Desil 1–4 Menentukan Penerima Bansos, Ini Cara Mengetahui Anda Masuk yang Mana
Desil 1–4 Menentukan Penerima Bansos, Ini Cara Mengetahui Anda Masuk yang Mana. Penyaluran bantuan sosial tidak dilakukan tanpa pertimbangan oleh pemerintah. Ada sistem pengelompokan yang diterapkan untuk memastikan bantuan diberikan secara tepat, salah satunya melalui kelompok desil.
Dalam Surat Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia dengan nomor 79/HUK/2025, pengelompokan untuk menentukan peringkat terdiri dari desil 1 hingga desil 10. Akan tetapi, masih banyak orang yang belum mengerti tentang desil 1 hingga 4, serta dampaknya terhadap distribusi bantuan sosial. Mari kita lihat penjelasan lengkapnya di bawah ini!\
Apa Itu Desil 1 Hingga 4?
Desil adalah pembagian kelompok masyarakat yang didasarkan pada tingkat kesejahteraan rumah tangga. Merujuk pada buku Fungsi Pengawasan DPRD dalam Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos), Mudiana dkk. , (2024: 30–31), desil adalah pengelompokan yang mencerminkan tingkat kesejahteraan rumah tangga di Indonesia.
Sistem desil berfungsi untuk mengelompokkan masyarakat dari yang termiskin hingga yang paling sejahtera. Informasi ini didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang dikelola oleh Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 79/HUK/2025, kesejahteraan keluarga dibagi menjadi 10 desil. Dimulai dengan desil 1 yang merupakan kelompok termiskin hingga desil 10 yang merupakan kelompok paling sejahtera.
Penjelasan mengenai pembagian desil sesuai SK Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025 adalah sebagai berikut:
- Desil 1: 10% penduduk yang memiliki kesejahteraan terendah (kategori miskin).
- Desil 2: 11-20% penduduk dengan kondisi hampir miskin.
- Desil 3: 21-30% penduduk yang termasuk kelompok rentan miskin.
- Desil 4: 31-40% penduduk yang mendekati mampu.
- Desil 5-10: 41-100% penduduk dengan kesejahteraan menengah hingga tinggi.
Dari penjelasan tersebut, terlihat bahwa desil 1 hingga 4 adalah kategori masyarakat miskin dan rentan yang berhak menerima bantuan dari pemerintah.
Bantuan ini meliputi Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non-Tunai, Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan, dan Asistensi Rehabilitasi Sosial. Sementara itu, kelompok desil 5 masih bisa menerima beberapa bantuan terbatas seperti Bantuan Pangan Non-Tunai atau Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan. Namun, masyarakat yang berada di atas kelompok desil 5 umumnya dianggap cukup mampu sehingga tidak termasuk dalam kategori penerima bansos prioritas.
Dengan pengelompokan ini, diharapkan bantuan sosial dapat disalurkan dengan tepat sasaran, terutama untuk masyarakat dari kelompok desil bawah yang memerlukan dukungan ekonomi dari pemerintah.
Cara Memeriksa Desil Bansos
Pemerintah melalui Kementerian Sosial memberikan layanan untuk memeriksa status penerima bantuan sosial. Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi atau aplikasi dengan langkah-langkah berikut:
-
Memeriksa melalui Laman Resmi
Untuk memeriksa status penerima bansos melalui situs cekbansos.kemensos.go.id, berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah sesuai dengan data diri (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan).
- Masukkan nama lengkap penerima bansos.
- Isi kode acak yang muncul.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Jika terdaftar sebagai penerima bansos, sistem akan menunjukkan nama, usia, jenis bantuan, dan periode pencairan. Jika tidak terdaftar, akan ada keterangan “Tidak Terdapat Peserta/PM”.
-
Memeriksa melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain situs, masyarakat juga dapat memeriksa desil melalui aplikasi resmi Kementerian Sosial dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store (Android) atau App Store (iPhone).
- Buka aplikasi dan tekan tombol “Lewati” untuk masuk ke halaman utama.
- Pilih wilayah sesuai dengan data diri.
- Isi kode keamanan yang muncul di layar.
- Tekan “Temukan Data” untuk menunjukkan hasil pencarian.
- Sistem akan memunculkan informasi detail seperti nama penerima, umur, jenis bantuan, dan keadaan penerimaan bantuan sosial.




