Memasuki bulan Ramadhan, Informasi mengenai jadwal Imsakiyah menjadi kebutuhan penting bagi umat Muslim di Medan.
Sebagai salah satu kota besar di Indonesia dengan aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat yang tinggi, ketepatan waktu sahur, berbuka puasa, dan pelaksanaan salat lima waktu menjadi bagian penting dari rutinitas harian selama bulan suci.
Jadwal imsakiyah tidak hanya berperan sebagai pengingat waktu imsak dan Magrib, tetapi juga memuat seluruh waktu salat dalam satu hari, mulai dari Subuh hingga Isya.
Perhitungan waktu tersebut didasarkan pada posisi matahari dan letak geografis suatu wilayah, sehingga setiap daerah memiliki jadwak yang berbeda.
Baca Juga : Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat (4-4-3) Lengkap dengan Niat dan Penjelasannya
Oleh sebab itu, masyarakat disarankan mengacu pada jadwal resmi yang sesuai dengan lokasi tempat tinggal.
Selain sebagai panduan ibadah, jadwal imsakiyah juda membantu masyarakat mengatur aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, belajar, dan beristirahat agar tetap seimbang selama menjalankan puasa.
Dengan mengetahui waktu secara tepat, umat Muslim dapat menyiapkan sahut dengan lebih terencana serta berbuka puasa sesuai ketentuan syariat.
Dilansir dari Liputan6 berikut rincian jadwal imsakiyah Kota Medan pada senin (23/2/2026).
Jadwal Imsakiyah Kota Medan
Di Kota Medan, waktu imsak berlangsung pada pukul 05.12 WIB dan dilanjutkan salat Subuh pukul 05.22 WIB, dengan selisih sekitar 10 menit sebelum terbit fajar. Waktu Zuhur tercatat pukul 12.42 WIB, Asar pukul 15.59 WIB, Magrib pukul 18.43 WIB yang menjadi tanda berbuka puasa, serta Isya pada pukul 19.52 WIB.
Rincian waktunya:
- Imsak: 05.12 WIB.
- Subuh: 05.22 WIB.
- Zuhur: 12.42 WIB.
- Asar: 15.59 WIB.
- Magrib: 18.43 WIB.
- Isya: 19.52 WIB.
Baca Juga : Apa Boleh Puasa Ramadhan tapi Belum Mandi Wajib? Ini Penjelasannya
Waktu yang Dianjurkan untuk Sahur
Waktu sahur yang dianjurkan dimulai setelah tengah malam hingga sebelum fajar terbit. Anjuran utama adalah menunda sahur sampai mendekati waktu Subuh, selama belum masuk ke waktu yang meragukan, yaitu saat belum jelas apakah fajar sudah muncul atau masih malam.
Rasulullah Muhammad SAW mendorong umat Islam untuk mengakhirkan sahur. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa:
“Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.” (HR. Ahmad)
Penjelasan tentang waktu sahur yang tepat juga disampaikan oleh Abu Bakar Al Kalabazi dalam kitab Bahrul Fawaid. Ia menjelaskan bahwa mengakhirkan sahur dapat dipahami sebagai melaksanakannya pada sepertiga malam terakhir, yaitu waktu yang memiliki keutamaan besar untuk beribadah.
Baca Juga : Ucapan Selamat Berbuka Puasa: Inspirasi Kata-Kata Penuh Doa, Makna, dan Kebersamaan
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Pada saat tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat malam, zikir, dan doa.
Karena itu, mengakhirkan sahur tidak hanya berkaitan dengan makan dan minum, tetapi juga menjadi momen meningkatkan ibadah.
Keterangan ini juga diperkuat oleh sejumlah riwayat sahabat. Hudzaifah meriwayatkan bahwa ia pernah makan sahur bersama Rasulullah SAW sebagaimana tercantum dalam hadis riwayat
Ibnu Majah. Zaid bin Tsabit juga menyampaikan bahwa ia pernah sahur bersama Rasulullah SAW sebelum kemudian menunaikan salat Subuh.
Dengan demikian, waktu sahur yang dianjurkan adalah mendekati Subuh tanpa melewati terbitnya fajar, sekaligus memanfaatkan sepertiga malam terakhir untuk memperbanyak ibadah.
Baca Juga : Makanan Sahur dan Berbuka untuk Penderita Asam Lambung agar Puasa Tetap Nyaman
Kesimpulan
Jadwal imsakiyah di Kota Medan pada 23 Februari 2026 menunjukkan waktu sahur dianjurkan dilakukan menjelang Subuh atau mendekati waktu imsak.
Sumber Referensi
https://www.liputan6.com/islami/read/6283577/jadwal-imsakiyah-kota-medan-senin-23-februari-2026-ketahui-waktu-sahur-yang-dianjurkan




