Bantuan sosial (bansos) masih menjadi kebutuhan penting yang dinantikan masyarakat Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa program bansos tetap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari kebijakan perlindungan sosial nasional.
Pada tahun 2026, penyaluran bansos tetap dilakukan secara bertahap sepanjang tahun, mengikuti pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Oleh sebab itu, informasi mengenai jadwal pencairan bansos Januari 2026 menjadi salah satu hal yang paling banyak dicari masyarakat, khususnya penerima bantuan seperti PKH dan BPNT.
Penyaluran Bansos 2026 Tetap Dilanjutkan
Bantuan sosial merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan miskin. Pada tahun 2026, penetapan penerima bansos tidak lagi menggunakan DTKS, melainkan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data resmi pemerintah dalam menentukan kelayakan penerima bantuan.
Hingga memasuki akhir Januari 2026, Kemensos memang belum mengumumkan secara detail daftar penerima maupun tanggal pasti pencairan bansos Januari 2026.
Meski demikian, masyarakat tetap dianjurkan untuk melakukan pengecekan secara berkala sambil menunggu pengumuman resmi.
Langkah ini penting karena dalam proses penyaluran bansos sering terjadi pembaruan data maupun kendala teknis di lapangan yang dapat memengaruhi jadwal pencairan.
Cara Cek Penerima Bansos Januari 2026
Mengutip informasi dari Detik.com, masyarakat dapat mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos pada jadwal pencairan bansos Januari 2026 melalui beberapa metode berikut:
1. Cek Bansos Melalui Situs Resmi Kemensos
Pengecekan dapat dilakukan secara online melalui laman resmi Kemensos dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Kunjungi situs https://cekbansos.kemensos.go.id
melalui browser di ponsel atau komputer - Lengkapi data wilayah, mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai yang tercantum di KTP
- Ketik kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi berupa nama penerima, jenis bantuan yang diterima (PKH, BPNT, PIP, bantuan beras, dan lainnya), serta status penyalurannya.
2. Cek Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui website, Kemensos juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh melalui Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iPhone.
Cara penggunaannya:
- Buka aplikasi Cek Bansos dan pilih menu Cek Bansos
- Lengkapi data wilayah tempat tinggal
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Jawab pertanyaan verifikasi yang muncul
- Klik Cari Data
Jika terdaftar, akan muncul informasi jenis bansos yang diterima beserta periode pencairannya. Aplikasi ini juga dilengkapi fitur Usul dan Sanggah untuk mengajukan diri atau melaporkan ketidaksesuaian data penerima.
3. Cara Cek Bansos Secara Offline
Bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet, pengecekan bansos juga dapat dilakukan secara langsung dengan:
- Datang ke Dinas Sosial (Dinsos) setempat sambil membawa KTP atau Kartu Keluarga
- Menanyakan status penerima serta jenis bantuan yang diterima
Selain itu, warga juga dapat berkoordinasi dengan RT/RW atau pihak kelurahan, karena aparat setempat umumnya memiliki data penerima bansos di wilayah masing-masing.
Nominal Bantuan Sosial Tahun 2026
1. Bantuan PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) disalurkan kepada beberapa kategori penerima dengan besaran bantuan yang berbeda, antara lain:
- Ibu hamil akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 3.000.000 per tahun
- Anak usia dini akan mendapatkan bantuan senilai Rp 3.000.000 per tahun
- Siswa SD akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 900.000 per tahun
- Siswa SMP akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1.500.000 per tahun
- Siswa SMA akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 2.000.000 per tahun
- Penyandang disabilitas berat akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 2.400.000 per tahun
- Lansia usia 60 tahun ke atas akan mendapatkan bantuan sebesarRp 2.400.000 per tahun
- Korban pelanggaran HAM berat akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 10.800.000 per tahun
PKH disalurkan secara bertahap, sehingga sebagian penerima berpeluang menerima pencairan pada Januari 2026.
2. Bansos Sembako (BPNT)
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diberikan kepada keluarga miskin dalam bentuk saldo sebesar Rp 200.000 per bulan.
Penyaluran dilakukan setiap tiga bulan sekali, sehingga penerima memperoleh Rp 600.000 per tahap. Bantuan ini hanya dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan dan tidak dapat diuangkan.
3. Bantuan Pangan Beras
Bantuan pangan beras disalurkan dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui Bulog. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh 10 kilogram beras per bulan, dengan mekanisme penyaluran dua bulan dalam satu kali pengiriman.
4. Program Indonesia Pintar (PIP)
Program Indonesia Pintar (PIP) diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu dengan besaran bantuan sesuai jenjang pendidikan:
- SD akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 225.000 – Rp 450.000
- SMP akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 375.000 – Rp 750.000
- SMA/SMK akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 900.000 – Rp 1.800.000
Jadwal Pencairan Bansos Januari 2026
Berdasarkan pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, jadwal pencairan bansos 2026 dibagi menjadi empat tahap:
- Tahap 1 berlangsung dari bulan Januari sampai Maret
- Tahap 2 akan dicairkan pada bulan April sampai Juni
- Tahap 3 pencairannya dari bulan Juli sampai September
- Tahap 4 pencairan mulai bula Oktober hingga Desember
Dengan demikian, bansos Januari 2026 termasuk dalam tahap pertama. Pemerintah tidak menetapkan tanggal pencairan secara pasti, sehingga penerima disarankan untuk rutin melakukan pengecekan.
Dana bansos akan disalurkan langsung ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat dicairkan melalui bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.
Penutup
Demikian penjelasan lengkap mengenai jadwal pencairan bansos Januari 2026, mulai dari jenis bantuan, besaran nominal, hingga cara mengecek status penerima.
Baca Juga : Bansos 2026 ATENSI YAPI
Dengan rutin memantau informasi resmi dan memastikan data kependudukan selalu valid, masyarakat dapat memastikan hak bantuan diterima tepat waktu.
Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu masyarakat memahami mekanisme penyaluran bansos tahun 2026.
Sumber: Detik.com




