Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Januari 2026.
Bantuan ini diberikan untuk mendukung masyarakat kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima.
Salah satu cara untuk memastikan apakah seseorang termasuk penerima bansos PKH dan BPNT adalah dengan memeriksa Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP secara online.
Pemerintah telah menyiapkan platform resmi yang bisa diakses masyarakat untuk melakukan pengecekan data secara mandiri dan mudah.
Website Untuk Cek Bansos
Status penerima bansos bisa dicek melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos di alamat: https://cekbansos.kemensos.go.id. Situs ini dikelola langsung oleh Kementerian Sosial dan menyajikan informasi terbaru mengenai penyaluran bantuan PKH dan BPNT di seluruh Indonesia.
Dilansir dari Detik.com berikut ini adalah Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos:
- Buka browser di HP atau komputer, lalu akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih alamat sesuai dengan domisi
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan di KTP
- Isi kode captcha yang muncul di layar
- Klik Tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan hasil pencarian yang menunjukkan status Anda, apakah termasuk penerima bansos PKH, BPNT, atau tidak terdaftar.
Jika NIK atau nama Anda tertera sebagai penerima bantuan, maka Anda berhak mendapatkan pencairan bansos sesuai jadwal dan prosedur yang berlaku di daerah masing-masing.
Apabila data Anda tidak muncul, berarti belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
Besaran Bansos PKH dan BPNT Januari 2026
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program PKH ditujukan bagi kelompok masyarakat yang rentan, seperti ibu hamil, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Besaran bantuan berbeda untuk tiap kategori, yaitu:
- Ibu hamil atau nifas: Rp750.000 per tahap
- Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000 per tahap
- Siswa SD atau setara: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP atau setara: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA atau setara: Rp500.000 per tahap
- Lansia (di atas 70 tahun): Rp600.000 per tahap
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
Bantuan disalurkan dalam empat tahap setiap tahun, sehingga total bantuan yang diterima per penerima bisa mencapai jutaan rupiah per tahun, tergantung kategori masing-masing.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Program Sembako
BPNT disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang bisa digunakan untuk membeli bahan pokok di e-warong.
- Besaran bantuan BPNT: Rp200.000 per bulan
Penyaluran dapat dilakukan secara bulanan atau dirapel, tergantung kebijakan masing-masing daerah.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau menyampaikan keluhan terkait bansos, masyarakat bisa menghubungi call center Kementerian Sosial atau mendatangi kantor kelurahan/desa terdekat.
Kesimpulan
Mengecek status penerima bansos PKH dan BPNT 2026 sangat mudah. Cukup gunakan NIK pada KTP melalui situs resmi Kemensos, dan Anda bisa langsung mengetahui apakah terdaftar atau belum.
Sumber Referensi
https://www.kompas.tv/info-publik/645434/cek-bansos-pkh-dan-bpnt-2026-cara-mudah-dan-cepat-apakah-nik-ktp-terdaftar-penerima-atau-tidak




