Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jendaral Perhubungan Darat kembali menghadirkan program mudik gratis untuk Lebaran 2026.
Pada tahun ini, pemerintah menyediakan 401 armada bus dengan total kapasitas mencapai 15.834 penumpang guna melayani perjalanan arus mudik dan arus balik.
Program tersebut resmi dibuka mulai 1 Maret 2026 dan mencakup 34 kota tujuan yang tersebar di 10 provinsi, mulai dari wilayah Pulau Jawa hingga Sumatera.
Ketentuan Dan Persyaratan Peserta
Dilansir dari RadarBayuwangi, calon pemudik diwajibkan menyiapkan dokumen identitas yang masih berlaku, seperti KTP, SIM, atau Kartu Keluarga saat melakukan pendaftaran. Dalam satu akun, peserta dapat mendaftarkan hingga tiga orang anggota tambahan, sehingga total maksimal empat orang, serta satu unit sepeda motor.
Bagi yang ingin membawa sepeda motor, wajib menyertakan STNK dan SIM C asli sebagai bagian dari persyaratan administrasi.
Pendaftaran dibuka setiap hari pada 1–15 Maret 2026 mulai pukul 08.00 WIB. Mekanisme yang diterapkan adalah sistem siapa cepat dia dapat (first come, first served).
Apabila kuota harian telah terpenuhi, pendaftaran otomatis ditutup. Peserta hanya dapat memilih satu kota tujuan. Untuk mengikuti arus balik, pendaftaran harus dilakukan sekaligus saat mendaftar arus mudik.
Proses Registrasi Ulang
Setelah berhasil mendaftar secara online, peserta diwajibkan melakukan daftar ulang atau validasi di posko yang telah ditentukan paling lambat tiga hari setelah tanggal pendaftaran.
Jika melewati batas waktu tersebut, data peserta akan dibatalkan dan NIK diblokir oleh sistem sehingga tidak bisa melakukan pendaftaran kembali.
Layanan validasi tersedia setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB di enam lokasi posko yang berada di Jakarta, Depok, dan Tangerang.
Rencana Keberangkatan Mudik dan Balik
Keberangkatan arus mudik dijadwalkan selama tiga hari di lima terminal berbeda. Pada 16 Maret 2026, pemberangkatan dilakukan dari Terminal Pondok Cabe.
Kemudian pada 17 Maret 2026, peserta diberangkatkan melalui Terminal Jatijajar dan Terminal Pulogebang.
Selanjutnya pada 18 Maret 2026, keberangkatan dilakukan dari Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Poris Plawad.
Sementara itu, arus balik dijadwalkan pada 25 Maret 2026 dari 12 terminal di sejumlah kota, seperti Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, hingga Aceh.
Untuk pengiriman sepeda motor, proses penyerahan dilakukan pada 16 Maret 2026 pukul 08.00–17.00 WIB di Terminal Pondok Cabe, dan kendaraan akan diberangkatkan pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB.
Kementerian Perhubungan memastikan seluruh bus telah melalui proses inspeksi keselamatan (rampcheck) guna menjamin kelayakan kendaraan dan kesiapan pengemudi.
Program ini sepenuhnya gratis tanpa biaya apa pun. Masyarakat diingatkan agar waspada terhadap oknum yang menawarkan jasa pendaftaran berbayar dan disarankan hanya mengikuti satu program mudik gratis untuk menghindari duplikasi data.
Kesimpulan
Semoga program ini berjaan lancar dan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat yang ingin merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman.
Sumber Referensi
- https://radarbanyuwangi.jawapos.com/nasional/757255710/cara-ikut-program-mudik-gratis-kemenhub-2026?page=2




