Penyaluran bantuan sosial tahun 2026 kembali dilakukan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah.
Mulai Februari 2026, bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) disalurkan secara bertahap berdasarkan data kependudukan yang telah diverifikasi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Oleh karena itu, masyarakat perlu mengetahui cara mengecek status NIK KTP agar tidak tertinggal informasi penting terkait bantuan yang menjadi haknya.
Skema Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Tahun 2026
Pada tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp508,2 triliun. Anggaran ini difokuskan untuk menjaga daya beli masyarakat serta menekan angka kemiskinan melalui berbagai program bantuan sosial.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Kemensos menggunakan pendekatan skala desil sebagai alat ukur tingkat kesejahteraan rumah tangga.
Pengertian Skala Desil Bansos
Skala desil merupakan pengelompokan rumah tangga berdasarkan kondisi sosial ekonomi, dari yang paling miskin hingga paling mampu.
Dilansir dari laman Detik Jabar, berikut pembagian desil berdasarkan status ekonomi:
- Desil 1 masyarakat sangat miskin
- Desil 2 masyarakat miskin
- Desil 3 masyarakat hampir miskin
- Desil 4 masyarakat rentan miskin
- Desil 5 kelompok pas-pasan
- Desil 6–10 kelompok menengah hingga mampu
Jenis Bansos Berdasarkan Skala Desil
Setiap kelompok desil memiliki peluang menerima bantuan yang berbeda sesuai kebijakan Kemensos.
- Desil 1–4 berhak menerima PKH
- Desil 1–5 berhak menerima BPNT atau Program Sembako
- Desil 1–5 berhak menerima PBI-JK BPJS Kesehatan
- Desil 1–5 berpotensi menerima bantuan ATENSI sesuai hasil asesmen
- Desil 1–5 berpeluang menerima bansos lain yang dikelola Kemensos
Dari ketentuan tersebut, rumah tangga pada desil terbawah memiliki peluang paling besar menerima berbagai jenis bantuan sosial.
Cara Cek Status NIK KTP Penerima PKH dan BPNT 2026
Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerima bansos secara mandiri baik secara daring maupun luring. Langkah ini penting untuk mengetahui apakah NIK telah terdaftar dan jenis bantuan apa saja yang diterima.
Cek Melalui Website Resmi Kemensos
Pengecekan online dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos. Berikut langkahnya:
- Akses laman cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai domisili mulai dari provinsi hingga desa
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode captcha untuk verifikasi
- Klik tombol Cari Data
Sistem akan menampilkan status kepesertaan, jenis bansos, dan periode pencairan jika NIK terdaftar.
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, Kemensos menyediakan aplikasi resmi yang dapat diakses melalui ponsel. Caranya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Pilih menu Cek Bansos
- Lengkapi data wilayah dan nama sesuai KTP
- Masukkan kode verifikasi lalu klik Cari Data
Jika tidak terdaftar, sistem akan menampilkan keterangan Tidak Terdapat Peserta atau PM. Aplikasi ini juga menyediakan fitur Usul dan Sanggah untuk koreksi data.
Pengecekan Secara Offline
Bagi warga yang kesulitan mengakses internet, pengecekan dapat dilakukan secara langsung. Simak langkahnya:
- Datang ke kantor Dinas Sosial setempat
- Membawa KTP atau Kartu Keluarga
- Meminta bantuan petugas untuk mengecek status kepesertaan
Alternatif lainnya adalah berkonsultasi dengan RT atau RW setempat yang memiliki akses data wilayah.
Penyebab NIK KTP Tidak Terdaftar Bansos 2026
Tidak munculnya nama dalam sistem bukan berarti selamanya tidak berhak menerima bansos.
Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi status kepesertaan seperti:
- Masalah administrasi seperti No KTP tidak sesuai atau tidak sinkron dengan data kemensos
- Pembaruan data terbaru menunjukkan kondisi ekonomi sudah mampu atau diluar kriteria penerima
- Telah menerima atau terdaftar pada bansos lain
Kemensos mengimbau masyarakat untuk rutin memperbarui data kependudukan, terutama jika terjadi perubahan domisili, status perkawinan, atau kondisi ekonomi.
Penutup
Pengecekan status NIK KTP penerima PKH dan BPNT 2026 menjadi langkah penting agar masyarakat tidak kehilangan hak atas bantuan sosial. Dengan memahami skema desil, jenis bantuan, serta cara cek yang tersedia, warga dapat lebih proaktif memastikan data mereka tercatat dengan benar di DTSEN. Pemeriksaan berkala dan pembaruan data menjadi kunci agar penyaluran bansos berjalan adil dan tepat sasaran.
sumber: https://www.detik.com/jabar/jabar-gaskeun/d-8342157/cara-cek-status-nik-ktp-penerima-bansos-pkh-dan-bpnt-2026?page=2




