PKH desil 1–4 menjadi fokus utama pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu. Program Keluarga Harapan (PKH) bertujuan membantu keluarga miskin agar mampu memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.
Apa Itu PKH dan Desil 1–4
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah bantuan sosial bersyarat dari pemerintah yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan.
Sementara itu, desil 1–4 adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan data ekonomi nasional:
- Desil 1: 10% penduduk termiskin
- Desil 2: 10% penduduk hampir sangat miskin
- Desil 3: 10% penduduk miskin
- Desil 4: 10% penduduk rentan miskin
Kelompok desil 1–4 berarti masuk 40% masyarakat dengan kondisi ekonomi terendah.
Syarat Penerima PKH 2026
Meski termasuk desil 1–4, tidak semua keluarga otomatis menerima PKH. Ada beberapa kriteria tambahan yang harus dipenuhi, antara lain:
- Terdaftar dalam DTSEN
- Memiliki NIK dan KK valid
- Termasuk keluarga miskin atau rentan miskin
- Memiliki komponen PKH, seperti:
- Ibu hamil atau nifas
- Anak usia dini (0–6 tahun)
- Anak sekolah (SD, SMP, SMA/sederajat)
- Lansia
- Penyandang disabilitas berat
Kapan PKH Dicairkan
Bantuan PKH disalurkan secara bertahap dalam satu tahun, biasanya dalam empat tahap pencairan:
- Tahap 1: Januari–Maret
- Tahap 2: April–Juni
- Tahap 3: Juli–September
- Tahap 4: Oktober–Desember
Jadwal dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah pusat.
Di Mana Bansos PKH Dicairkan
Dana PKH dicairkan melalui:
- Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
- Agen bank atau ATM resmi terdekat
Penerima tidak perlu datang ke kantor dinas sosial saat pencairan.
Mengapa Desil 1–4 Diprioritaskan
Desil 1–4 diprioritaskan karena:
- Memiliki daya beli rendah
- Rentan terhadap krisis ekonomi
- Membutuhkan dukungan pendidikan dan kesehatan
PKH diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan antargenerasi, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Cara Cek Penerima PKH Desil 1–4
Masyarakat yang termasuk desil 1–4 dapat mengecek status penerima bantuan PKH melalui beberapa cara berikut. Setiap metode memiliki kelebihan masing-masing.
Cek PKH Melalui Situs Resmi Kemensos
Cara pertama dan paling umum adalah melalui situs resmi Kementerian Sosial.
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan kode captcha
- Klik tombol Cari Data
Jika terdaftar, akan muncul keterangan jenis bantuan, termasuk PKH, serta status kepesertaan.
Cek PKH Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi yang bisa diunduh di ponsel.
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store
- Buat akun menggunakan NIK dan KK
- Login ke aplikasi
- Masuk ke menu Cek Bansos
- Isi data wilayah dan nama penerima
Aplikasi ini menampilkan status bantuan aktif dan riwayat penerimaan PKH.
Cek PKH Melalui Kantor Desa atau Kelurahan
Bagi warga yang kesulitan akses internet, pengecekan bisa dilakukan secara langsung.
- Datang ke kantor desa atau kelurahan
- Bawa KTP dan Kartu Keluarga
- Tanyakan status PKH dan desil DTKS
- Petugas akan mengecek melalui sistem atau data desa
Cara ini cocok untuk lansia atau warga di daerah terpencil.
Cek PKH Melalui Pendamping Sosial
Pendamping PKH memiliki data penerima di wilayah tugasnya.
- Hubungi pendamping PKH setempat
- Sampaikan nama dan NIK
- Pendamping akan memeriksa status kepesertaan PKH
Pendamping juga bisa memberi informasi jika data perlu diperbarui.
Kesimpulan
PKH desil 1–4 merupakan program strategis pemerintah untuk membantu masyarakat miskin dan rentan. Dengan memahami kriteria, komponen penerima, serta cara pengecekan, masyarakat dapat mengetahui peluang menerima bantuan dan memastikan hak sosialnya terpenuhi.




