Belakangan ini istilah desil bansos mulai sering dibicarakan, terutama oleh masyarakat yang ingin mengetahui apakah mereka termasuk dalam kategori penerima bantuan sosial. Pemerintah memang menggunakan sistem desil untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan data ekonomi.
Masalahnya, masih banyak orang yang bingung bagaimana cara mengecek posisi desil mereka. Sebagian mengira harus datang ke kantor desa atau menggunakan aplikasi tertentu. Padahal, pengecekan sebenarnya bisa dilakukan dengan cara yang jauh lebih sederhana.
Cukup menggunakan HP dan koneksi internet, masyarakat sudah bisa mengetahui data desil bansos secara online tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan. Prosesnya juga tidak memakan waktu lama, hanya beberapa langkah saja.
Apa Itu Desil Bansos?
Berdasarkan informasi dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial, desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dihitung dari berbagai indikator sosial dan ekonomi. Penilaian ini meliputi beberapa aspek, seperti pekerjaan dan pendidikan anggota keluarga, kondisi tempat tinggal, kapasitas listrik rumah, hingga kepemilikan aset.
Dalam sistem tersebut, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok desil, di mana setiap kelompok mewakili sekitar 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1 merupakan kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Secara umum, pembagian desil dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Desil 1: Kelompok sangat miskin (10 persen terbawah)
- Desil 2: Kelompok miskin (10–20 persen terbawah)
- Desil 3: Kelompok hampir miskin (20–30 persen terbawah)
- Desil 4: Kelompok rentan miskin (30–40 persen terbawah)
- Desil 5: Kelompok ekonomi menengah bawah atau kondisi pas-pasan
- Desil 6: Kelompok menengah bawah
- Desil 7–10: Kelompok menengah hingga sejahtera (sekitar 30 persen tertinggi)
Secara sederhana, desil dapat dipahami sebagai pembagian data masyarakat menjadi 10 bagian yang sama besar berdasarkan tingkat kesejahteraan atau pengeluaran.
Penentuan desil dilakukan menggunakan data sosial ekonomi yang terukur, bukan hanya berdasarkan penilaian visual seperti kondisi rumah atau kepemilikan barang tertentu. Selain itu, data ini memiliki waktu pencatatan sehingga perubahan kondisi ekonomi setelah pendataan terkadang membuat hasil yang muncul berbeda dengan kondisi terbaru di lapangan.
Link Cek Desil Bansos Tanpa Aplikasi
Masyarakat dapat mengecek status desil sekaligus mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial melalui situs resmi Kementerian Sosial.
Pengecekan bisa dilakukan melalui laman: https://cekbansos.kemensos.go.id
Situs tersebut terhubung langsung dengan sistem DTSEN, yang menjadi basis data pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial.
Dalam sistem ini, kelompok desil 1 hingga desil 4 atau sekitar 40 persen masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah menjadi prioritas utama penerima bantuan seperti:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Program Sembako
Sementara itu, masyarakat pada desil 5 masih memiliki kemungkinan menerima bantuan tertentu seperti Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), meskipun sifatnya lebih terbatas.
Cara Cek Desil Bansos Lewat HP
Proses pengecekan desil bansos bisa dilakukan dengan mudah melalui ponsel dengan langkah-langkah berikut:
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id
melalui browser di HP. - Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 16 digit sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul pada layar.
- Jika kode sulit dibaca, tekan ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
- Klik tombol Cari Data untuk melihat hasilnya.
Setelah pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi terkait status data sosial ekonomi dalam DTSEN, termasuk posisi desil keluarga.
Kesimpulan
Mengetahui posisi desil bansos kini tidak lagi sulit. Dengan memanfaatkan layanan online yang disediakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, masyarakat bisa mengecek data mereka langsung dari HP tanpa harus memasang aplikasi.
Sumber
https://www.detik.com/jogja/bisnis/d-8386820/link-cek-desil-bansos-2026-tanpa-aplikasi-bisa-lewat-google-di-hp




