Minat masyarakat untuk mencari informasi mengenai pengecekan desil bansos 2026 serta pencairan PKH tahap 1 terus mengalami peningkatan.
Banyak warga ingin memastikan apakah nama mereka tercatat sebagai penerima bantuan sosial melalui sistem resmi pemerintah.
Hal ini karena status desil menjadi faktor utama dalam menentukan kelayakan menerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun jenis bansos lainnya.
Saat ini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor kelurahan atau desa untuk mengetahui kategori kesejahteraan mereka, sebab pengecekan desil sudah dapat dilakukan secara online melalui layanan resmi.
Dengan memanfaatkan perangkat ponsel dan akses internet, warga bisa mengecek statusnya sendiri dengan cara yang lebih mudah dan efisien.
Penjelasan Kategori Desil Bansos 2026
Desil adalah sistem pembagian tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam sepuluh tingkatan berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi setiap rumah tangga.
Pengelompokan ini dijadikan dasar oleh pemerintah untuk menentukan kelayakan penerima bantuan sosial agar penyalurannya tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.
Dilansir dari Disway.id berikut pembagian desilnya:
- Desil 1: Sangat miskin, kelompok dengan kondisi ekonomi paling rendah dan menjadi prioritas utama penerima bansos.
- Desil 2: Miskin, berpenghasilan rendah dan mudah terdampak tekanan ekonomi.
- Desil 3: Hampir miskin, tidak termasuk miskin ekstrem tetapi rentan jika terjadi krisis.
- Desil 4: Rentan miskin, kondisi relatif stabil namun berisiko mengalami penurunan kesejahteraan.
- Desil 5: Ekonomi cukup/pas-pasan, memiliki pendapatan tetap tetapi terbatas.
- Desil 6–10: Kelompok menengah hingga mapan, umumnya tidak menjadi prioritas bansos rutin.
- Program Bansos untuk Desil 1–5.
Beberapa bantuan sosial yang diberikan berdasarkan kategori tersebut antara lain:
- PKH (Program Keluarga Harapan): Ditujukan bagi Desil 1–4.
- BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai): Diperuntukkan bagi Desil 1–5.
- PBI-JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan): Berlaku untuk Desil 1–5.
Dengan sistem ini, pemerintah dapat memprioritaskan bantuan bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Jadwal Pencairan PKH 2026
Penyaluran bantuan PKH dilakukan sebanyak empat tahap dalam satu tahun anggaran. Berikut pembagian waktunya:
- Tahap 1: Januari–Maret 2026.
- Tahap 2: April–Juni 2026.
- Tahap 3: Juli–September 2026.
- Tahap 4: Oktober–Desember 2026.
Karena proses pencairan tidak berlangsung serentak di seluruh wilayah, masyarakat disarankan untuk aktif mengecek status kepesertaannya secara mandiri agar tidak ketinggalan informasi.
Cara Mengecek PKH Tahap 1 2026 dan Desil Melalui Situs Resmi
- Akses laman resmi cekbansos.kemensos.go.id lewat browser.
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai alamat pada KTP.
- Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera di KTP.
- Isi kode captcha yang muncul di layar.
- Tekan tombol “Cari Data”.
Apabila data ditemukan, sistem akan menampilkan informasi terkait status desil dan jenis bantuan sosial yang diterima.
Nominal Bantuan PKH 2026
Jumlah bantuan PKH berbeda-beda tergantung kategori penerima manfaat. Rinciannya sebagai berikut: ibu hamil Rp750.000, anak usia dini Rp750.000, siswa SD Rp225.000, siswa SMP Rp375.000, siswa SMA Rp500.000, lansia Rp600.000, serta penyandang disabilitas Rp600.000.
Kesimpulan
Masyarakat dapat mengecek desil bansos 2026 dan status pencairan PKH tahap 1 secara online melalui situs resmi Kemensos.
Sumber Referensi
https://harian.disway.id/read/929834/cek-desil-bansos-2026-dan-pencairan-pkh-tahap-1-ini-cara-dan-kategorinya/15




