Bulan suci Ramadhan adalah momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Sebagai bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan, Ramadhan sebaiknya disambut dengan persiapan lahir dan batin, termasuk memperbanyak doa agar diberi kesempatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah dengan maksimal.
Dalam ajaran Islam, terdapat beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika menyambut datangnya bulan Ramadhan. Doa-doa ini bersumber dari hadis dan amalan para ulama, yang dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar Allah SWT memberikan kesehatan, keimanan, serta keberkahan sepanjang bulan suci Ramadhan.
Dalam berbagai riwayat, Rasulullah ﷺ dikenal senantiasa memanjatkan doa ketika memasuki bulan baru, termasuk saat datangnya bulan suci Ramadhan. Doa-doa tersebut bukan sekadar harapan, tetapi juga bentuk kesadaran bahwa Ramadhan adalah anugerah besar yang belum tentu bisa kita jumpai kembali di tahun berikutnya. Tidak ada jaminan seseorang masih diberi umur untuk bertemu bulan penuh rahmat ini.
Berikut bacaan doa menyambut Ramadhan sesuai sunnah, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahannya.
Doa Menyambut Ramadhan Sesuai Sunnah
Para ulama menjelaskan bahwa tidak terdapat hadits shahih yang secara khusus memerintahkan doa tertentu untuk “menyambut Ramadhan” berminggu-minggu sebelumnya. Yang ada adalah doa yang dibaca Rasulullah ﷺ ketika melihat hilal sebagai tanda masuknya bulan baru, termasuk Ramadhan.
Berikut beberapa doa yang bisa diamalkan:
Doa Melihat Hilal Ramadhan (Paling Kuat Dasarnya)
Doa ini diriwayatkan dari Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu dan dinilai hasan oleh para ulama hadits.
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
Allâhumma ahillahu ‘alainâ bil yumni wal îmân, was salâmati wal islâm. Rabbî wa rabbukallâh.
Artinya:
“Ya Allah, terbitkanlah bulan sabit ini kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan) adalah Allah.”
(HR. Tirmidzi no. 3451, Ahmad, dan Ad-Darimi)
Doa ini mengandung empat permohonan penting: keberkahan agar Ramadhan dipenuhi kebaikan, keimanan agar hati tetap kokoh, keselamatan lahir dan batin, serta penegasan tauhid bahwa bulan hanyalah makhluk Allah.
Doa Para Ulama Salaf
Doa ini dinukil dari Yahya bin Abi Katsir rahimahullah dan disebutkan oleh Ibnu Rajab dalam Lathaif Al-Ma’arif.
اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّيْ مُتَقَبَّلاً
Allâhumma sallimnî li Ramadhâna, wa sallim Ramadhâna lî, wa tasallamhu minnî mutaqabbalan.
Artinya:
“Ya Allah, sampaikanlah aku hingga Ramadhan, sampaikanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di dalamnya.”
Maknanya sangat dalam:
- Memohon umur dan kesehatan untuk bertemu Ramadhan.
- Memohon taufik agar mampu mengisinya dengan ketaatan.
- Berharap seluruh amal diterima oleh Allah SWT.
Doa Keberkahan di Bulan Rajab dan Sya’ban
Doa ini cukup populer dan sering dibaca sejak bulan Rajab.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya’bâna wa ballighnâ Ramadhâna.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.”
Sebagian ulama menilai hadits ini dhaif (lemah). Namun, isinya baik dan boleh diamalkan dalam rangka keutamaan amal, tanpa meyakininya sebagai sunnah yang kuat.
Doa Ketika Ramadhan Tiba
Doa ini berisi permohonan agar diberi kekuatan dalam menjalani puasa dan qiyamul lail.
اللّٰهمَّ أَظَلَّ شَهْرُ رَمَضَانَ وَحَضَرَ، فَسَلِّمْهُ لِي وَسَلِّمْنِي فِيهِ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي، اللهمَّ ارْزُقْنِي صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ صَبْرًا واحْتِسَابًا
Artinya:
“Ya Allah, bulan Ramadhan telah datang dan menaungi kami. Sampaikanlah ia kepadaku dan sampaikanlah aku kepadanya dengan selamat, serta terimalah amalanku di dalamnya. Ya Allah, karuniakan kepadaku kesabaran dan keikhlasan dalam berpuasa dan shalat malam.”
Adab Menyambut Bulan Ramadhan
Doa saja tidak cukup tanpa persiapan nyata. Para ulama menganjurkan beberapa adab berikut:
- Bertaubat dengan sungguh-sungguh
Membersihkan hati dari dosa sebelum memasuki bulan penuh ampunan. - Menyelesaikan utang puasa
Segera qadha puasa tahun sebelumnya sebelum Ramadhan tiba. - Mempelajari fiqih puasa
Memahami syarat, rukun, dan hal-hal yang membatalkan puasa agar ibadah sah dan benar. - Memperbanyak sedekah
Meneladani Rasulullah ﷺ yang semakin dermawan saat Ramadhan. - Menjaga kesehatan
Menyiapkan fisik agar kuat menjalani perubahan pola makan dan ibadah. - Memperbanyak tilawah sejak Sya’ban
Melatih diri agar saat Ramadhan tiba, bacaan Al-Qur’an semakin intens.
Kesimpulan
Pada akhirnya, doa menyambut Ramadhan bukan sekadar rangkaian kata. Ia adalah pengakuan bahwa kita membutuhkan pertolongan Allah untuk menjalani bulan suci ini dengan baik.
Ketika kita mengucapkan, “Allâhumma sallimnî li Ramadhâna,” sesungguhnya kita sedang memohon agar Allah memilih kita menjadi hamba yang keluar dari Ramadhan dalam keadaan lebih bertakwa dan lebih dekat kepada-Nya.
Sumber
Doa Menyambut Bulan Ramadhan Sesuai Sunnah Beserta Arab, Latin dan Artinya


