Memasuki pekan terakhir Desember 2025, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapati saldo di rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka bertambah.
Tanpa pengumuman panjang, BPNT Tahap 4 perlahan mengalir ke rekening penerima, baik yang sudah lama memegang KKS maupun pemilik kartu baru.
Fenomena ini membuat sebagian KPM terkejut, karena pencairan terjadi hampir bersamaan di berbagai wilayah dan dengan nominal yang tidak selalu sama.
Alur Penyaluran BPNT Tahap 4 yang Terjadi di Lapangan
Berbeda dengan tahap sebelumnya, pencairan BPNT kali ini berlangsung lebih senyap namun masif. Sejak sekitar 24 Desember 2025, laporan masuk dari berbagai daerah menunjukkan bahwa dana bantuan sudah mulai dapat ditarik.
Ciri utama pencairan tahap ini antara lain:
- Dana masuk bertahap sejak pagi hingga sore
- Tidak terfokus pada satu wilayah tertentu
- Menjangkau KKS lama, KKS baru, hingga kartu hasil migrasi dari kantor pos
Pola ini menandakan bahwa sistem distribusi bansos menjelang akhir tahun berjalan cukup stabil.
Bank Penyalur yang Paling Banyak Digunakan KPM
Dari berbagai laporan penerima, pencairan BPNT Tahap 4 paling sering terpantau melalui:
- Bank Mandiri
- Bank Negara Indonesia
Meski demikian, KPM yang menggunakan Bank Rakyat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia tetap diimbau rutin mengecek saldo karena pencairan bisa menyusul di hari berbeda.
Nominal BPNT Tidak Selalu Sama, Ini Penjelasannya
Secara kebijakan, BPNT Tahap 4 bernilai total Rp600.000 untuk alokasi Oktober–Desember 2025. Namun di lapangan, nominal yang diterima KPM bisa bervariasi.
Beberapa kondisi yang menyebabkan perbedaan saldo antara penerima:
- BPNT murni dari peralihan penyaluran pos
- Rapelan bantuan yang baru masuk sistem
- KPM terdaftar sebagai penerima lebih dari satu bansos
Adanya bantuan tambahan atau penebalan di akhir tahun
Karena itu, wajar jika ada KPM yang menerima ratusan ribu rupiah, sementara yang lain mendapati saldo hingga lebih dari satu juta rupiah.
KKS Lama Tidak Tersisih, KKS Baru Juga Ikut Cair
Salah satu hal yang cukup menenangkan KPM adalah fakta bahwa usia KKS tidak memengaruhi pencairan. Data lapangan menunjukkan:
- KKS terbitan lama (2017–2021) tetap aktif menerima
- KKS baru tahun 2024 langsung terintegrasi
- Kartu hasil konversi dari PT Pos sudah berfungsi normal
Artinya, kamu tidak perlu khawatir hanya karena menggunakan KKS lama atau baru.
Langkah yang Sebaiknya Kamu Lakukan Sekarang
Jika sampai hari ini kamu belum melihat dana BPNT masuk, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Cek saldo secara berkala di ATM atau agen bank
- Pastikan kartu KKS masih aktif dan tidak terblokir
- Hindari menunda penarikan jika saldo sudah tersedia
Perlu diingat, penyaluran BPNT Tahap 4 hanya berlangsung hingga 31 Desember 2025. Dana yang tidak segera dicairkan berisiko terkendala secara teknis.
BPNT Akhir Tahun Jadi Penopang Kebutuhan Keluarga
BPNT Tahap 4 menjadi salah satu bantalan penting bagi keluarga penerima manfaat di akhir tahun.
Dengan penyaluran yang relatif merata dan menjangkau berbagai kelompok KPM, bantuan ini diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan menjelang pergantian tahun.
Pastikan kamu rutin mengecek saldo KKS dan memanfaatkan bantuan yang sudah masuk secara bijak agar manfaatnya benar-benar terasa.




