Pada awal tahun 2026, pemerintah Indonesia kembali mengumumkan jadwal terbaru terkait pencairan Bantuan Sosial (Bansos) tahap pertama untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Sebelumnya, banyak yang mengharapkan pencairan dilakukan tepat waktu pada Januari 2026, namun hal ini sedikit tertunda karena penyelesaian proses pencairan yang belum rampung pada akhir tahun 2025.
Pencairan tahap pertama ini mencakup periode Januari hingga Maret 2026. Masyarakat disarankan untuk memeriksa status pencairan Bansos mereka, apakah terdaftar sebagai penerima. Simak informasi lengkapnya untuk mengetahui jadwal pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Februari 2026.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Februari 2026
Mengutip informasi dari laman tribunnews.com, penyaluran Bansos PKH dan BPNT tahap 1 Februari 2026 akan dilakukan secara bertahap, seperti pola penyaluran tahun sebelumnya. Selain itu, jadwal pencairan umumnya berbeda-beda antara wilayah satu dengan lainnya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk memantau informasi lebih lanjut dari laman resmi Kemensos agar tidak melewatkan kesempatan menerima dana bantuan.
Besaran Bansos PKH dan BPNT 2026
Bansos PKH
Setiap penerima manfaat akan memperoleh besaran dana yang berbeda-beda, tergantung kategori penerima.
Berikut jumlah dana yang diterima per kategori:
- Balita (0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap, total Rp 3.000.000 per tahun.
- Ibu hamil dan masa nifas: Rp 750.000 per tahap, total Rp 3.000.000 per tahun.
- Siswa SD: Rp 225.000 per tahap, total Rp 900.000 per tahun.
- Siswa SMP: Rp 375.000 per tahap, total Rp 1.500.000 per tahun.
- Siswa SMA: Rp 500.000 per tahap, total Rp 2.000.000 per tahun.
- Lansia (70 tahun ke atas): Rp 600.000 per tahap, total Rp 2.400.000 per tahun.
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap, total Rp 2.400.000 per tahun.
Bansos BPNT
Sementara, untuk besaran bansos BPNT 2026, setiap penerima BPNT mendapatkan Rp 200.000 per bulan. Namun, jika pencairan dilakukan secara rapel, jumlah bantuan bisa mencapai Rp 400.000 hingga Rp 600.000 untuk dua atau tiga bula sekaligus.
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Februari 2026
Bagi keluarga penerima manfaat (KPM), ada beberapa cara untuk memastikan apakah mereka terdaftar sebagai penerima Bansos PKH dan BPNT. Berikut adalah cara mudah untuk memeriksa status penerima:
Cek Melalui Laman Resmi Kemensos
- Buka situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/.
- Masukkan data sesuai dengan KTP Anda, seperti provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa.
- Ketik nama lengkap dan kode captcha dengan benar.
- Klik “Cari Data” untuk melihat apakah Anda terdaftar sebagai penerima.
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store.
- Isi data yang diperlukan sesuai dengan KTP Anda.
- Masukkan nama lengkap dan captcha dengan benar.
- Klik “Cari Data” untuk mengetahui status penerimaan.
Kesimpulan
Pencairan Bansos PKH dan BPNT Februari 2026 diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan. Pastikan untuk selalu memeriksa status penerima melalui laman resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos agar proses pencairan berjalan lancar. Dengan mengikuti langkah-langkah pengecekan yang tepat, keluarga penerima manfaat bisa lebih siap dalam memanfaatkan bantuan sosial ini untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
Sumber:
https://priangan.tribunnews.com/nasional/80945/jadwal-pasti-pencairan-bansos-pkh-dan-bnpt-2026-tahap-i-februari-tanggal-berapa-begini-cara-ceknya.




