Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk periode Januari 2026. Masyarakat dapat memastikan status kepesertaannya menggunakan NIK KTP melalui sistem yang disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Nomor Induk Kependudukan (NIK) adalah identitas resmi yang bersifak khas, khusus dan melekat pada setiap penduduk Indonesia seumur hidup dan tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Pemerintah menerbitkan NIK sebagai data penerima bansos pada Januari 2026 dan dapat dicek melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos dengan memasukkan 16 digit sebagai keamanan untuk memastikan dirinya penerima bantuan atau bukan.
Nominal Bansos 2026
Untuk bansos PKH terbagi menjadi delapan kategori penerima dengan besaran dana sesuai dengan kebutuhan masing-masing dengan rincian sebagai berikut :
- Ibu Hamil dengan besaran Rp3.000.000/pertahun (Rp750.000/tahap).
- Anak usia dini dengan besaran Rp3.000.000/pertahun (Rp750.000/tahap).
- Siswa SD dengan besaran Rp900.000/tahun (Rp225.000/tahap).
- Siswa SMP dengan besaran Rp1.500.000/tahun (Rp375.000/tahap).
- Siswa SMA dengan besaran Rp2.000.000/tahun (Rp500.000/tahap).
- Disabilitas berat dengan besaran Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap).
- Lanjut usia 60 tahun lebih dengan besaran Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap).
Berbeda dengan bansos PKH, untuk bansos BPNT besaran bantuannya tidak diatur berdasarkan kategori, penerima BPNT akan menerima bantuan sebesar Rp600.000/tahap dan langsung dikirim ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat dicairkan melalui bank Himbara.
Jadwal Pencairan Bansos Januari 2026
Penyaluran dana bansos di bulan Januari 2026 merupakan bagian dari tahap pertama di tahun 2026 yang mencakup 3 periode yaitu Januari, Februari dan Maret untuk tahap pertama.
Adapun jadwal lengkap pencairan bansos 2026 adalah sebagai berikut :
- Tahap 1 dimulai dari bulan Januari, Februari dan Maret.
- Tahap 2 dimulai dari bulan Apri;, Mei dan Juni.
- Tahap 3 dimulai dari bulan Juli, Agustus dan September.
- Tahap 4 dimulai dari bulan Oktober, November, dan Desember.
Pencairan bansos dilakukan secara berkala dan dilakukan pada minggu pertama, kedua hingga keempat.
Cara cek NIK KTP Penerima Bansos
Pengecekan nama penerima bansos dapat dilakukan dengan dua pilihan via online yakni melalui situs resmi dan aplikasi Cek Bansos.
Cek Penerima Bansos Melalui Situs Cek Bansos
- Buka situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi kolom provinsi, kab/kota, kecamatan dan desa.
- Isi nama lengkap sesuai KTP.
- Masukkan kode yang tertera.
- Klik “Cari Data”.
Cek Penerima Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi, klik “Buat Akun”.
- Lakukan pembuatan akun dengan mengisi kolom data diri, seperti nama, NIK, alamat, hingga email dan password.
- Ungggah foto diri dan foto KTP.
- Klik “Buat Akun Baru”.
- Tunggu verifikasi email.
- Buka “Profil” untuk mengetahui status penerima bansos.
Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos Secara Offline
Pengecekan bansos secara offline dilakukan dengan datang langsung ke Dinas Sosial (Dinsos) sesuai domisili dengan membawa NIK KTP dan KK.
Sampaikan kepada petugas mengenai keperluan Anda, Dinsos mempunyai data penerima bantuan sehingga dapat membatu melakukan verifikasi nama sesuai dengan data dan mengetahui status terdaftar atau tidaknya.
Sumber :
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8310205/cek-nik-ktp-penerima-bansos-januari-2026-lengkap-jadwal-pencairan-terkini




