Menjelang berakhirnya bulan Januari 2026, pencarian informasi terkait pencairan bantuan sosial (bansos) semakin ramai diperbincangkan masyarakat. Kondisi ekonomi yang kian menantang membuat banyak warga menaruh harapan pada penyaluran bantuan pemerintah.
Perhatian publik kini tertuju pada pencairan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 1. Kedua bantuan tersebut merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang dikelola oleh Kementerian Sosial guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan dasar.
Secara umum, penyaluran PKH dan BPNT tahap pertama dilakukan pada awal tahun, yakni dalam rentang waktu Januari hingga Maret.
Masyarakat yang ingin mengetahui status penerimaan bantuan kini tidak perlu repot. Pemeriksaan dapat dilakukan secara mandiri hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Panduan Cek Penerima PKH dan BPNT Secara Online
Untuk mengecek status bansos, ikuti langkah-langkah berikut:
- Akses laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Lengkapi data wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi hingga desa/kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai identitas kependudukan
- Ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul
- Klik tombol Cari Data
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian
Apabila terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan informasi berupa nama, jenis bantuan, serta periode pencairan PKH atau BPNT.
Jika nama tidak ditemukan, besar kemungkinan data belum diperbarui atau belum memenuhi kriteria penerima sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Oleh sebab itu, masyarakat disarankan memastikan data kependudukan telah valid dan terdaftar melalui RT/RW atau kantor kelurahan setempat.
Sasaran Penerima Program PKH
Program PKH diperuntukkan bagi keluarga dengan komponen tertentu, antara lain ibu hamil, anak usia dini, peserta didik, lanjut usia, serta penyandang disabilitas berat.
Berdasarkan informasi dari kompas.tv, berikut rincian bantuan PKH tahun 2026:
- Ibu hamil atau nifas: Rp3.000.000 per tahun
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp3.000.000
- Siswa SD/sederajat: Rp900.000
- Siswa SMP/sederajat: Rp1.500.000
- Siswa SMA/sederajat: Rp2.000.000
- Lansia usia 70 tahun ke atas: Rp2.400.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000
Nilai Bantuan BPNT Tahun 2026
Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan BPNT berupa bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan. Bantuan ini disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap informasi yang beredar. Pastikan hanya mengacu pada sumber resmi dan hindari memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab. Seluruh proses pengecekan dan pencairan bantuan dilakukan tanpa pungutan biaya.
Kesimpulan
Semoga penyaluran bansos tahap pertama tahun 2026 dapat berjalan lancar, tepat sasaran, serta benar-benar membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.
Sumber Referensi
- https://www.kompas.tv/info-publik/646403/cara-cek-bansos-pkh-bpnt-tahap-1-akhir-januari-2026-pakai-ktp-kapan-cair




