Pencairan Bansos 2025 BPNT Tahap 4 Belum Merata
Menjelang 31 Desember 2025 sebagai batas akhir pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4, masih banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima saldo bansos mereka.
Padahal, beberapa wilayah sudah terlihat saldo masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Lalu kenapa penyaluran belum merata? Berikut penjelasan lengkapnya.
Penyaluran BPNT Tahap 4 Berlangsung Secara Bertahap
Pencairan BPNT Tahap 4 tahun 2025 yang merupakan akumulasi bantuan untuk Oktober, November, dan Desember memang dijadwalkan untuk berlangsung hingga akhir Desember 2025.
Artinya, tidak semua wilayah akan menerima bantuan pada waktu yang sama. Beberapa sudah menerima lebih awal, sementara yang lain masih dalam antrean proses.
Contoh: Di beberapa daerah, saldo Rp600.000 sudah masuk sejak pertengahan Desember, sedangkan di wilayah lain prosesnya masih berjalan.
Penyebab Pencairan Tidak Serentak
1. Proses Penyaluran yang Dilakukan Per Bank
Penyaluran bantuan dilakukan melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. Tiap bank punya proses teknis internal yang berbeda, sehingga pencairan ke rekening KKS tidak selalu bersamaan. Ada bank yang sudah menyelesaikan verifikasi lebih cepat, sementara bank lainnya masih memproses data.
2. Verifikasi Data dan SIKS-NG
Status bantuan menurut sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) sangat menentukan apakah dana bisa segera dicairkan atau belum. Jika data KPM masih harus dilengkapi atau diverifikasi ulang, proses pencairan bisa tertunda.
3. Variasi Daerah Prioritas dan Logistik
Penyaluran juga mempertimbangkan kesiapan daerah masing-masing, hal ini termasuk koordinasi pemerintah daerah dan bank penyalur. Di wilayah yang jauh atau dengan infrastruktur terbatas, proses distribusi bisa lebih lambat dibandingkan daerah kota besar.
Tenggat Akhir 31 DesemberApa Artinya?
Walaupun ada batas akhir 31 Desember 2025 yang ditetapkan sebagai deadline pencairan BPNT Tahap 4, pencairan tetap boleh berlangsung hingga tanggal tersebut selama masih dalam periode yang sama.
Sehingga, KPM yang belum menerima saldo pada H-6 tetap berpeluang mendapatkan bantuan hingga akhir bulan ini.
Kesimpulan
Batas akhir 31 Desember 2025 tetap memberikan kesempatan bagi KPM yang belum menerima saldo untuk mencairkannya sampai tanggal tersebut.




