Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah menjadi salah satu program penting untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Kehadiran bansos dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari, terutama untuk kebutuhan pokok.
Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara memastikan apakah mereka termasuk penerima bansos atau tidak. Informasi yang beredar di internet sering kali tidak jelas sehingga menimbulkan kebingungan.
Saat ini, proses pengecekan sudah jauh lebih praktis. Jika sebelumnya harus datang ke kantor desa atau kelurahan, kini masyarakat bisa mengecek, mendaftar, hingga memantau status bansos langsung melalui handphone berkat layanan resmi dari pemerintah.
Berikut penjelasan lengkap cara cek hingga daftar bansos berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Sosial.
Cara Mengetahui Dapat Bansos atau Tidak
Untuk memastikan apakah terdaftar sebagai penerima bansos seperti PKH atau BPNT, pengecekan bisa dilakukan melalui aplikasi maupun website resmi.
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store
- Login jika sudah memiliki akun
- Jika belum, lakukan pendaftaran dengan menyiapkan data seperti KTP, NIK, dan KK
- Masuk ke menu “Cek Bansos”
- Isi data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
- Klik “Cari Data”
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi lengkap seperti jenis bantuan, status pencairan, dan periode penyaluran.
Jika tidak muncul, berarti belum terdaftar sebagai penerima karena tidak memenuhi kriteria atau tidak masuk dalam desil yang ditentukan.
Melalui Website Resmi
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik “CARI DATA”
- Hasil pencarian akan menunjukkan status penerima bansos
Jika tidak terdaftar, biasanya disebabkan karena tidak memenuhi kriteria desil kesejahteraan
Apa Itu Desil?
Desil adalah sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi. Penilaian ini mencakup pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, hingga kepemilikan aset.
Data desil bersifat dinamis dan bisa diperbarui jika kondisi tidak sesuai dengan kenyataan. Pembaruan dapat dilakukan melalui desa, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos, kemudian akan diverifikasi ulang oleh BPS.
Urutan Desil 1–10
Berikut pembagian desil dari 1 sampai 10 dilansir dari laman detik.com
- Desil 1: kelompok 10% paling rendah (sangat miskin)
- Desil 2: kelompok miskin
- Desil 3: hampir miskin
- Desil 4: rentan miskin
- Desil 5–6: kelompok menengah ke bawah
- Desil 7–10: kelompok masyarakat dengan kesejahteraan lebih tinggi
Daftar Desil yang Berhak Mendapat Bansos
- Desil 1–4: Program Keluarga Harapan (PKH)
- Desil 1–4: Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- Desil 1–5: PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
- Desil 1–5: Program ATENSI (berdasarkan asesmen)
Syarat Daftar Bansos
Beberapa syarat agar dapat mendaftar bansos adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan KTP dan Kartu Keluarga yang masih berlaku
- Terdaftar dalam desil DTSEN
- Melengkapi dokumen pendukung seperti SKTM, foto rumah, dan bukti kondisi ekonomi
- Menyampaikan alasan pengajuan secara jelas dan valid
Cara Mengetahui Pengajuan Bansos Disetujui atau Tidak
Melalui Aplikasi
- Buka aplikasi Cek Bansos
- Masuk ke menu “Cek Bansos”
- Isi data wilayah dan nama lengkap
- Klik “Cari Data”
Jika diterima, informasi bantuan akan muncul lengkap
Baca Juga :
Saldo Gratis DANA Rabu Ini, Jangan Sampai Ketinggalan Link Dana Kaget
Melalui Website
- Kunjungi situs cek bansos Kemensos
- Masukkan data wilayah dan nama lengkap
- Isi captcha
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan status penerimaan bansos
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, masyarakat dapat dengan mudah mengetahui status penerima bansos sekaligus melakukan pendaftaran secara mandiri.
Sumber Referensi
https://www.detik.com/jogja/bisnis/d-8446586/bagaimana-cara-tahu-dapat-bansos-atau-tidak-begini-cara-cek-dan-daftarnya




