Penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), akan memasuki tahap kedua pada April 2026.
PKH adalah bantuan tunai yang menyasar berbagai kategori penerima, dengan jadwal pencairan empat kali setahun.
Sementara itu, BPNT merupakan bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan.
Meski mekanismenya berbeda, PKH dan BPNT sering disalurkan bersamaan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Setelah tahap pertama selesai pada periode Januari hingga Maret 2026, pencairan tahap kedua akan segera dimulai untuk periode April hingga Juni 2026.
Penyaluran bansos April 2026 dipastikan tetap berjalan meskipun bersamaan dengan agenda efisiensi anggaran di tingkat kementerian.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan bahwa kebijakan penghematan anggaran tidak akan memangkas program-program yang bersifat kebutuhan dasar rakyat.
“Yang menjadi kebutuhan rakyat seperti bantuan sosial dan lain sebagainya tidak akan ada efisiensi. Malah justru jika dibutuhkan, Presiden akan menambah,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Ipul dalam keterangannya, Sabtu (21/03/2026), sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Ia menambahkan bahwa bantuan sosial tetap menjadi instrumen penting negara untuk menjaga ketahanan ekonomi, khususnya bagi kelompok masyarakat yang rentan.
“Bansos tetap menjadi instrumen penting negara dalam menjaga daya tahan masyarakat, terutama bagi warga yang paling membutuhkan,” tegasnya.
Cara Mengecek Penerima Bansos PKH dan BPNT Bulan April 2026
Perlu diketahui, sasaran penyaluran bansos adalah masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil rendah menurut Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sejak tahun lalu, pemerintah resmi menggunakan DTSEN sebagai acuan utama dalam penyaluran bantuan, menggantikan peran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Oleh karena itu, untuk memiliki peluang menerima bansos, warga wajib memastikan bahwa NIK KTP mereka tercatat sah dalam sistem DTSEN.
Dilansir dari Tribun.com berikut langkah-langkah mengecek apakah NIK KTP Anda terdaftar sebagai penerima bansos April 2026:
Melalui Situs Resmi Kemensos
- Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah domisili: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan
- Masukkan nama sesuai KTP dan kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
- Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan, dan periode pencairan
Melalui Aplikasi “Cek Bansos”
- Unduh aplikasi resmi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Login atau buat akun baru, lalu pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data sesuai KTP dan jawab pertanyaan verifikasi
- Klik “Cari Data”
- Jika terdaftar, sistem menampilkan nama lengkap, usia, jenis bantuan, status penerimaan, dan periode pencairan
Besaran Bantuan PKH per Kategori
- Ibu Hamil/Nifas: Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun
- Anak Usia Dini 0–6 Tahun: Rp750.000 per tahap atau Rp3.000.000 per tahun
- Siswa SD/Sederajat: Rp225.000 per tahap atau Rp900.000 per tahun
- Siswa SMP/Sederajat: Rp375.000 per tahap atau Rp1.500.000 per tahun
- Siswa SMA/Sederajat: Rp500.000 per tahap atau Rp2.000.000 per tahun
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun
- Lansia: Rp600.000 per tahap atau Rp2.400.000 per tahun
- Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp2.700.000 per tahap atau Rp10.800.000 per tahun
Kesimpulan
Masyarakat bisa mengecek NIK penerima bansos PKH dan BPNT Tahap 2 April 2026 dengan mudah melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos, untuk memastikan nama mereka terdaftar dan mengetahui jenis serta besaran bantuan.
Sumber Referensi
https://jabar.tribunnews.com/nasional/1168361/2-cara-mudah-cek-nik-ktp-penerima-bansos-pkh-dan-bpnt-tahap-2-bulan-april-2026?page=2




