Pasar modal Indonesia mencatatkan performa yang sangat impresif pada periode perdagangan pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup dengan penguatan signifikan sebesar 3,49 persen. Kenaikan ini membawa optimisme baru bagi para pelaku pasar di tengah dinamika ekonomi global, mengingat indeks berhasil bergerak konsisten di jalur hijau dan memperkokoh posisinya di level yang lebih tinggi.
Kenaikan IHSG
Salah satu pencapaian yang paling mencolok dalam pekan ini adalah melonjaknya nilai kapitalisasi pasar saham Indonesia. Data menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar kini telah mencapai angka fantastis, yakni Rp 14.889 triliun. Angka ini mencerminkan peningkatan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing, terhadap fundamental emiten-emiten yang melantai di bursa. Kenaikan kapitalisasi pasar ini juga menjadi indikator bahwa valuasi perusahaan-perusahaan besar di Indonesia terus mengalami apresiasi yang sehat seiring dengan perbaikan kinerja keuangan mereka.
Faktor Kenaikan IHSG
Pergerakan IHSG yang melesat 3,49 persen dalam lima hari perdagangan didorong oleh beberapa faktor utama.
Berikut factor-faktor pendorong utamanya :
- Modal Asing
Adanya aliran modal asing (net foreign buy) yang cukup masif masuk ke pasar saham tanah air. Investor asing terlihat mulai kembali melirik saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip), terutama di sektor perbankan dan infrastruktur, yang dinilai memiliki ketahanan kuat. - Kestabilan Data Ekonomi Domestik
Sentimen positif dari rilis data ekonomi domestik yang menunjukkan pertumbuhan stabil turut memberikan dorongan psikologis bagi para trader dan manajer investasi untuk melakukan akumulasi saham.
Selain kenaikan indeks dan kapitalisasi pasar, rata-rata frekuensi transaksi harian dan volume perdagangan juga menunjukkan tren yang positif.
Hal ini mengindikasikan bahwa likuiditas pasar sedang dalam kondisi yang baik, di mana aktivitas jual-beli saham berlangsung sangat dinamis.
BEI (Bursa Efek Indonesia) melaporkan bahwa hampir seluruh sektor saham berkontribusi terhadap penguatan ini, yang menunjukkan bahwa reli kali ini terjadi secara merata dan tidak hanya bertumpu pada satu sektor tertentu saja.
Kesimpulan
Penguatan IHSG sebesar 3,49 persen serta pencapaian kapitalisasi pasar sebesar Rp 14.889 triliun menjadi bukti ketangguhan ekonomi Indonesia di mata investor.
Meski demikian, para analis tetap mengingatkan agar investor tetap waspada terhadap potensi ambil untung (profit taking) di pekan depan serta terus memantau perkembangan kebijakan suku bunga global yang mungkin dapat mempengaruhi arah pergerakan pasar selanjutnya.
Sumber
https://kumparan.com/kumparanbisnis/ihsg-naik-3-49-persen-dalam-sepekan-kapitalisasi-pasar-capai-rp-14-889-t-26pNmtctSOX/full




