Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah telah datang, menghadirkan keberkahan sekaligus momentum bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Berdasarkan hasil sidang isbat, awal Ramadan 1447 H ditetapkan pada Kamis, 19 Februari 2026. Memasuki 26 Februari 2026 yang merupakan hari ke-8 Ramadan, informasi mengenai jadwal imsakiyah menjadi hal penting sebagai panduan waktu sahur dan berbuka puasa.
Tersedianya jadwal yang tepat membantu umat Muslim di Jakarta menjalankan ibadah puasa dengan lebih teratur.
Dengan mengetahui jadwal imsakiyah Ramadan Kota Jakarta pada 26 Februari 2026, aktivitas sehari-hari dapat disusun secara lebih baik, kekhusyukan ibadah tetap terjaga, dan keberkahan Ramadan dapat dirasakan secara maksimal.
Rincian Waktu Imsakiyah Kota Jakarta 26 Februari 2026
Dilansir dari Liputan6.com berikut detail jadwal imsakiyah untuk Kota Jakarta pada Kamis, 26 Februari 2026 yang bertepatan dengan hari ke-8 Ramadan 1447 H.
Jadwal ini disusun berdasarkan perhitungan astronomi resmi yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama Republik Indonesia.
- Imsak: 04.32 WIB
- Subuh: 04.41 WIB
- Terbit: 05.58 WIB
- Dhuha: 06.22 WIB
- Zuhur: 12.09 WIB
- Asar: 15.14 WIB
- Maghrib (waktu berbuka): 18.15 WIB
- Isya: 19.24 WIB
Jadwal ini menjadi pedoman penting bagi umat Muslim di Jakarta dalam mengatur waktu ibadah selama menjalankan puasa. Imsakiyah berperan sebagai pengingat untuk mengakhiri sahur sebelum fajar tiba sehingga puasa dapat dimulai sesuai ketentuan syariat.
Selain sebagai panduan ibadah, jadwal tersebut juga membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas harian agar tetap sejalan dengan waktu salat di tengah kesibukan kota. Dengan jadwal yang jelas, perencanaan kegiatan dapat dilakukan tanpa mengesampingkan kewajiban beribadah.
Umat Islam juga dianjurkan untuk segera berbuka saat waktu Maghrib tiba, sebagaimana sunnah Nabi Muhammad SAW. Ketepatan waktu berbuka menjadi salah satu bagian penting dalam menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Niat Sahur Puasa Ramadan
Niat merupakan unsur penting yang menentukan sah atau tidaknya ibadah puasa. Dalam puasa Ramadan, niat harus dilakukan sebelum fajar terbit pada setiap malam. Para ulama menerangkan bahwa waktu yang baik untuk berniat adalah saat sahur, karena pada momen tersebut seseorang berada dalam kondisi siap dan fokus untuk memulai puasa.
Niat cukup diteguhkan di dalam hati, namun boleh juga diucapkan secara lisan agar semakin menguatkan tekad.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: “Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala”.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Hal penting yang perlu dipahami, penggunaan bahasa Arab dalam niat bukan syarat wajib. Yang paling utama adalah adanya pemahaman dan kesungguhan hati saat berniat.
Bagi yang belum hafal lafaz Arab, niat dapat disampaikan dengan bahasa sendiri selama mencakup unsur utama, yaitu keinginan berpuasa, waktu pelaksanaan (esok hari), jenis puasa (Ramadan), serta niat ikhlas karena Allah SWT.
Etika Saat Sahur Puasa Ramadan
Melaksanakan sahur bukan sekadar makan di dini hari, tetapi juga memiliki adab-adab tertentu agar ibadah puasa lebih sempurna. Berdasarkan penjelasan dalam buku Fiqih Puasa karya Yusuf Al-Qaradawi.
Berikut beberapa tata krama saat sahur:
- Makan Secukupnya dan Halal
Pastikan makanan yang dikonsumsi berasal dari rezeki yang halal dan bergizi seimbang. Mengonsumsi terlalu banyak hingga kenyang berlebihan justru bisa menimbulkan kantuk dan membuat malas melaksanakan shalat Subuh. - Menyertakan Air Putih
Minum cukup air penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama menahan lapar dan haus sepanjang hari. Bahkan seteguk air pun sudah termasuk sunnah sahur yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. - Membaca Doa dan Zikir
Sahur adalah waktu yang mustajab, ketika pintu langit terbuka untuk doa-doa hamba-Nya. Gunakan kesempatan ini untuk beristighfar, memohon ampunan, dan berdzikir kepada Allah SWT. - Berbincang Hal Positif
Ciptakan suasana hangat saat makan sahur dengan membicarakan hal-hal bermanfaat bersama keluarga. Hindari perdebatan atau membicarakan aib orang lain agar kesucian puasa tetap terjaga sejak awal. - Menyelesaikan Sahur Sebelum Subuh
Usahakan selesai makan beberapa menit sebelum fajar untuk memberi waktu membersihkan mulut, seperti menyikat gigi atau bersiwak. Mulut yang bersih akan membuat shalat Subuh berjamaah lebih nyaman.
Kesimpulan
Jadwal imsakiyah di Jakarta pada 26 Februari 2026 membantu umat Muslim menunaikan sahur, salat, dan berbuka puasa tepat waktu, sekaligus memastikan niat puasa dilakukan dengan benar agar ibadah Ramadan berlangsung sah dan khusyuk.
Sumber Referensi
https://www.liputan6.com/islami/read/6285781/jadwal-imsakiyah-ramadan-kota-jakarta-26-februari-2026




