Cek PKH Melalui Website Resmi
Cek PKH Melalui Website Resmi Juni 2026 dapat dilakukan dengan mudah melalui layanan online yang disediakan Kementerian Sosial.
Pengecekan ini penting bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial pada tahap kedua tahun 2026.
Pemerintah terus melanjutkan berbagai program perlindungan sosial sepanjang tahun 2026 untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah. Beberapa bantuan yang masih disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan beras 10 kilogram, serta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).
Namun untuk keseluruhan bansos di atas, artikel ini hanya akan menjelaskan bagaimana cara cek bansos PKH, karena diantara semua bansos PKH lah yang paling umum yang diterima oleh kebanyakan masyarakat.
Adapun cara cek bansos PKH yang sudah dilansir dari situs resmi detik.com sebagai berikut:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai domisili.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul pada layar.
- Klik tombol CARI DATA.
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Jika terdaftar sebagai penerima bantuan, informasi program bansos yang diterima akan muncul pada halaman hasil pencarian.
Cek Status Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain website resmi, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos.
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Daftarkan akun menggunakan data kependudukan yang valid.
- Unggah foto KTP dan swafoto untuk proses verifikasi.
- Login ke aplikasi.
- Buka menu profil atau cek bansos.
- Lihat informasi bantuan yang terdaftar atas nama Anda.
Besaran Dana PKH
Dalam penyalurannya, bansos PKH memiliki beberapa kategori, dan tidak semua kategori memeliki dana yang sama.
Adapun besarannya seabgai berikut:
- Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
- Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap)
- Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap)
- Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap)
- Disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 per tahun (Rp2.700.000 per tahap)
Ringkasan
Cek PKH Melalui Website Resmi Juni 2026 dapat dilakukan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id dengan memilih wilayah domisili, memasukkan nama sesuai KTP, mengisi kode captcha, lalu klik CARI DATA. Jika terdaftar, sistem akan menampilkan status penerimaan bantuan PKH.
Selain melalui website, masyarakat juga dapat mengecek status PKH menggunakan aplikasi Cek Bansos dengan mengunduh aplikasi, melakukan registrasi akun, mengunggah KTP dan swafoto, kemudian login untuk melihat informasi bantuan yang terdaftar atas nama penerima.
