Cara cek desil BPJS PBI 2026 wajib dilakukan secara berkala agar status Penerima Bantuan Iuran (PBI) tidak tiba-tiba dinonaktifkan. Pemerintah kini menggunakan sistem pemeringkatan sosial ekonomi berbasis desil yang terintegrasi secara nasional. Jika posisi kesejahteraan Anda naik di atas Desil 4, maka kepesertaan PBI bisa dihentikan otomatis karena dianggap tidak lagi memenuhi kriteria penerima subsidi.
Pemutakhiran data dilakukan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui sistem terpadu sosial ekonomi. Karena itu, penting bagi peserta untuk memahami cara cek desil secara detail dan membaca hasilnya dengan benar.
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos (Metode Paling Akurat)
Aplikasi ini terhubung langsung dengan database sosial nasional.
1. Unduh Aplikasi Resmi
- Buka Google Play Store
- Cari Cek Bansos Kemensos
- Pastikan pengembang resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia
- Instal aplikasi
2. Registrasi Akun Baru
Siapkan dokumen berikut:
- NIK (16 digit)
- Nomor KK
- Email aktif
- Nomor HP aktif
- Foto KTP
- Swafoto (selfie)
Langkah registrasi:
- Klik “Buat Akun Baru”
- Isi data sesuai KTP dan KK
- Unggah foto KTP
- Lakukan selfie untuk verifikasi wajah
- Tunggu proses validasi (biasanya 1–24 jam)
3. Login dan Lakukan Pengecekan
- Masuk ke akun
- Pilih menu Cek Bansos
- Isi wilayah (Provinsi hingga Desa/Kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Klik “Cari Data”
4. Cara Membaca Hasil Cek Desil
Di hasil pencarian biasanya muncul:
- Status terdaftar atau tidak
- Jenis bantuan (PKH, BPNT, PBI-JK)
- Periode bantuan
- Informasi desil (jika tersedia)
Keterangan penting:
- PBI-JK: YA → Iuran ditanggung pemerintah
- PBI-JK: TIDAK → Tidak terdaftar sebagai penerima
- Data tidak ditemukan → Belum masuk sistem DTSEN atau perlu pemutakhiran
Cek Melalui Website Resmi Kemensos
Jika tidak ingin menginstal aplikasi:
- Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah lengkap
- Ketik nama sesuai KTP
- Masukkan kode captcha
- Klik “Cari Data”
Website ini menampilkan status bantuan, meski angka desil tidak selalu ditampilkan secara eksplisit.
Cek Status PBI Lewat Aplikasi Mobile JKN
Anda juga bisa memastikan status subsidi melalui aplikasi dari BPJS Kesehatan.
Langkah:
- Login menggunakan NIK atau nomor kartu
- Pilih menu Info Peserta
- Lihat bagian Segmen Peserta
Arti keterangan:
- PBI APBN → Ditanggung pemerintah pusat
- PBI APBD → Ditanggung pemerintah daerah
- PBPU Mandiri → Tidak lagi penerima PBI
- Metode ini memastikan status aktif atau tidak, meskipun tidak menampilkan angka desil secara langsung.
Cek Desil Secara Offline Jika Data Tidak Muncul
Jika pengecekan online tidak menampilkan data:
Datang ke:
- Kantor Desa/Kelurahan
- Dinas Sosial Kabupaten/Kota
Bawa:
- KTP asli
- KK asli
Minta operator membuka sistem SIKS-NG untuk melihat:
- Posisi desil terbaru
- Status aktif/nonaktif
- Riwayat pembaruan data
Jika merasa layak tetapi tidak masuk Desil 1–4, ajukan melalui:
- Fitur Usul/Sanggah di aplikasi Cek Bansos
- Musyawarah Desa (Musdes)
Faktor yang Membuat Desil Naik dan PBI Dinonaktifkan
Status bisa berubah jika:
- Penghasilan meningkat
- Rumah dinilai permanen dan layak
- Memiliki kendaraan
- Konsumsi listrik tinggi
- Terdaftar sebagai pekerja formal
Karena sistem sudah terintegrasi nasional, evaluasi bisa terjadi otomatis tanpa pemberitahuan manual.
Tips Agar BPJS PBI Tetap Aktif
- Pastikan NIK dan KK valid di Dukcapil
- Ikuti pendataan sosial di desa
- Cek status minimal setiap pembaruan bansos
- Segera ajukan sanggah jika data tidak sesuai kondisi riil
Kesimpulan
Cara cek desil BPJS PBI 2026, agar tidak DInonaktifkan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos, website resmi Kemensos, aplikasi Mobile JKN, atau langsung ke kantor desa. Pastikan Anda masih berada di Desil 1–4 agar subsidi iuran tetap aktif. Dengan sistem data terbaru yang lebih ketat, pengecekan mandiri menjadi langkah penting untuk menjaga hak layanan kesehatan tetap terlindungi.
Sumber: https://desapandakgede.id/cara-cek-desil-bpjs-pbi-terbaru-2026-mudah-lewat-hp-dan-online/




