Desil bansos adalah istilah penting yang perlu diketahui masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin memastikan layak menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Secara sederhana, desil bansos menunjukkan kelompok pendapatan rumah tangga, mulai dari yang paling miskin hingga yang lebih mampu, sehingga pemerintah dapat menyalurkan bantuan secara tepat sasaran.
Memahami konsep ini membantu masyarakat mengetahui siapa yang berhak menerima bantuan dan jenis program yang tersedia, seperti PKH, BPNT, atau PIP.
Selain itu, dengan informasi ini, penerima bantuan dapat menghindari salah sasaran dan ketimpangan distribusi. Di era digital, pemerintah mempermudah pengecekan status penerima melalui situs resmi atau aplikasi.
Artikel ini akan menjelaskan pengertian desil bansos, tujuan pemberian bantuan, dan panduan praktis untuk mengecek status kamu agar bantuan sampai pada yang benar-benar membutuhkan.
Memahami Pengertian Dan Klasifikasi Desil Bansos
Desil bansos adalah metode pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi, mulai dari yang paling miskin hingga yang lebih sejahtera. Sistem ini membantu pemerintah menentukan prioritas penerima bantuan sosial (bansos). Data desil bersumber dari DTSEN (Kemensos) dan Regsosek (BPS) serta diperbarui setiap tiga bulan agar selalu relevan.
Secara umum, klasifikasi desil adalah:
- Desil 1 (Sangat Miskin): Prioritas utama bansos, pendapatan sangat rendah, kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
- Desil 2 (Miskin): Pendapatan rendah, rentan terhadap perubahan ekonomi.
- Desil 3 (Hampir Miskin): Tidak miskin ekstrem, namun mudah terdampak PHK atau kenaikan harga.
- Desil 4 (Rentan Miskin): Ekonomi relatif stabil tapi tetap rentan terhadap kejadian tak terduga.
- Desil 5 (Pas-pasan): Pendapatan mencukupi tapi mepet kebutuhan.
- Desil 6-10 (Menengah ke Atas): Ekonomi stabil, jarang menerima bansos reguler.
Tujuan Dan Manfaat Sistem Desil
Tujuan utama desil bansos adalah memastikan bantuan tepat sasaran, mengurangi kesalahan distribusi (inclusion dan exclusion error), serta memprioritaskan kelompok paling rentan (Desil 1-4). Manfaatnya antara lain:
- Menentukan kelayakan penerima bansos (PKH, BPNT, PBI-JK, ATENSI).
- Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan.
- Mendukung kebijakan afirmasi pendidikan, misalnya KIP Kuliah, untuk siswa dari Desil 1-5.
Panduan Mengecek Kategori Desil Bansos
Dilansir Dari Liputan6.com Masyarakat dapat mengecek kategori desil dan status bansos dengan beberapa cara:
1. Situs resmi Cek Bansos: kunjungi cekbansos.kemensos.go.id, isi data wilayah, nama, dan kode captcha, lalu klik “Cari Data”.
2. Aplikasi Cek Bansos: unduh dari Play Store/App Store, buat akun dengan NIK, KK, KTP, dan swafoto, lalu cek menu “Profil” atau “Cek Bansos”.
3. Kantor Desa/Kelurahan atau Dinas Sosial: bawa KTP & KK, minta petugas memeriksa data melalui sistem SIKS-NG.
4. Call Center Resmi: hubungi nomor Kemensos/BPS, berikan data keluarga, dan petugas akan memberikan informasi desil dan bansos.
Pastikan data kependudukan selalu diperbarui di Dukcapil, dan laporkan perubahan kondisi ekonomi keluarga ke pihak desa/kelurahan agar informasi desil akurat.
Kesimpulan
Desil bansos adalah sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan kondisi ekonomi, yang membantu pemerintah menyalurkan bantuan tepat sasaran. Dengan memahami desil, masyarakat bisa mengetahui siapa yang berhak menerima bansos dan jenis bantuan yang tersedia.
Sumber: https://www.liputan6.com/hot/read/6256584/pengertian-desil-bansos-tujuan-dan-cara-mengeceknya-yang-penting-diketahui




