Pencairan bantuan sosial (bansos) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan kembali disalurkan pada April 2026. Bagi masyarakat yang belum menerima pencairan, sangat penting untuk segera memeriksa status penerimaan melalui link resmi yang telah disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Proses pengecekan cukup mudah, hanya memerlukan data NIK KTP dan akses internet. Lalu, bagaimana cara cek bantuan ini dengan langkah-langkah yang tepat? Berikut penjelasannya.
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT April 2026
Sebagaimana diinformasikan oleh detik.com, untuk memastikan status penerimaan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT, masyarakat dapat mengakses link resmi yang disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) di https://cekbansos.kemensos.go.id.
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti untuk mengecek status penerimaan bansos PKH dan BPNT April 2026 melalui situs tersebut:
- Buka link resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Ketikkan kode Captcha yang muncul di layar. Jika kode sulit dibaca, klik ikon ‘Refresh’ untuk mendapatkan kode baru.
- Klik tombol “Cari Data” untuk melanjutkan.
- Sistem akan menampilkan informasi tentang status bansos, desil, dan periode pencairan.
Besaran Dana Bansos PKH dan BPNT April 2026
Besaran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal jumlah yang diterima setiap penerima. Meskipun demikian, kedua jenis bantuan tersebut akan disalurkan secara langsung ke rekening penerima melalui Bank Himbara, yang meliputi BNI, BRI, BTN, Mandiri, serta BSI untuk wilayah Aceh.
Besaran Dana Bansos PKH
Pada tahun 2026, setiap individu yang terdaftar sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) akan menerima dana bantuan yang disesuaikan dengan kategori masing-masing.
Penerima bantuan PKH terbagi dalam beberapa kelompok, termasuk ibu hamil, anak usia dini, siswa dari jenjang SD hingga SMA, lansia, serta penyandang disabilitas. Masing-masing kategori ini memiliki jumlah bantuan yang berbeda, sesuai dengan kebutuhan dan prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah.
Berikut rincian dana bansos PKH diberikan berdasarkan kategori penerima:
- Ibu hamil/nifas: Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap (Rp 3.000.000 per tahun)
- Anak SD/sederajat: Rp 225.000 per tahap (Rp 900.000 per tahun)
- Anak SMP/sederajat: Rp 375.000 per tahap (Rp 1.500.000 per tahun)
- Anak SMA/sederajat: Rp 500.000 per tahap (Rp 2.000.000 per tahun)
- Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
- Lanjut usia: Rp 600.000 per tahap (Rp 2.400.000 per tahun)
Bansos BPNT
Berbeda dengan PKH, penerima BPNT mendapatkan dana sebesar Rp 200.000 per bulan. Pencairan dana ini dapat dilakukan setiap dua atau tiga bulan sekali, sehingga penerima bisa mendapatkan antara Rp 400.000 hingga Rp 600.000 dalam satu periode.
Kesimpulan
Masyarakat disarankan untuk rutin memeriksa status penerimaan bansos melalui link resmi Kemensos agar tidak ketinggalan informasi tentang pencairan bantuan. Memahami cara cek status dan besaran dana yang diterima akan membantu penerima untuk memanfaatkan bantuan sosial PKH dan BPNT dengan optimal.
Sumber
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8401786/link-cek-bansos-pkh-bpnt-maret-2026-di-https-cekbansos-kemensos-go-id#google_vignette




