Dalam penyaluran bantuan sosial, pemerintah tidak hanya mengandalkan data kependudukan semata. Salah satu indikator penting yang digunakan adalah desil kesejahteraan.
Istilah desil kini semakin sering dibicarakan karena berpengaruh langsung terhadap peluang masyarakat menerima bansos seperti PKH, BPNT, hingga program bantuan lainnya. Tidak sedikit warga yang namanya tidak muncul sebagai penerima bansos hanya karena berada di desil yang dianggap sudah lebih sejahtera.
Pemahaman tentang desil menjadi penting agar masyarakat tidak salah persepsi. Banyak yang merasa layak menerima bantuan, namun ternyata sistem menilai kondisi ekonominya berada di luar prioritas.
Oleh sebab itu, mengetahui dampak desil dan cara mengeceknya melalui kanal resmi pemerintah dapat membantu masyarakat memahami posisi ekonominya dalam sistem bantuan sosial.
Dampak Desil bagi Penerima Bansos
Desil berfungsi sebagai alat pemeringkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah membagi penduduk ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan tingkat ekonomi, mulai dari yang paling rentan hingga yang relatif mampu. Pembagian ini sangat menentukan apakah seseorang berhak menerima bansos atau tidak.
Dilansir dari lama Metro., adapun dampak dari pembagian desil tersebut adalah sebagai berikut :
- Menentukan kelayakan penerima bansos. Desil menjadi acuan utama untuk menilai apakah seseorang memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial atau tidak.
- Memengaruhi jenis bantuan yang diperoleh. Setiap program bantuan memiliki batasan desil tertentu, misalnya ada bansos yang hanya diperuntukkan bagi desil 1–2, sementara program lain mencakup hingga desil 4.
- Menjadi dasar pemutakhiran data. Jika kondisi ekonomi keluarga mengalami perubahan, posisi desil dapat disesuaikan melalui proses pembaruan data agar tetap sesuai dengan kondisi terkini.
Cara Cek Desil Melalui Website Kemensos
Masyarakat dapat mengetahui status desil secara mandiri melalui website resmi Kementerian Sosial. Langkah ini penting agar warga tidak hanya mengandalkan informasi dari lingkungan sekitar atau kabar yang belum tentu benar.
Adapun caranya sebagai berikut :
- Kunjungi website resmi Kemensos melalui https://cekbansos.kemensos.go.id/.
- Lengkapi data domisili sesuai KTP.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi seputar desil, mulai dari kategori desil, jenis bansos yang diterima, hingga status pencairan.
Cara Cek Desil Melalui Aplikasi
Selain website, pemerintah juga menyediakan Aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh secara gratis. Aplikasi ini memudahkan masyarakat untuk memantau status bantuan sosial langsung dari ponsel.
Adapun cara cek desil melalui aplikasi sebagai berikut :
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
- Login atau daftar apabila belum memiliki akun.
- Klik menu “Cek Bansos”.
- Lengkapi data domisili dan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi seputar desil, mulai dari kategori desil, jenis bansos yang diterima, hingga status pencairan.
Tingkatan Desil yang Perlu Diketahui
Secara umum, desil dibagi menjadi sepuluh tingkatan, dan hal ini tentunya harus diketahui oleh masyarakat terkait pembagian tersebut.
Adapun tingkaan desil yang harus diketahui masyarakat sebagai berikut :
- Desil 1 (Sangat Miskin): Kelompok keluarga dengan kondisi kemiskinan ekstrem dan menjadi prioritas utama penerima berbagai bansos pemerintah.
- Desil 2 (Miskin): Keluarga yang masih berada dalam kategori miskin, namun sedikit lebih baik dibanding desil 1, dan tetap menjadi sasaran utama program bantuan pemerintah.
- Desil 3 (Hampir Miskin): Kelompok yang kondisi ekonominya mulai membaik, tetapi masih rentan mengalami kesulitan keuangan, sehingga masih berpeluang menerima bantuan tertentu secara selektif.
- Desil 4 (Rentan Miskin): Kelompok yang memiliki kondisi ekonomi cukup, namun rawan terdampak krisis finansial, sehingga bantuan yang diberikan biasanya terbatas dan bersifat situasional.
- Desil 5 (Menengah Bawah): Termasuk kelompok ekonomi menengah ke bawah yang relatif stabil, dengan peluang menerima bantuan yang lebih terbatas dan bersifat khusus.
- Desil 6–10 (Menengah hingga Sejahtera): Kelompok dengan kondisi ekonomi cukup hingga sejahtera dan umumnya tidak menjadi prioritas bansos rutin, namun masih bisa mengakses program pemberdayaan tertentu bila memenuhi syarat.
Pemahaman tentang tingkatan desil ini penting agar masyarakat dapat menilai secara objektif posisi ekonominya dan tidak salah menafsirkan kebijakan bansos pemerintah.
Kesimpulan
Desil memiliki peran besar dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial. Sistem ini dirancang untuk memastikan bansos tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Dengan memahami dampak desil serta cara mengeceknya melalui website dan aplikasi resmi Kemensos, masyarakat dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang status ekonominya.
Jika hasil pengecekan belum sesuai harapan, warga tetap dapat mengajukan pembaruan data melalui mekanisme yang tersedia. Dengan data yang akurat, penyaluran bansos diharapkan semakin adil dan transparan.
Sumber : https://www.metrotvnews.com/read/kM6C43oZ-masih-bingung-soal-desil-bansos-begini-cara-mengeceknya




