• Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Redaksi
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Redaksi
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Redaksi
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
No Result
View All Result

Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1447 Hijriah, Muhammadiyah dan Pemerintah terjadi Perbedaan Pelaksanaan Puasa

Fadlin Fajri by Fadlin Fajri
18 Februari 2026
in Informasi
Reading Time: 3 mins read
A A
Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1447 Hijriah, Muhammadiyah dan Pemerintah terjadi Perbedaan Pelaksanaan Puasa

Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1447 Hijriah, Muhammadiyah dan Pemerintah terjadi Perbedaan Pelaksanaan Puasa

Contents

  • Sidang Isbat: Keputusan Resmi Pemerintah
  • Muhammadiyah: Jadwal Awal Puasa Berbeda
  • Mengapa Terjadi Perbedaan Penetapan?
  • Respon Tokoh Agama dan Ajakan Toleransi
  • Kesimpulan
  • Sumber

Sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah telah digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) sebagai momentum penting bagi umat Muslim untuk memulai ibadah puasa secara resmi. Namun dari hasil keputusan terbaru, terdapat perbedaan tanggal awal puasa antara pemerintah dengan salah satu organisasi Islam besar di Indonesia, yaitu Muhammadiyah. Perbedaan ini menjadi sorotan umat Muslim di Tanah Air menjelang bulan suci serta mengundang respons beragam dari berbagai pihak.



Sidang Isbat: Keputusan Resmi Pemerintah

Dilansir dari laman detik.com Sidang Isbat penentuan awal puasa dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026, di Jakarta dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Dalam agenda tahunan ini, pemerintah menggabungkan hasil hisab astronomi dan rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit baru) dari sejumlah titik di Indonesia sebagai dasar keputusan.

Hasilnya, pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini kemudian diumumkan secara resmi kepada publik melalui konferensi pers setelah berakhirnya Sidang Isbat.

Penetapan tanggal ini didasarkan pada laporan bahwa hilal (bulan sabit baru) belum terlihat di seluruh wilayah Indonesia pada akhir Syaban, berdasarkan data hisab dan rukyat gabungan dari tim yang ditugaskan Kemenag.



Muhammadiyah: Jadwal Awal Puasa Berbeda

Sementara pemerintah mengeluarkan keputusan resmi berdasarkan Sidang Isbat, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal puasa berbeda. Organisasi ini melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sehari lebih awal dari keputusan pemerintah.

Perbedaan tanggal ini terjadi karena metode penentuan kalender yang digunakan oleh Muhammadiyah berbeda dengan pendekatan resmi pemerintah. Muhammadiyah memakai Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dan kriteria tertentu dalam perhitungan hilal yang memungkinkan penetapan awal Ramadhan lebih awal.

Hal ini bukan pertama kali terjadi di Indonesia, karena perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah antar komunitas Islam sering memunculkan variasi tanggal. Meskipun begitu, pemilihan pendekatan KHGT oleh Muhammadiyah memberikan dasar kuat secara hisab astronomi dan menjadi acuan penghitungannya.



Mengapa Terjadi Perbedaan Penetapan?

Perbedaan tanggal antara keputusan pemerintah dan Muhammadiyah bukan semata karena ketidaksepakatan, tetapi lebih kepada metodologi dan pendekatan penghitungan awal bulan:

Pemerintah Indonesia melalui Sidang Isbat menggabungkan hasil hisab dan rukyat untuk menilai apakah hilal sudah terlihat secara empiris di wilayah Indonesia. Model ini menempatkan aspek observasi fisik (rukyat) sebagai salah satu titik acuan.

Muhammadiyah memanfaatkan KHGT, metode hisab yang lebih global dan bertumpu pada kriteria tertentu dari astronomi untuk memutuskan awal bulan, sehingga penetapan tanggalnya bisa berbeda dari observasi lokal.

Perbedaan pendekatan ini mempengaruhi penentuan tanggal 1 Ramadhan, namun kedua pihak tetap berlandaskan pada dalil dan kajian ilmiah masing-masing. Perbedaan ini juga pernah terjadi beberapa kali di tahun-tahun sebelumnya dalam konteks kalender Islam di Indonesia.



Respon Tokoh Agama dan Ajakan Toleransi

Menanggapi adanya perbedaan, pimpinan lembaga keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat untuk menyikapi dinamika perbedaan dengan penuh kearifan, saling menghargai, dan menjaga persatuan antarumat Islam.

Mereka menegaskan bahwa perbedaan metode dalam penetapan awal puasa tidak harus menimbulkan perpecahan, melainkan bisa menjadi wujud toleransi dalam ragam praktik keagamaan di Indonesia.

Imbauan serupa juga disampaikan oleh pemerintah untuk tetap menjaga suasana damai dan harmoni saat menyambut bulan suci, meski ada perbedaan tanggal awal puasa di masyarakat.

Kesimpulan

Sidang Isbat penentuan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah menghasilkan keputusan bahwa 1 Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, berdasarkan kombinasi hisab dan pemantauan hilal secara nasional. Namun, terdapat perbedaan satu hari dengan keputusan Muhammadiyah yang menetapkan awal puasa pada 18 Februari 2026 melalui pendekatan KHGT.

Perbedaan ini mencerminkan variasi metodologi ilmiah dan tradisi penetapan awal bulan dalam Islam, sekaligus mengingatkan umat untuk menghormati keragaman praktik ibadah dengan semangat toleransi dan kebersamaan.



Sumber

https://www.detik.com/jateng/berita/d-8359867/hasil-sidang-isbat-tetapkan-1-ramadan-1447-h-jatuh-pada-19-februari-2026

 

Tags: 1 ramadhan 1447 hawal Ramadan 2026hisab rukyat hilalimbauan toleransi Ramadankalender hijriah globalMuhammadiyah dan pemerintahperbedaan penetapan puasa Indonesiasidang isbat 1447 Hijriahsidang isbat penetapan puasa.
Fadlin Fajri

Fadlin Fajri

Info Bansos

Cara Cek Bansos, Informasi Bansos, Kapan Bansos Cair, Bansos 2026, Cek Bansos KTP, Cek PKH 2026

Cek Bansos yang Masih Dicairkan pada Bulan Maret 2026

Cek Bansos yang Masih Dicairkan pada Bulan Maret 2026

Cek Bansos yang Masih Dicairkan pada Bulan Maret 2026

Cara Cek Desil DTSEN, Pastikan Masih Memenuhi Syarat atau Tidak sebagai Penerima Bansos

Cara Cek Desil DTSEN, Pastikan Masih Memenuhi Syarat atau Tidak sebagai Penerima Bansos

Cara Cek Desil DTSEN, Pastikan Masih Memenuhi Syarat atau Tidak sebagai Penerima Bansos

Cek Jadwal Pencairan BPNT Maret 2026, Simak Rinciannya di Sini

Cek Jadwal Pencairan BPNT Maret 2026, Simak Rinciannya di Sini

Cek Jadwal Pencairan BPNT Maret 2026, Simak Rinciannya di Sini

BLT ATENSI YAPI Rp600 Ribu, Begini Cara Cek dan Syarat Penerimanya

BLT ATENSI YAPI Rp600 Ribu, Begini Cara Cek dan Syarat Penerimanya

BLT ATENSI YAPI Rp600 Ribu, Begini Cara Cek dan Syarat Penerimanya

Informasi Bantuan Sosial Aktual

© 2025 Informasi Bantuan Sosial

Link

  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Redaksi

© 2025 Informasi Bantuan Sosial