Daftar Lengkap Bansos Pemerintah yang Bisa Diakses dengan Satu NIK
Dengan menggunakan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK), masyarakat kini dapat mengakses berbagai jenis bantuan sosial yang disalurkan pemerintah. Integrasi data kependudukan membuat proses penyaluran bansos menjadi lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah dicek oleh penerima.
Melalui NIK, pemerintah dapat memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada warga yang memenuhi kriteria, sekaligus menghindari duplikasi penerima.
Beragam program bantuan, mulai dari bantuan pangan, perlindungan keluarga prasejahtera, hingga dukungan pendidikan dapat dicek secara mandiri oleh masyarakat melalui platform resmi pemerintah.
Dengan memahami jenis bansos yang tersedia dan cara pengecekannya, masyarakat dapat memaksimalkan hak mereka serta memastikan bahwa bantuan yang ada benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Lalu, sebenarnya bansos apa saja yang bisa didapatkan hanya dengan satu NIK? Berikut daftar lengkapnya.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bantuan bersyarat yang diberikan kepada keluarga prasejahtera. NIK digunakan untuk memvalidasi status keluarga melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Komponen bantuan meliputi:
- Ibu hamil dan balita
- Anak sekolah
- Lansia
- Penyandang disabilitas berat
PKH disalurkan setiap tiga bulan melalui bank atau e-wallet yang telah bekerja sama dengan pemerintah.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Program Sembako
Program ini memberikan bantuan non-tunai senilai Rp200.000 per bulan untuk membeli bahan pangan di e-warong. Dengan NIK, sistem otomatis mengecek apakah keluarga termasuk dalam DTKS dan memenuhi kriteria untuk menerima bantuan.
3. Bantuan Pangan Beras (Cadangan Pangan Pemerintah)
Penerima bansos beras 10 kg per bulan ditentukan berdasarkan data NIK yang tercatat dalam DTKS. Bantuan ini biasanya disalurkan dalam bentuk beras langsung ke rumah atau melalui titik distribusi desa/kelurahan.
4. PIP (Program Indonesia Pintar)
PIP merupakan bantuan pendidikan untuk siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. NIK digunakan untuk memvalidasi data siswa dan keluarga pada sistem Kemendikbud dan Kemenag. Nominal bantuan berkisar antara Rp450.000 – Rp1.000.000 per tahun sesuai jenjang pendidikan.
5. Kartu Indonesia Sehat (KIS) / BPJS Kesehatan PBI
Masyarakat dengan NIK yang terverifikasi sebagai keluarga miskin berhak mendapatkan BPJS gratis yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Fasilitas yang didapatkan termasuk pelayanan kesehatan tingkat pertama hingga rujukan.
Kesimpulan
Dengan satu NIK, masyarakat dapat mengakses berbagai program bansos pemerintah seperti PKH, BPNT, PIP, KIS, bantuan beras, hingga berbagai bantuan daerah.




