Mengetahui posisi desil kesejahteraan menjadi hal penting bagi masyarakat yang ingin memastikan kelayakan sebagai penerima bantuan sosial. Pada 2026, pengecekan desil bansos dapat dilakukan secara online dengan mudah melalui situs resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id.
Melalui layanan digital tersebut, masyarakat dapat mengecek data diri berdasarkan NIK dan wilayah domisili untuk melihat apakah terdaftar dalamData Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta mengetahui kategori desil yang dimiliki. Prosesnya cepat, praktis, dan bisa dilakukan kapan saja tanpa harus datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial.
Apa Itu Desil?
Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga di Indonesia yang ditentukan berdasarkan sejumlah indikator, seperti jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, kapasitas listrik rumah, hingga kepemilikan aset. Data tersebut bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.
Melalui sistem desil ini, Kemensos menetapkan prioritas masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial (bansos). Lalu, bagaimana cara mengetahui posisi desil masing-masing?
Cara Cek Desil di Situs Resmi Kemensos
Dilansir dari kompas.com, Masyarakat dapat mengecek status desil secara online melalui laman resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang tertera (klik ikon refresh jika kurang jelas)
- Tekan tombol CARI DATA
Setelah itu, sistem akan menampilkan informasi lengkap seperti nama, kategori desil, serta status sebagai penerima bansos atau tidak.
Desil Tidak Berdasarkan Pengeluaran Bulanan
Sempat beredar anggapan di media sosial bahwa desil ditentukan dari jumlah pengeluaran per kapita per bulan. Namun, Kemensos menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Desil bersifat dinamis dan dapat diperbarui jika ditemukan ketidaksesuaian data. Pembaruan bisa dilakukan melalui pemerintah desa/kelurahan, dinas sosial setempat, atau lewat aplikasi resmi Cek Bansos.
Perhitungan desil juga diperbarui secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sistem ini digunakan untuk menentukan sasaran program bantuan sosial, dengan prioritas utama pada kelompok 40 persen terbawah (Desil 1–4).
Pembagian Kelompok Desil
Berikut pembagian desil menurut Kemensos:
- Desil 1: 10 persen masyarakat paling miskin (miskin ekstrem)
- Desil 2: Masyarakat miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Pas-pasan atau mendekati kelas menengah
- Desil 6–10: Kelompok menengah hingga mampu
Cara Mengajukan Perbaikan Data Desil
Bagi masyarakat yang merasa status desilnya kurang tepat, tersedia mekanisme pembaruan data melalui aplikasi Cek Bansos.
Berikut tahapannya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store (Android) atau App Store (iOS)
- Buka aplikasi dan login (daftar jika belum memiliki akun)
- Pilih menu Usulkan Pembaruan
- Isi data dan pertanyaan yang tersedia
Setelah pengajuan dikirim, petugas dinas sosial akan melakukan survei lapangan untuk memverifikasi kondisi sebenarnya. Proses pembaruan biasanya memerlukan waktu hingga tiga bulan.
Penerima Bansos Berdasarkan Desil
Mengacu pada ketentuan Kemensos, berikut sasaran penerima bansos:
- Desil 1–4: Berhak menerima PKH (Program Keluarga Harapan)
- Desil 1–5: Berhak menerima BPNT/Program Sembako
- Desil 1–5: Berhak menerima PBI-JK (bantuan iuran BPJS Kesehatan)
- Desil 1–5: Berpeluang menerima Program ATENSI sesuai hasil asesmen
Sementara itu, kelompok di atas Desil 5 umumnya tidak diprioritaskan sebagai penerima bansos karena dianggap sudah cukup mampu secara ekonomi. Meski demikian, keputusan akhir tetap berdasarkan hasil verifikasi lapangan.
Kondisi yang Membuat Tidak Layak Menerima Bansos
Walaupun termasuk dalam desil penerima, seseorang bisa dinyatakan tidak layak apabila:
- Alamat atau identitas tidak ditemukan
- Data tidak valid atau belum terverifikasi
- Penerima telah meninggal dunia
- Berstatus ASN, TNI, Polri, pejabat negara, pegawai BUMN/BUMD
- Memiliki anggota keluarga yang bekerja di sektor tersebut
Kesimpulan
Dengan memahami sistem desil dan mekanisme pembaruannya, masyarakat dapat memastikan data sosial ekonomi mereka tercatat secara tepat agar penyaluran bantuan lebih akurat dan tepat sasaran.
Sumber
https://www.kompas.com/tren/read/2026/02/15/110000365/cara-mudah-cek-desil-kemensos-buka-cekbansos.kemensos.go.id?page=all#page2




