Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperbarui sistem pendataan penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Mulai 2026, data penerima bansos terintegrasi dalam DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional). Sistem ini menyatukan berbagai data kependudukan, ekonomi, dan sosial untuk menentukan siapa saja yang layak menerima bantuan.
Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 desil. Desil 1–4 adalah kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rentan, sehingga menjadi prioritas utama penerima bansos. Sementara itu, warga yang masuk desil 5 ke atas umumnya tidak lagi masuk kategori penerima bantuan, kecuali dalam kondisi khusus tertentu.
Langkah-Langkah Cara Cek Desil DTSEN 2026
Dilansir dari kaltimpos.jawapost.com, untuk mengetahui apakah Anda masuk desil 1–4, berikut langkah-langkah cara cek desil DTSEN 2026 yang mudah dilakukan lewat HP:
- Buka situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik tombol “Cari Data”
Sistem akan menampilkan status kepesertaan bansos dan informasi desil Anda
Langkah Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store
- Buka aplikasi lalu pilih menu Daftar jika belum punya akun
- Isi data diri seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, alamat, dan unggah foto KTP
- Lakukan swafoto (selfie) sesuai petunjuk aplikasi
- Setelah akun aktif, login menggunakan username dan password
- Masuk ke menu Cek Bansos atau Profil
Sistem akan menampilkan status apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos
Di layar juga akan terlihat jenis bantuan yang diterima dan informasi desil DTSEN
Syarat utama agar bisa dapat bansos 2026
- Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki KTP elektronik
- Terdaftar dalam DTSEN Kemensos
- Masuk kategori desil 1–4
- Bukan ASN, TNI, atau Polri
- Data kependudukan sesuai dan aktif di Dukcapil
Jika Anda merasa layak tetapi belum terdaftar atau ternyata berada di desil yang lebih tinggi, jangan khawatir. Pemerintah membuka mekanisme usul dan sanggah data.
Warga bisa mengajukan pembaruan data lewat aplikasi Cek Bansos atau melalui kantor desa/kelurahan setempat agar datanya diverifikasi dan diperbaiki.
Kemensos juga mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek status bansos secara berkala, karena data DTSEN akan terus diperbarui menyesuaikan kondisi ekonomi terbaru. Jadi, meskipun tahun lalu tidak dapat bansos, bukan berarti tahun ini peluangnya tertutup.
Kesimpulan
Cara cek desil 1–4 DTSEN 2026 kini semakin mudah dan bisa dilakukan secara online lewat website atau aplikasi resmi Kemensos. Warga yang masuk desil 1 sampai 4 menjadi prioritas utama penerima bansos seperti PKH dan BPNT.
Pastikan data KTP Anda sudah benar dan terdaftar dalam DTSEN. Jika belum atau ada kesalahan data, segera ajukan usul dan sanggah agar peluang mendapatkan bansos 2026 tetap terbuka. Dengan rajin mengecek dan memperbarui data, masyarakat bisa memastikan bantuan sosial benar-benar sampai kepada yang berhak.
Sumber Referensi: https://kaltimpost.jawapos.com/nasional/2387049507/begini-cara-cek-desil-14-dtks-2026-agar-bisa-dapat-bansos-tepat-sasaran



