang akan cair pada tahap berikutnya adalah Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2.
Informasi ini menjadi kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menantikan pencairan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pasca Lebaran.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026
Berdasarkan pola penyaluran sebelumnya, bansos PKH dan BPNT tahap 2 untuk periode April hingga Juni 2026 diperkirakan akan cair setelah Lebaran, yaitu sekitar bulan Mei hingga Juni 2026.
Namun, hingga saat ini melalui sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial), status penyaluran tahap 2 masih belum diumumkan secara resmi.
Sementara itu, pencairan yang terjadi menjelang Lebaran umumnya merupakan lanjutan dari:
- PKH Tahap 1 tahun 2026 yang baru tervalidasi
- BPNT tahap sebelumnya
- Atau sisa penyaluran program tahun 2025
- Mekanisme Pencairan Bansos
Penyaluran bansos dilakukan melalui:
- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
- Bank Himbara: BRI, BNI, Mandiri, dan BSI
Sedangkan untuk wilayah terpencil atau daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), pencairan dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia.
Untuk mempermudah pengecekan, penerima bansos disarankan memantau saldo melalui aplikasi mobile banking seperti:
- Livin’ by Mandiri
- Wondr by BNI
- BRImo
- BYOND by BSI
Besaran Bantuan BPNT dan PKH 2026
1. BPNT (Program Sembako)
- Rp200.000 per bulan
- Dicairkan per tahap (3 bulan): Rp600.000
2. PKH (Per Tahap/Triwulan)
Berikut rincian bantuan PKH berdasarkan kategori penerima:
- Ibu hamil: Rp750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Lansia: Rp600.000
- Penyandang disabilitas: Rp600.000
- Pendidikan SD: Rp225.000
- Pendidikan SMP: Rp375.000
- Pendidikan SMA: Rp500.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Cara Cek Penerima Bansos 2026 Secara Online
Untuk mengetahui apakah kamu termasuk penerima bansos, berikut langkah mudah yang bisa dilakukan:
Melalui Website Resmi
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
- Hasil akan menampilkan status penerima bansos
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Daftar akun dengan mengunggah KTP dan foto selfie
- Login dan cek status bantuan pada dashboard utama
Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Terdaftar?
Jika nama kamu belum terdaftar sebagai penerima bansos, jangan khawatir. Kamu masih bisa melakukan beberapa langkah berikut:
- Ajukan usulan data melalui kantor desa atau kelurahan setempat
- Pastikan data kependudukan seperti NIK dan KK sudah benar
- Lakukan pengecekan secara berkala karena data bisa diperbarui
Penutup
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 setelah Lebaran 2026 diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat. Pastikan kamu rutin mengecek status penerimaan agar tidak ketinggalan informasi penting.
https://radarkediri.jawapos.com/nasional/787320274/bansos-pkh-bpnt-tahap-2-cair-usai-lebaran-2026-simak-jadwal-pencairannya




