Memahami gaji PNS 2026 menjadi penting bagi calon aparatur sipil negara maupun PNS aktif. Artikel ini membahas struktur gaji, faktor penentu penghasilan, dan komponen tunjangan yang memengaruhi total take home pay, sehingga kamu bisa memiliki gambaran realistis mengenai prospek karier dan penghasilan PNS.
Struktur Gaji PNS 2026
Sebelum membahas faktor penentu, penting untuk mengetahui struktur dasar gaji PNS. Gaji PNS terdiri dari dua komponen utama:
- Gaji pokok, ditentukan berdasarkan golongan dan masa kerja golongan (MKG).
- Tunjangan, yang besarannya berbeda tergantung jabatan, instansi, dan daerah penempatan.
Peraturan terbaru melalui PP Nomor 5 Tahun 2024 menetapkan kenaikan gaji pokok sekitar 8% mulai Januari 2026. Rentang gaji pokok PNS tahun 2026: Rp 1.685.700 – Rp 6.373.200, tergantung golongan dan MKG.
Perincian Gaji Pokok PNS Berdasarkan Golongan
Berikut ini rincian gapok (gaji pokok) untuk PNS berdasarkan golongan I sampai IV dilansir dari laman Berita Satu.
Golongan I
- Ia: Rp 1.685.700 – Rp 2.522.600
- Ib: Rp 1.840.800 – Rp 2.670.700
- Ic: Rp 1.918.700 – Rp 2.783.700
- Id: Rp 1.999.900 – Rp 2.901.400
Golongan II
- IIa: Rp 2.184.000 – Rp 3.643.400
- IIb: Rp 2.385.000 – Rp 3.797.500
- IIc: Rp 2.485.900 – Rp 3.958.200
- IId: Rp 2.591.100 – Rp 4.125.600
Golongan III
- IIIa: Rp 2.785.700 – Rp 4.575.200
- IIIb: Rp 2.903.600 – Rp 4.768.800
- IIIc: Rp 3.026.400 – Rp 4.970.500
- IIId: Rp 3.154.400 – Rp 5.180.700
Golongan IV
- IVa: Rp 3.287.800 – Rp 5.399.900
- IVb: Rp 3.426.900 – Rp 5.628.300
- IVc: Rp 3.571.900 – Rp 5.866.400
- IVd: Rp 3.723.000 – Rp 6.114.500
- IVe: Rp 3.880.400 – Rp 6.373.200
Gaji pokok ini belum termasuk tunjangan yang bisa signifikan menambah total penghasilan PNS.
Faktor Penentu Besaran Gaji PNS 2026
Berikut ini faktor utama yang memengaruhi gaji PNS:
Golongan dan Masa Kerja Golongan (MKG)
Golongan dan MKG menjadi penentu utama gaji pokok. Semakin tinggi golongan dan semakin lama masa kerja, semakin besar gaji pokok yang diterima. MKG dihitung hingga maksimal 32 tahun, dengan kenaikan setiap dua tahun.
Jenis dan Besaran Tunjangan
Tunjangan memberikan kontribusi signifikan terhadap total gaji PNS.
Tunjangan Kinerja (Tukin)
Besarannya berbeda per instansi. Instansi pusat atau daerah kaya fiskal (misal Jakarta, DJP) biasanya memiliki tukin lebih tinggi.
Tunjangan lainnya:
- Keluarga (istri/suami dan anak)
- Pangan, uang makan, dan tunjangan jabatan sesuai tanggung jawab
Jabatan dan Tanggung Jawab
PNS dengan jabatan struktural atau fungsional menerima tunjangan jabatan tambahan. Semakin tinggi posisi dan tanggung jawab, semakin besar tunjangan yang didapat, contohnya pejabat eselon atas.
Instansi dan Daerah Penempatan
Lokasi kerja memengaruhi tunjangan tambahan:
- Instansi pusat biasanya lebih tinggi dibanding daerah
- Daerah terpencil atau dengan biaya hidup tinggi dapat menambah tunjangan tambahan
- TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan) menyesuaikan kemampuan fiskal daerah
Status Perkawinan dan Keluarga
PNS menikah dan memiliki anak biasanya menerima tunjangan keluarga, sehingga total penghasilan lebih tinggi dibanding PNS lajang.
Kebijakan Kenaikan Gaji dan Pangkat
Kenaikan gaji berkala (KGB) biasanya dilakukan setiap dua tahun jika kinerja memenuhi syarat serta kenaikan pangkat untuk meningkatkan gaji pokok dan tunjangan jabatan
Kesimpulan
Gaji PNS 2026 ditentukan oleh kombinasi golongan, MKG, tunjangan, jabatan, instansi, daerah penempatan, status keluarga, dan kebijakan kenaikan gaji/pangkat. Memahami faktor-faktor ini penting untuk calon PNS maupun PNS aktif agar dapat menilai prospek penghasilan dan merencanakan karier secara realistis.
sumber: https://www.beritasatu.com/nasional/2964746/faktor-penentu-gaji-pns-2026-dari-golongan-hingga-daerah




