Jadwal imsak merupakan sebuah jadwal yang menjadi pedoman bagi umat Islam dengan tujuan untuk mengakhirkan makan sahur tepat 10 menit sebelum puasa dimulai ketika azan subuh.
Secara bahasa imsak atau amsaka artinya “menahan” atau “memelihara”. Dalam konteks puasa Ramadhan, imsak dipahami sebagai waktu berhenti makan sahur sebelum masuknya salat Subuh.
Imsak digunakan sebagai pengingat agar umat Muslim tidak terlambat berhenti sahur.
Jadwal Imsak Medan Hari Ini Kamis 5 Maret 2026
Untuk wilayah kota Medan sekitarnya, Imsak hari ini Kamis tanggal 5 Maret 2026 jatuh pada pukul 05:10 WIB dan pada pukul 05:20 WIB berkumandang azan subuh.
Berikut rincian jadwal imsak dan sholat untuk wilayah kota Medan tanggal 5 Maret 2026 seperti dilansir dari Bimas Islam Kemenag
-
Imsak : 05:10 WIB
-
Subuh : 05:20 WIB
-
Zuhur : 12:40 WIB
-
Ashar : 15:54 WIB
-
Magrib (Waktu berbuka puasa) : 18:42 WIB
-
Isya : 19:50 WIB
Sumber: Bimas Islam Kementerian Agama
Niat Puasa Ramadan Arab, Latin dan artinya
Niat puasa ramadan adalah salah satu rukun yang harus dipenuhi sebelum menjalankan ibadah puasa, tanpa niat maka puasa tidak akan sah. Niat bisa dibaca didalam hati atau dilafazkan jika ragu.
Berikut bacaan niat puasa ramadan
Arab :
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin :
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya :
“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa
Berikut beberapa perbuatan yang secara umum disepakati dapat membatalkan puasa menurut syariat Islam, adapun hal-hal tersebut sebagai berikut :
1. Makan dan Minum dengan Sengaja
Mengonsumsi makanan atau minuman secara sengaja pada siang hari saat berpuasa jelas membatalkan puasa. Namun, jika seseorang makan atau minum karena lupa, puasanya tetap sah selama tidak disengaja.
2. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari
Melakukan hubungan intim di waktu siang saat berpuasa termasuk perbuatan yang membatalkan puasa dan memiliki konsekuensi kaffarat (denda) bagi pasangan yang melakukannya dengan sengaja.
3. Keluarnya Mani dengan Sengaja
Mengeluarkan mani dengan sengaja, baik melalui onani atau rangsangan tertentu, dapat membatalkan puasa. Berbeda dengan mimpi basah yang terjadi tanpa disengaja, hal tersebut tidak membatalkan puasa.
4. Muntah dengan Sengaja
Jika seseorang sengaja memuntahkan makanan atau minuman, puasanya menjadi batal. Namun, muntah yang terjadi tanpa disengaja tidak membatalkan puasa.
5. Haid dan Nifas
Wanita yang mengalami haid atau nifas otomatis batal puasanya dan diwajibkan mengganti puasa di hari lain setelah Ramadan.
6. Hilang Akal atau Murtad
Puasa juga batal apabila seseorang kehilangan akal (misalnya karena pingsan sepanjang hari) atau keluar dari Islam.




