• Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
No Result
View All Result

Doa Buka Bersama Sesuai Sunnah dan Waktu Membacanya

Hadhara by Hadhara
28 Februari 2026
in Artikel, Informasi
Reading Time: 3 mins read
A A
Doa Buka Bersama Sesuai Sunnah dan Waktu Membacanya

Doa Buka Bersama Sesuai Sunnah dan Waktu Membacanya

Contents

  • Bacaan Doa Buka Bersama Sesuai Sunnah
    • Riwayat dari Ibnu Umar
    • Riwayat dari Mu’adz bin Zahrah
  • Waktu Membaca Doa Buka Bersama
  • Kesimpulan

Doa buka bersama sesuai sunnah menjadi amalan penting saat Ramadan tiba dan selalu dinantikan setiap waktu Magrib. Bacaan ini bukan sekadar tradisi ketika berkumpul dengan keluarga, teman, atau rekan kerja, tetapi bagian dari tuntunan Rasulullah SAW yang memiliki dasar hadis yang jelas. Dikutip dari BSI Maslahat, doa berbuka puasa memiliki landasan riwayat yang kuat dan dapat diamalkan umat Islam.

Artikel ini merangkum dalil hadis, teks lengkap Arab–latin–arti, serta penjelasan waktu membacanya agar kamu dapat mengamalkannya dengan tepat saat buka bersama.

Memahami doa buka bersama sesuai sunnah akan membantu kamu menyempurnakan momen kebersamaan di bulan Ramadan. Dengan mengetahui sumber riwayatnya, makna setiap kalimat, serta waktu yang dianjurkan untuk membacanya, kamu tidak hanya mengikuti kebiasaan, tetapi juga menjalankan sunnah dengan sadar dan benar.



Bacaan Doa Buka Bersama Sesuai Sunnah

Dalam praktiknya, doa buka bersama sama dengan doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW. Bacaan ini bersumber dari hadis riwayat Abu Daud dan telah menjadi rujukan banyak ulama.

Riwayat dari Ibnu Umar

Dalam hadis riwayat Abu Daud no. 2010 dari Sahabat Ibnu Umar ra., Rasulullah SAW membaca doa berikut setelah berbuka:

Arab:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin:
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah

Arti:
“Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”
(HR. Abu Daud no. 2010)

Doa ini menunjukkan kondisi setelah seseorang membatalkan puasanya. Redaksinya menggunakan bentuk kata kerja lampau.



Riwayat dari Mu’adz bin Zahrah

Dalam riwayat lain, Abu Daud no. 2011, Mu’adz bin Zahrah menyebutkan Rasulullah SAW juga membaca:

Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Latin:
Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu

Arti:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
(HR. Abu Daud no. 2011)

Doa ini menegaskan bahwa puasa dilakukan karena Allah dan berbuka terjadi atas rezeki dari-Nya.

Di Indonesia, saat buka bersama, sering ditambahkan bacaan:

“Allahummalaka shumtu wabika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu birohmatika ya arhamar rahimin.”

Tambahan ini berisi pujian dan doa kepada Allah. Secara umum, doa tidak dibatasi selama maknanya baik dan tidak bertentangan dengan syariat. Namun, dua riwayat di atas sudah mencukupi jika kamu ingin mengikuti sunnah secara langsung.



Waktu Membaca Doa Buka Bersama

Salah satu hal penting dalam doa buka bersama sesuai sunnah adalah waktu membacanya. Berdasarkan redaksi doa pertama yang berbentuk lampau, doa dibaca setelah berbuka.

Artinya, kamu sebaiknya:

  • Meneguk air terlebih dahulu, atau
  • Memakan kurma, atau
  • Mengonsumsi makanan ringan sebagai pembatal puasa

Setelah itu, barulah doa dibaca. Hal ini sesuai dengan makna kalimat “telah hilang dahaga” dan “telah basah tenggorokan” yang menunjukkan peristiwa sudah terjadi.

Baca Juga :  Doa Berbuka Puasa Ramadhan yang Shahih: Arab, Latin, dan Artinya

Dalam praktik buka bersama, kebiasaan membaca doa sebelum makan memang sering dilakukan. Namun, jika merujuk pada teks hadis, membaca doa setelah tegukan atau suapan pertama lebih sesuai dengan redaksi riwayat.



Kesimpulan

Doa buka bersama sesuai sunnah bersumber dari dua riwayat hadis Abu Daud, yakni dari Ibnu Umar dan Mu’adz bin Zahrah. Keduanya sah dan dapat diamalkan saat berbuka, termasuk ketika kamu mengikuti acara buka bersama di rumah, masjid, kantor, atau restoran.

Doa dibaca setelah membatalkan puasa, bukan sebelumnya. Dengan memahami bacaan, arti, dan waktunya, kamu dapat menjadikan momen buka bersama sebagai ibadah yang lebih bermakna dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Referensi : https://bsimaslahat.or.id/doa-buka-puasa-ramadan-yang-benar-sesuai-sunnah/

Tags: allahumma laka shumtubacaan doa buka bersama arab latin artidoa berbuka puasa sunnahdoa berbuka yang benardoa buka bersamadoa buka bersama sesuai sunnahdoa buka puasa abu dauddoa buka puasa lengkapDoa Buka Puasa Ramadandoa RamadanDzahabazh-zhama-uhadis doa berbukaSunnah Berbuka Puasatata cara buka puasawaktu membaca doa buka bersama
Hadhara

Hadhara

Info Bansos

Cara Cek Bansos, Informasi Bansos, Kapan Bansos Cair, Bansos 2026, Cek Bansos KTP, Cek PKH 2026

Bansos Atensi YAPI Cair Rp900.000? Simak Klarifikasi Resminya, Bukan BLT Kesra

Bansos Atensi YAPI Cair Rp900.000? Simak Klarifikasi Resminya, Bukan BLT Kesra

Bansos Atensi YAPI Cair Rp900.000? Simak Klarifikasi Resminya, Bukan BLT Kesra

BPNT Tahap 1 2026 Susulan Cair 28 Februari, Rp600 Ribu Masuk ke KKS Bank Mandiri

BPNT Tahap 1 2026 Susulan Cair 28 Februari, Rp600 Ribu Masuk ke KKS Bank Mandiri

BPNT Tahap 1 2026 Susulan Cair 28 Februari, Rp600 Ribu Masuk ke KKS Bank Mandiri

Jadwal Buka Puasa Banda Aceh Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026

Jadwal Buka Puasa Banda Aceh Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026

Jadwal Buka Puasa Banda Aceh dan Sekitarnya, 28 Februari 2026

Jadwal Buka Puasa Banda Aceh dan Sekitarnya, 28 Februari 2026

Jadwal Buka Puasa Banda Aceh dan Sekitarnya, 28 Februari 2026

Informasi Bantuan Sosial Aktual

© 2025 Informasi Bantuan Sosial

Link

  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

© 2025 Informasi Bantuan Sosial