Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah mengembangkan sistem digital untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi bantuan sosial. Salah satu yang sekarang banyak di cari tau masyarakat adalah cara mengecek desil bansos. Desil bansos menjadi acuan penting dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Proses pengecekan sekarang bisa dilakukan secara online resmi dan praktis tanpa harus datang ke kantor kelurahan atau Dinas sosial. Dengan hanya menggunakan handphone dan data KTP, masyarakat sudah bisa mengetahui posisi mereka dalam sistem pendataan sosial. Artikel ini akan menjelaskan lengkap mengenai pengertian desil bansos, langkah resmi pengecekan, serta cara membaca hasil cek desilnya.
Pengertian Desil Bansos dan Fungsinya dalam Penyaluran Bantuan
Desil bansos adalah sistem pengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi yang datanya bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN). Pemerintah membagi data penduduk ke dalam 10 kelompok atau desil, mulai dari desil 1 warga dengan kondisi ekonomi paling rendah hinggal desil 10 yaitu warga dengan kondisi ekonomi yang lebih mampu.
Kelompok desil 1-4 biasanya menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial. Sistem desil ini berfungsi membantu pemerintah untuk memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Dengan mengetahui status desil, masyarakat bisa memahami peluang mereka untuk mendapatkan program bantuan seperti PKH dan BPNT.
Cara Resmi Cek Desil Bansos Lewat HP
Ada dua cara resmi yang bisa anda lakukan untuk mengecek status desil bansos 2026, yaitu :
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Download aplikasi Cek Bansos di Play Store (Android) atau App Store (iOS)
- Buka aplikasi dan lakukan registrasi menggunakan nomor handphone aktif
- Verifikasi akun melalui kode OTP yang dikirim via SMS
- Login ke aplikasi dengan akun yang sudah dibuat
- Pilih menu “Cek Bansos” di dashboard
- Masukkan NIK atau nama lengkap sesuai KTP
- Pilih lokasi domisili (provinsi, kota, kecamatan, kelurahan)
- Tekan tombol “Cek” untuk melihat hasil
Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengajukan usulan sebagai calon penerima bansos jika memenuhi kriteria.
Cek Melalui Web cekbansos.kemensos.go.id
- Buka browser di HP atau laptop, lalu akses https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Pilih Provinsi domisili sesuai KTP
- Pilih Kabupaten/Kota
- Pilih Kecamatan
- Pilih Desa/Kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP (perhatikan ejaan huruf besar dan kecil)
- Salin kode Captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah semua data diisi dengan benar, sistem akan menampilkan hasil pencarian.
Informasi ini nantinya akan menunjukkan apakah seseorang terdaftar dalam data penerima bantuan serta posisi desilnya.
Cara Membaca Hasil Cek Desil
Dilansir dari laman blog.amikom.ac.id, setelah melakukan pengecekan, Anda akan melihat angka peringkat desil. Memahami arti angka tersebut membantu Anda menilai posisi ekonomi keluarga secara nasional :
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau miskin ekstrem (10% terbawah). Ini adalah prioritas utama seluruh bantuan sosial pemerintah.
- Desil 2 – 3: Kelompok miskin dan hampir miskin. Masih menjadi prioritas tinggi dalam daftar penerima manfaat rutin.
- Desil 4: Kelompok rentan miskin. Kelompok ini sering masuk dalam kuota bantuan reguler karena rentan terhadap guncangan ekonomi.
- Desil 5: Kelompok pas-pasan atau ambang batas. Masih berpeluang menerima bantuan tertentu jika kuota nasional mencukupi.
- Desil 6 – 10: Kelompok menengah hingga mampu. Umumnya tidak menjadi prioritas atau sasaran penerima bantuan sosial pemerintah.
Kesimpulan
Pengecekan desil bansos kini dapat dilakukan dengan mudah melalui HP menggunakan layanan resmi pemerintah dan data KTP.
Dengan memahami status desil, masyarakat dapat mengetahui peluang menerima bantuan sosial secara lebih cepat dan transparan.
Sumber
Cara Cek Desil di HP dengan Mudah, Panduan Resmi untuk Cek Data Bansos




