Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah terus berjalan, menghadirkan limpahan rahmat serta peluang bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Di tengah padatnya aktivitas di Ibu Kota, mengetahui jadwal imsakiyah Ramadan Kota Jakarta pada 5 Maret 2026 menjadi hal penting sebagai pedoman menjalankan puasa dengan tertib dan maksimal. Informasi ini meliputi waktu imsak, salat lima waktu, hingga magrib sebagai penanda berbuka.
Tanggal 5 Maret 2026 bertepatan dengan hari ke-15 Ramadan 1447 H, momen yang sarat keutamaan dan kesempatan meraih ampunan dari Allah SWT.
Awal Ramadan 1447 H sendiri ditetapkan pada 19 Februari 2026 melalui Sidang Isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, sehingga setiap harinya menjadi waktu yang sangat bernilai.
Bagi masyarakat Jakarta, jadwal yang tepat akan membantu mengatur waktu sahur, ibadah, serta aktivitas sehari-hari.
Selain menyajikan jadwal, pembahasan ini juga memuat bacaan niat sahur sesuai anjuran serta amalan-amalan utama yang dapat diamalkan pada hari ke-15 Ramadan guna meraih pahala dan keberkahan yang lebih besar. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Jakarta 5 Maret 2026
Pada Kamis, 5 Maret 2026 atau bertepatan dengan 15 Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim di Jakarta perlu mencermati jadwal imsakiyah serta waktu salat lima waktu sebagai acuan dalam beribadah. Ketepatan waktu sangat berpengaruh agar puasa dan salat dapat dijalankan sesuai tuntunan syariat tanpa terlewat.
Waktu imsak menjadi tanda penting untuk segera menyelesaikan sahur, biasanya sekitar 10 menit sebelum azan Subuh dikumandangkan.
Dilansir dari Liputan6 berikut rincian jadwal imsakiyah untuk wilayah Jakarta pada 5 Maret 2026:
- Imsak: 04.33 WIB
- Subuh: 04.43 WIB
- Zuhur: 12.08 WIB
- Asar: 15.09 WIB
- Magrib: 18.14 WIB (waktu berbuka puasa)
- Isya: 19.23 WIB
Dengan berpedoman pada jadwal ini, umat Muslim di Jakarta dapat memulai dan mengakhiri puasa tepat waktu serta melaksanakan salat wajib sesuai ketentuan. Jadwal imsakiyah ini menjadi panduan utama untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah sepanjang hari Ramadan.
Panduan Doa Niat Sahur dan Puasa
Sahur termasuk amalan sunah yang sangat dianjurkan saat menjalankan puasa Ramadan. Selain mengandung keberkahan, sahur juga berfungsi menjaga kondisi tubuh agar tetap bertenaga selama berpuasa seharian.
Sebelum menikmati hidangan sahur, umat Islam dianjurkan membaca doa sebagai ungkapan syukur atas nikmat rezeki dari Allah SWT.
Berikut bacaan doa sebelum makan sahur yang bisa diamalkan:
Doa Sebelum Makan Sahur
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
Latin: “Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaa bannaar”.
Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, berkahilah rezeki yang telah Engkau karuniakan kepada kami dan lindungilah kami dari azab neraka.”
Selain doa sebelum sahur, niat puasa juga menjadi bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan karena merupakan syarat sah puasa Ramadan. Niat dapat dibaca setiap malam setelah salat Tarawih atau saat sahur, baik untuk satu hari maupun untuk satu bulan penuh.
Niat Puasa Harian
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى.
Latin: “Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala”.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Niat Puasa Sebulan Penuh
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ كُلِّهِ لِلّٰهِ تَعَالَى.
Latin: “Nawaitu shauma syahri Ramadhana kullihi lillahi ta‘ala”.
Artinya: “ “Aku berniat berpuasa selama bulan Ramadan penuh karena Allah Ta’ala.”
Keistimewaan dan Amalan Utama di Hari ke-15 Ramadan
Hari ke-15 Ramadan 1447 Hijriah memiliki nilai tersendiri karena berada di fase sepuluh hari kedua yang dikenal sebagai masa maghfirah atau ampunan. Pada momen ini, umat Muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah dan amal saleh demi meraih rahmat serta keberkahan yang lebih besar.
Sejumlah keutamaan disebutkan bagi mereka yang menjalankan puasa dan ibadah dengan sungguh-sungguh pada hari ke-15 Ramadan, di antaranya:
- Allah SWT mengabulkan doa dan kebutuhan, baik urusan dunia maupun akhirat.
- Diberikan kesabaran dan keutamaan seperti yang dianugerahkan kepada Nabi Ayyub AS.
- Malaikat pemikul Arasy dan penjaga Kursi memohonkan ampunan bagi hamba yang taat.
- Mendapatkan 40 cahaya pada hari kiamat sebagai simbol petunjuk dan keberkahan.
Untuk memperoleh keutamaan tersebut, beberapa amalan berikut sangat dianjurkan:
Memperbanyak Doa
Hari ke-15 termasuk waktu yang baik untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, keberkahan, dan segala hajat. Doa orang yang berpuasa termasuk doa yang tidak tertolak. Berikut doa khusus hari ke-15 Ramadan:
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِينَ، وَاشْرَحْ فِيهِ صَدْرِي بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِينَ، بِأَمَانِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِينَ.
Latin: “Allâhummarzuqnî fîhi thâ’atal khâsyi’în, wasyrah fîhi shadrî bi-inâbatil mukhbitîn, biamânika yâ Amânal khâifîn”.
Artinya: “Ya Allah, Mohon anugerahkan padaku di bulan ini dengan ketaatan orang-orang yang khusyu serta lapangkanlah dadaku dan dengan taubat orang-orang yang rendah diri. Dengan kekuatan-Mu. Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang ketakutan.”
Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Amalan ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah serta memohon ampun atas dosa yang telah diperbuat.
Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an secara tartil dan memahami maknanya akan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jika konsisten membaca satu juz setiap hari, maka pada hari ke-15 seseorang telah menyelesaikan setengah dari 30 juz.
Bersedekah
Memberikan sedekah kepada yang membutuhkan merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus ibadah yang berpahala besar.
Salat Tahajud
Salat Tahajud sangat dianjurkan selama Ramadan. Pada malam ke-15, dianjurkan untuk melaksanakannya dengan penuh kekhusyukan sambil memohon segala kebutuhan kepada Allah SWT.
Membaca Doa Qunut saat Witir
Pada hari ke-15 Ramadan, umat Islam juga dianjurkan membaca doa qunut pada rakaat terakhir salat Witir, yang menurut ulama Syafi’iyah termasuk sunah ab’adh.
Dengan mengamalkan berbagai ibadah tersebut, diharapkan umat Muslim dapat meraih ampunan dan keberkahan yang melimpah di bulan Ramadan, khususnya pada hari ke-15 yang penuh kemuliaan ini.
Kesimpulan
Jadwal imsakiyah Jakarta pada 5 Maret 2026 menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk mempersiapkan sahur dan menjalankan puasa dengan tepat waktu
Sumber Referensi
https://www.liputan6.com/islami/read/6290540/jadwal-imsakiyah-ramadan-kota-jakarta-5-maret-2026-dan-keutamaan-hari-ke-15-ramadan




