Fenomena gerhana bulan total 3 Maret 2026 menjadi salah satu peristiwa astronomi yang paling dinantikan masyarakat Indonesia pada awal Ramadhan tahun ini. Banyak umat Muslim mulai mencari informasi kapan gerhana bulan 2026, waktu terjadinya, hingga tata cara shalat gerhana bulan yang sesuai sunnah.
Peristiwa gerhana bulan 3 Maret bukan hanya fenomena alam biasa, tetapi juga momentum ibadah. Dalam ajaran Islam, umat dianjurkan melaksanakan shalat gerhana bulan atau sholat khusuf ketika gerhana berlangsung sebagai bentuk mengingat kebesaran Allah SWT.
Artikel ini merangkum jadwal, penjelasan gerhana, hingga cara sholat gerhana bulan lengkap dengan niat dan khutbah gerhana bulan.
Apa Itu Gerhana Bulan Total?
Gerhana terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Pada gerhana bulan total, seluruh permukaan bulan masuk ke bayangan inti bumi sehingga tampak berwarna merah gelap.
Fenomena gerhana berbeda dengan gerhana matahari, karena gerhana bulan dapat disaksikan langsung tanpa alat pelindung mata.
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Jam Berapa?
Mengutip detik.com, berdasarkan perhitungan astronomi, berikut perkiraan waktu gerhana bulan total 3 Maret 2026 di Indonesia:
- Awal gerhana: sekitar 17.40 WIB
- Puncak gerhana bulan total: sekitar 19.30 WIB
- Akhir gerhana: sekitar 21.50 WIB
Artinya, masyarakat Indonesia dapat menyaksikan gerhana sejak waktu Maghrib hingga malam hari.
Pertanyaan populer seperti kapan gerhana bulan dan kapan gerhana bulan 2026 pun terjawab bahwa fenomena ini terjadi pada malam 3 Maret 2026.
Shalat Gerhana Bulan: Hukum dan Keutamaannya
Pelaksanaan sholat gerhana bulan merupakan sunnah muakkad yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW ketika terjadi gerhana.
Tujuan shalat gerhana bulan adalah:
Mengingat kebesaran Allah
- Memperbanyak doa dan istighfar
- Menghindari anggapan mistis terhadap gerhana
- Biasanya setelah sholat dilanjutkan dengan khutbah gerhana bulan.
Niat Shalat Gerhana Bulan
Berikut bacaan niat shalat gerhana bulan:
Niat Shalat Gerhana Bulan Versi Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا/مَأمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Niat Shalat Gerhana Bulan Versi Latin :
Usalli sunnatal khusufi rak’ataini lillahi ta’ala
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Sesuai Sunnah
Banyak umat mencari panduan tata cara sholat gerhana bulan atau cara sholat gerhana bulan. Berikut langkah lengkapnya:
Rakaat Pertama
- Niat sholat gerhana
- Takbiratul ihram
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat panjang
- Rukuk
- I’tidal
- Membaca Al-Fatihah kembali
- Membaca surat
- Rukuk kedua
- I’tidal
- Sujud dua kali
Rakaat Kedua
- Dilakukan sama seperti rakaat pertama.
Setelah salam, imam menyampaikan khutbah gerhana bulan.
Perbedaan Sholat Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari
Meski tata caranya mirip, terdapat perbedaan waktu pelaksanaan:
- Gerhana Bulan Malam hari
Gerhana Matahari Siang hari
Baik sholat gerhana bulan maupun matahari sama-sama dianjurkan dilakukan berjamaah di masjid.
Amalan Saat Terjadi Gerhana
Selain melaksanakan sholat gerhana bulan, umat Islam dianjurkan:
- Memperbanyak dzikir
- Membaca doa
- Bersedekah
- Memohon ampunan
- Mendengarkan khutbah gerhana
Kesimpulan
Fenomena gerhana bulan total 3 Maret 2026 bukan sekadar peristiwa astronomi, tetapi juga kesempatan meningkatkan ibadah. Mengetahui gerhana bulan total 3 Maret 2026 jam berapa, memahami tata cara shalat gerhana bulan, serta melaksanakan sholat gerhana bulan menjadi bentuk ketaatan umat Muslim.
Pastikan Anda tidak melewatkan momen langka ini dan manfaatkan waktu gerhana untuk memperbanyak doa serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sumber: https://www.detik.com/sumut/berita/d-8381687/gerhana-bulan-total-3-maret-2026-niat-dan-tata-cara-salat-gerhana-bulan?page=2




