Istilah desil kerap muncul dalam pembahasan bantuan sosial pemerintah. Desil merupakan indikator tingkat kesejahteraan keluarga yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sistem ini membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok, mulai dari Desil 1 sebagai kategori paling tidak mampu hingga Desil 10 sebagai kelompok paling sejahtera.
Pengelompokan ini menjadi acuan utama bagi Kementerian Sosial dalam menentukan penerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau sembako.
Siapa yang Berhak Menerima PKH dan BPNT?
Dalam skema yang berlaku, hanya keluarga yang berada di Desil 1 sampai Desil 4 yang berpeluang menerima bansos PKH dan BPNT. Sementara itu, Desil 5 dikategorikan sebagai kelompok pas-pasan dan Desil 6 hingga 10 termasuk golongan menengah ke atas, sehingga tidak masuk prioritas penerima.
Pembagian ini bertujuan agar bantuan sosial lebih tepat sasaran dan benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Cara Mengajukan Penurunan Desil
Di lapangan, tidak sedikit warga yang merasa tingkat desilnya tidak mencerminkan kondisi ekonomi sebenarnya. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah membuka jalur pembaruan data.
Berikut tiga cara yang bisa ditempuh:
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Masyarakat dapat mengunduh aplikasi resmi Cek Bansos di Playstore dan App Store
- Membuat akun cek bansos di aplikasi
- Setelah itu, ajukan pembaruan data melalui fitur yang tersedia.
- Proses selanjutnya akan dilakukan survei lapangan oleh pendamping sosial sebelum data diverifikasi dan divalidasi.
Datang ke Kantor Desa/Kelurahan
Warga bisa membawa fotokopi KTP dan KK ke kantor desa atau kelurahan. Operator akan membantu menginput data melalui sistem SIKS-NG untuk diteruskan ke dinas sosial.
Melalui Dinas Sosial Kabupaten/Kota
Pengajuan juga bisa dilakukan langsung ke dinas sosial setempat untuk diproses lebih lanjut.
Setiap usulan akan diverifikasi dan kemudian diperingkat ulang oleh Badan Pusat Statistik. Hasilnya bisa berupa desil naik, turun, atau tetap, tergantung kondisi terbaru.
Faktor Penentu Peringkat Desil
Penentuan desil tidak dilakukan secara sembarangan. Ada sejumlah indikator sosial ekonomi yang menjadi bahan penilaian, seperti:
- Pekerjaan dan tingkat pendidikan
- Kondisi rumah dan daya listrik
- Kepemilikan aset
- Jumlah anggota keluarga
Semakin baik kondisi ekonomi dan sosial suatu keluarga, maka semakin tinggi pula posisi desilnya. Sebaliknya, keterbatasan aset, pendidikan rendah, dan jumlah tanggungan besar cenderung menempatkan keluarga pada desil bawah.
Perhitungan ini bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala setiap tiga bulan.
Berikut rincian desil:
- Desil 1: Sangat Miskin
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir Miskin
- Desil 4: Rentan Miskin
- Desil 5: Pas-pasan
- Desil 6–10: Menengah ke atas
Cara Cek Status Desil Secara Online
Masyarakat dapat mengecek posisi desil secara mandiri melalui laman resmi kemenesos
- Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai di KTP.
- Isi kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol pencarian data.
Sistem akan menampilkan informasi status penerima serta kategori desil.
Kesimpulan
Desil DTSEN menjadi dasar penting dalam penyaluran bansos PKH dan BPNT. Karena bersifat dinamis, masyarakat yang merasa datanya tidak sesuai dapat mengajukan pembaruan melalui aplikasi maupun kantor desa atau dinas sosial.
Dengan memastikan data sosial ekonomi selalu diperbarui dan akurat, peluang memperoleh bantuan sosial akan lebih tepat sasaran sesuai kondisi yang sebenarnya.
Sumber
https://www.tribunnews.com/nasional/7793908/cara-menurunkan-desil-agar-terima-bansos-pkh-dan-sembako?page=all&s=paging_new




