Jadwal Bansos PKH-BPNT 2026 Januari–Maret, Ini Cara Cek Nama Penerima. Pemerintah melalui Kementerian Sosial akan kembali menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada awal tahun 2026.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penyaluran bantuan sosial di tahun 2026 akan dilakukan secara kuartalan, terbagi dalam empat tahap.
Setelah tahap pertama yang berlangsung dari Januari hingga Maret, penyaluran akan dilanjutkan ke tahap kedua (April sampai Juni), tahap ketiga (Juli hingga September), dan tahap akhir (Oktober hingga Desember).
Bantuan ini bertujuan untuk mengurangi beban yang ditanggung oleh masyarakat yang kurang mampu dan rentan, terutama untuk memenuhi kebutuhan di awal tahun seperti biaya pendidikan, sembako, dan kebutuhan gizi untuk anak-anak serta lansia.
Bantuan PKH diberikan secara bertahap sebanyak empat kali dalam satu tahun, sedangkan BPNT disalurkan setiap bulan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli bahan makanan.
Pada tahap pertama tahun 2026, dana akan disalurkan melalui Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN) atau agen e-warong yang telah ditunjuk oleh pemerintah.
Jumlah bantuan PKH akan disesuaikan dengan komposisi penerima dalam keluarga, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, hingga penyandang disabilitas yang berat.
Sementara itu, bantuan BPNT senilai Rp200.000 per bulan akan diberikan dalam bentuk saldo untuk membeli kebutuhan pangan pokok seperti beras, telur, tahu, dan tempe.
Cara Memeriksa Nama Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026
Masyarakat dapat memeriksa secara mandiri apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan sosial PKH dan BPNT 2026 dengan langkah-langkah berikut yang dilansir oleh kompas.tv:
- Kunjungi situs resmi Cek Bansos:
Masukkan alamat https://cekbansos.kemensos.go.id - Isi data wilayah penerima:
- Pilih Provinsi
- Pilih Kabupaten/Kota
- Pilih Kecamatan
- Pilih Desa/Kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan KTP.
- Ketik kembali kode Captcha yang terlihat.
- Klik “Cari Data” dan tunggu hasilnya.
Jika terdeteksi sebagai penerima, informasi mengenai nama, jenis bantuan sosial, dan status penyaluran akan muncul di layar.
Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan KTP agar pencarian berhasil.
Masyarakat juga diperingatkan untuk selalu berhati-hati terhadap penipuan atau pungutan liar, karena seluruh proses penyaluran bantuan sosial ini tidak memungut biaya apapun.
Informasi resmi hanya akan diungkapkan melalui saluran resmi dari Kementerian Sosial atau pemerintah daerah setempat.
Bagi yang tidak terdaftar sebagai penerima tetapi merasa berhak, dapat mendaftar atau mengajukan keluarganya melalui aplikasi Cek Bansos dengan fitur Usul dan Sanggah, atau dengan menghubungi pihak RT/RW dan Dinas Sosial setempat.
Sumber : kompas.tv




