Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan jadwal resmi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Penetapan ini menjadi rujukan penting bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat luas yang ingin mengetahui lebih awal kapan 1 Syawal 1447 H akan dirayakan. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, Idul Fitri 2026 ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Dengan keputusan tersebut, umat Islam yang mengikuti metode penetapan Muhammadiyah dapat mempersiapkan rangkaian ibadah dan perayaan Lebaran lebih dini.
Penetapan Idul Fitri 2026/1 Syawal 1447 H Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam menentukan awal bulan hijriah. Metode ini menghitung secara astronomis posisi bulan tanpa menunggu rukyatul hilal atau pemantauan langsung di lapangan.
Dilansir dari detik.com, melalui perhitungan tersebut, 1 Syawal 1447 H ditetapkan bertepatan dengan Jumat, 20 Maret 2026. Artinya, puasa Ramadan 1447 H menurut Muhammadiyah akan berakhir pada Kamis, 19 Maret Maret 2026.
Keputusan ini biasanya diumumkan jauh hari sebelum Ramadan berakhir. Tujuannya agar umat memiliki kepastian jadwal untuk menyusun agenda ibadah, mudik, dan kegiatan keluarga saat Lebaran.
Perkiraan Idul Fitri 2026 Versi Pemerintah
Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) mencantumkan bahwa 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Tanggal ini juga tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, yang menetapkan libur Idul Fitri berlangsung pada 21–22 Maret 2026.
Namun, penetapan tersebut belum bersifat final. Pemerintah akan memastikan tanggal resmi Idul Fitri melalui sidang isbat yang biasanya digelar pada penghujung Ramadan. Hasil sidang ini diumumkan secara terbuka dan dapat disaksikan masyarakat melalui siaran langsung.
Perkiraan Idul Fitri 2026 Versi NU
Nahdlatul Ulama (NU) hingga kini juga belum mengeluarkan keputusan resmi terkait 1 Syawal 1447 H. Meski demikian, jika merujuk pada Kalender Almanak NU, Idul Fitri 2026 diprediksi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
NU menggunakan metode rukyatul hilal atau pemantauan langsung posisi bulan untuk menentukan awal bulan Hijriah. Karena itu, kepastian tanggal Idul Fitri versi NU baru akan diumumkan setelah proses rukyat dilaksanakan menjelang akhir Ramadan.
Kesimpulan
Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal. Keputusan ini memberi kepastian lebih awal bagi umat Islam yang mengikuti ketetapan Muhammadiyah dalam merencanakan ibadah dan perayaan Lebaran.
Masyarakat diharapkan tetap memantau informasi resmi dari pemerintah terkait penetapan nasional dan jadwal libur. Dengan mengetahui jadwal Lebaran sejak dini, persiapan mudik, cuti kerja, dan agenda keluarga dapat dilakukan secara lebih terencana dan tertib.
Sumber Referensi
https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8380477/tanggal-berapa-lebaran-idul-fitri-2026-muhammadiyah-ini-jadwal-resminya




