Pencairan bantuan sosial (bansos) tahap awal tahun 2026 mulai dilakukan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos).Program yang cair di periode Januari-Maret 2026 tahun ini meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang ditujukan bagi keluarga prasejahtera.
Memasuki Februari 2026, masyarakat sudah dapat mengecek secara mandiri apakah namanya tercatat sebagai penerima bantuan. Pengecekan ini bisa dilakukan secara online hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP melalui laman resmi Kemensos.
Pentingnya Cek Status Penerima Bansos 2026
Melakukan verifikasi status bansos sangat penting agar masyarakat mengetahui apakah sudah masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dengan mengecek langsung melalui situs resmi, Anda dapat:
- Memastikan terdaftar atau tidak sebagai penerima PKH maupun BPNT 2026.
- Menghindari kesalahan data yang berpotensi menghambat proses pencairan.
- Mencegah penipuan atau informasi palsu yang banyak beredar di media sosial.
Langkah ini juga membantu masyarakat mendapatkan bantuan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
Cara Cek PKH dan BPNT 2026 Lewat NIK KTP
Kemensos menyediakan layanan pengecekan bansos secara daring yang dapat diakses melalui ponsel atau komputer.
Berikut panduan lengkapnya:
- Buka browser di HP atau laptop Anda.
- Kunjungi laman resmi https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Pilih wilayah sesuai alamat KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan).
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik NIK dengan benar.
- Isi kode captcha yang tersedia.
- Klik tombol “Cari Data”.
Jika data Anda terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan yang diterima, baik PKH, BPNT, maupun program bansos lainnya pada tahun 2026.
Pastikan seluruh informasi yang dimasukkan sesuai dengan identitas resmi agar proses pencarian berhasil.
Sistem Desil Jadi Penentu Penerima Bansos 2026
Penetapan penerima bantuan sosial tahun ini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam sistem tersebut, keluarga dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan yang disebut desil. Prioritas penerima PKH dan BPNT difokuskan pada keluarga yang berada di desil 1 hingga desil 4, yaitu kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rentan. Sementara itu, keluarga di desil 5 yang sebelumnya menerima bantuan dapat dievaluasi ulang berdasarkan hasil verifikasi pemerintah daerah atau dinas sosial. Apabila hasil pengecekan menunjukkan Anda berada dalam kategori desil 1–4, maka peluang untuk menerima bansos 2026 lebih besar sesuai ketentuan yang berlaku.
Waspadai Hoaks Seputar Cek Bansos 2026
Tingginya minat masyarakat terhadap bantuan sosial kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Agar terhindar dari penipuan, perhatikan hal berikut:
- Gunakan hanya situs resmi Kemensos untuk pengecekan.
- Jangan mengklik tautan mencurigakan yang beredar di media sosial.
- Proses pengecekan bansos tidak dipungut biaya.
- Jangan membagikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas.
Keamanan informasi pribadi harus menjadi prioritas utama dalam mengakses layanan digital pemerintah.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Nama Tidak Terdaftar?
Jika setelah melakukan pengecekan nama Anda belum tercantum sebagai penerima, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Periksa kembali keakuratan NIK dan data wilayah.
- Lakukan pembaruan data melalui kantor kelurahan atau dinas sosial setempat.
- Ikuti proses verifikasi agar data dapat masuk atau diperbarui dalam sistem DTSEN.
Dengan memastikan data valid dan sesuai kondisi sebenarnya, peluang menerima bantuan pada tahap berikutnya akan lebih terbuka.
Kesimpulan
Penyaluran bansos PKH dan BPNT 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga prasejahtera. Melalui sistem DTSEN dan pengelompokan desil, bantuan diharapkan semakin tepat sasaran. Masyarakat disarankan rutin mengecek status penerimaan melalui kanal resmi serta memastikan data kependudukan selalu diperbarui. Dengan langkah ini, bantuan sosial dapat diterima sesuai jadwal dan terhindar dari risiko informasi palsu maupun penipuan digital.
Sumber
https://radarsolo.jawapos.com/nasional/847202914/cara-cek-nik-ktp-apakah-dapat-bansos-2026-yang-cair-februari-cek-desil-14-agar-dapat-pkh-bpnt?page=3




