Pemerintah kembali menggulirkan bantuan sosial menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan dimulai pada pertengahan Februari 2026. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap pertama tahun anggaran 2026 mulai disalurkan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat rentan menjelang puasa dan Idulfitri.
Penyaluran bansos ini menjadi bagian dari strategi perlindungan sosial nasional agar kebutuhan dasar rumah tangga miskin tetap terpenuhi di tengah tekanan ekonomi musiman.
Penyaluran PKH dan BPNT Tahap Awal 2026
Dilansir dari laman Berita Satu, penyaluran bansos PKH dan BPNT merupakan agenda rutin pemerintah yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial. Program ini menyasar keluarga miskin dan rentan yang telah terdata dalam sistem nasional.
Kelompok prioritas penerima mencakup ibu hamil, balita, anak usia sekolah, lansia, serta penyandang disabilitas. Melalui pencairan tahap awal ini, pemerintah berharap beban ekonomi masyarakat dapat ditekan sehingga Ramadan dapat dijalani dengan lebih tenang.
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH/BPNT 2026
Masyarakat dapat memastikan status kepesertaan bansos secara mandiri melalui laman resmi yang disediakan pemerintah, sebagaimana disampaikan dalam panduan layanan Kemensos.
Langkah-langkah pengecekan bansos PKH dan BPNT 2026 sebagai berikut:
- Akses website resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Masukkan nama lengkap sesuai dokumen kependudukan
- Isi kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
Sistem akan menampilkan hasil pencarian berdasarkan data terbaru penerima bantuan.
Mekanisme Pengusulan dan Kriteria Penerima
Bagi masyarakat yang belum terdaftar namun merasa memenuhi syarat, pengusulan dapat dilakukan melalui pendamping sosial di tingkat kelurahan atau dengan memanfaatkan fitur “Usul dan Sanggah” pada aplikasi Cek Bansos, sebagaimana dijelaskan dalam mekanisme layanan resmi.
Pemerintah menegaskan bahwa sasaran utama bansos 2026 adalah warga pada kelompok desil 1 dan desil 2, yaitu kategori sangat miskin dan miskin. Apabila ketersediaan anggaran mencukupi, penyaluran dapat diperluas hingga desil 3 dan desil 4.
Proses penetapan penerima dilakukan secara dinamis mengikuti pembaruan data sosial ekonomi nasional yang dikelola secara berkala. Pembaruan ini bertujuan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sesuai kondisi terkini.
Kesimpulan
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 menjelang Ramadan menjadi langkah penting pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga miskin. Dengan mekanisme pengecekan yang mudah dan data yang terus diperbarui, masyarakat diharapkan dapat menyambut bulan suci dengan lebih layak dan aman secara ekonomi.
Sumber Referensi
https://www.beritasatu.com/network/aboutsemarang/776470/cara-cek-bansos-pkh-bpnt-2026-pemerintah-mulai-salurkan-bantuan-jelang-ramadan




