Pemerintah kembali merencanakan penyaluran bantuan sosial pangan berupa beras 10 kilogram pada tahun 2026. Program ini dihadirkan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan rumah tangga kurang mampu di tengah tantangan kondisi ekonomi yang terus berkembang.
Distribusi bantuan dilakukan oleh Perum Bulog dan ditujukan bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Lantas, kapan bantuan beras 10 kg mulai dibagikan, siapa saja yang berhak menerimanya, serta bagaimana cara mengecek status penerima? Berikut ulasan lengkapnya.
Gambaran Bantuan Beras 10 Kg Tahun 2026
Bantuan beras 10 kg merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah yang menyasar keluarga miskin dan kelompok rentan.
Penentuan penerima bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digunakan sebagai rujukan utama penyaluran bansos.
Beras yang dibagikan adalah beras medium dengan kualitas sesuai standar Bulog, sehingga layak dikonsumsi dan bukan termasuk beras berkualitas rendah.
Pada penyaluran sebelumnya, pemerintah telah mendistribusikan ratusan ribu ton beras sebagai bentuk perlindungan sosial nasional.
Jadwal Penyaluran Bansos Beras 10 Kg
Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan secara resmi tanggal pencairan bantuan beras 10 kg untuk tahun 2026. Penyaluran masih menunggu penyesuaian kondisi daerah serta kesiapan sistem distribusi di lapangan.
Dilansir dari detik.com, bantuan ini diperkirakan akan disalurkan selama empat bulan dengan estimasi waktu sebagai berikut:
- Perkiraan utama: Februari hingga Mei 2026.
- Opsi alternatif: Maret sampai Juni 2026.
Sebagai langkah antisipasi, Bulog telah menyiapkan cadangan beras hingga 720 ribu ton, jumlah ini lebih besar dibandingkan periode sebelumnya, sehingga dari sisi stok dinilai cukup aman.
Kelompok yang Berhak Menerima Bantuan
Tidak seluruh masyarakat dapat menerima bansos beras 10 kg. Pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Persyaratan Keluarga Penerima Manfaat
Penerima bantuan umumnya berasal dari kategori berikut:
- Rumah tangga miskin atau rentan miskin.
- Terdaftar dalam basis data DTSEN.
- Masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial aktif.
Target Penerima Tahun 2026
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. Jumlah ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai hasil pembaruan data serta kebijakan terbaru pemerintah.
Cara Mengetahui Status Penerima Bansos Beras 10 Kg
Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan secara mandiri melalui layanan resmi pemerintah, baik menggunakan situs web maupun aplikasi.
Cek Melalui Situs Kemensos
Langkah-langkah yang bisa dilakukan:
- Akses laman cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah tempat tinggal (provinsi hingga kelurahan/desa).
- Masukkan nama lengkap sesuai data e-KTP.
- Ketik kode verifikasi (captcha).
- Klik tombol Cari Data.
Hasil pencarian akan menampilkan informasi status penerima, jenis bantuan, serta periode penyaluran.
Cek Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Selain website, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Kementerian Sosial.
Langkah singkatnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Masuk menggunakan NIK dan data pribadi.
- Pilih menu bantuan sosial.
- Lihat informasi bansos beras 10 kg, jadwal penyaluran, dan lokasi pengambilan.
Kesimpulan
Semoga bantuan ini dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan hidup keluarga penerima.
Sumber:https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8298152/bansos-beras-2026-cair-10-kg-cek-jadwal-dan-nama-penerima-di-sini




