Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam kembali menyemarakkan berbagai ibadah harian, salah satunya membaca doa ketika berbuka puasa.
Doa berbuka puasa menjadi amalan penting karena dilafalkan setelah menahan lapar dan dahaga sejak fajar hingga terbenam matahari.
Banyak umat Muslim mencari bacaan doa berbuka puasa secara lengkap, mulai dari tulisan Arab, latin, hingga terjemahannya dalam Bahasa Indonesia.
Dengan memahami lafaz dan arti doa tersebut, diharapkan ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan penuh kesadaran.
Doa Buka Puasa Yang Umum Diamalkan
Salah satu doa berbuka puasa yang paling sering dibaca di Indonesia bersumber dari hadis Rasulullah SAW. Lafaznya singkat, mudah diingat, dan sarat makna sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Berikut bacaannya:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ‘alaa rizqika afthartu.
Artinya: Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.
Doa ini mencerminkan rasa syukur serta ketundukan seorang hamba setelah menyelesaikan ibadah puasa. Lafaz tersebut juga menegaskan bahwa segala nikmat dan rezeki berasal dari Allah SWT.
Doa Berbuka Puasa Berdasarkan Riwayat Lain
Selain doa di atas, terdapat bacaan lain yang juga cukup populer di kalangan umat Islam. Doa ini kerap dibacakan dalam berbagai kesempatan dan tercantum dalam sejumlah referensi keislaman.
Berikut lafaznya:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insyaAllah.
Kedua doa tersebut memiliki dasar riwayat hadis dan dapat diamalkan. Umat Islam diperbolehkan membaca salah satunya sesuai kebiasaan atau tuntunan yang diyakini.
Anjuran Waktu Dan Cara Membaca Doa Berbuka
Doa berbuka puasa dianjurkan dibaca ketika waktu Maghrib tiba, tepat sebelum menyantap makanan atau minuman untuk membatalkan puasa. Saat itu termasuk waktu yang penuh keberkahan dan diyakini sebagai salah satu waktu mustajab untuk berdoa.
Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa saat berbuka tidak tertolak. Oleh sebab itu, selain membaca doa berbuka, umat Islam juga dianjurkan memanjatkan doa-doa pribadi.
Agar pelaksanaannya lebih sempurna, berikut beberapa anjuran saat berbuka puasa:
- Membaca doa sebelum mulai makan atau minum
- Mendahulukan air putih atau kurma saat berbuka
- Menghadirkan rasa syukur dan ketenangan ketika berdoa
- Tidak tergesa-gesa dalam menyantap hidangan
Kesimpulan
Dengan memahami bacaan serta adab berbuka puasa, diharapkan ibadah Ramadhan dapat dijalankan dengan lebih baik dan penuh keberkahan.
Sumber Referensi
- https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260218131833-29-711803/bacaan-doa-buka-puasa-ramadan-2026-arab-latin-dan-artinya




