Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 kembali digulirkan oleh pemerintah sebagai upaya menjamin akses pendidikan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
Bantuan ini berupa dana pendidikan yang disalurkan melalui rekening penerima dan diperuntukkan membantu pembelian kebutuhan sekolah, perlengkapan belajar, transportasi, dan kebutuhan lain yang menunjang proses belajar.
Agar dana PIP masuk ke rekening yang benar dan bisa dicairkan oleh siswa atau wali, proses aktivasi rekening PIP 2026 wajib dilakukan oleh penerima atau wali yang berhak.
Aktivasi rekening PIP menjadi langkah penting sebelum pencairan dana, karena bila tidak dilakukan, dana bantuan bisa tertunda atau bahkan tidak bisa dicairkan sampai akhir periode. Artikel ini merangkum kategori penerima, jadwal pencairan, langkah aktivasi rekening, hingga kesimpulan panduan praktisnya.
Kategori Penerima PIP 2026
Program Indonesia Pintar ditujukan bagi siswa dari berbagai jenjang pendidikan yang memenuhi persyaratan tertentu. Dilansir dari laman Kompas,
Berikut kelompok yang termasuk dalam cakupan penerima PIP 2026:
- Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP)
- Anak dari keluarga miskin atau rentan miskin
- Penerima Program Keluarga Harapan (PKH)
- Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
- Anak yatim, piatu, atau yatim piatu
- Siswa terdampak bencana alam, PHK orang tua, atau tinggal di wilayah konflik
- Anak putus sekolah yang kembali bersekolah
- Peserta pendidikan nonformal (Paket A, B, C, atau lembaga kursus)
- Siswa madrasah dan pendidikan keagamaan melalui skema PIP Kemenag
Untuk bisa menjadi penerima PIP, siswa dan keluarga wajib tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau basis data lain yang dipakai pemerintah, serta memenuhi kriteria sosial ekonomi yang ditetapkan. Biasanya, prioritas diberikan pada peserta dari keluarga prasejahtera, keluarga kurang mampu menurut data DTSEN, atau kelompok rentan lainnya.
Kapan PIP Cair?
Penyaluran dana PIP 2026 dilakukan secara bertahap, dan umumnya dibagi ke dalam periode tertentu yang telah dijadwalkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan bank penyalur. Dilansir dari laman Kompas, diperkirakan pencairan akan mengacu pada tahun sebelumnya dengan melalui 3 tahap :
- Termin I (Februari–April 2026): Prioritas siswa kelas akhir dan penerima DTKS
- Termin II (Mei–September 2026): Pencairan lanjutan untuk penerima reguler
- Termin III (Oktober–Desember 2026): Untuk siswa yang belum menerima bantuan di tahap sebelumnya.
Setiap tahap pencairan akan mengirimkan dana bantuan ke rekening peserta PIP setelah rekening diaktivasi. Untuk itu, aktivasi rekening harus selesai sebelum periode pencairan dimulai agar dana bisa segera diterima.
Langkah‑Langkah Aktivasi Rekening PIP 2026
Dilansir dari lama Kompas, Berikut ini adalah alur lengkap dan praktis aktivasi rekening PIP 2026 agar dana bantuan bisa langsung dicairkan:
1. Siapkan Dokumen Identitas
Sebelum datang ke bank atau lokasi aktivasi, pastikan membawa dokumen berikut:
- KTP orang tua atau wali
- Kartu Keluarga (KK)
- NISN/NIS peserta didik
- Surat rekomendasi sekolah (jika diperlukan)
- Surat Kuasa bermatrai (Jika diwakilkan)
2. Datang ke Bank Penyalur yang Ditunjuk
PIP biasanya disalurkan melalui bank mitra pemerintah seperti Bank BRI, BNI, BTN, atau bank lain yang ditetapkan di wilayah masing‑masing. Lokasi kantor bank penyalur bisa ditanyakan ke sekolah atau Dinas Pendidikan setempat.
Sesampainya di bank, sampaikan bahwa kamu ingin aktivasi rekening PIP 2026. Petugas bank akan memandu proses selanjutnya.
3. Proses Verifikasi Data
Petugas bank akan mencocokkan data yang kamu bawa dengan data yang tercatat di sistem mereka. Biasanya petugas akan mengecek:
- Nama peserta didik
- Nomor NIK dan NISN
- Alamat dan data keluarga yang tercantum
- Pastikan semua data sesuai dengan dokumen resmi.
4. Membuat atau Mengaktifkan Rekening Baru
Jika rekening belum tersedia, bank akan membantu membuatkan rekening baru atas nama penerima atau wali sesuai ketentuan. Bila rekening sudah ada, maka proses aktivasi akan memastikan rekening tersebut aktif untuk pencairan PIP 2026. Bank juga akan memberikan:
- Kartu ATM (jika ada)
- Buku tabungan
- Informasi tentang cara pengecekan saldo
Kesimpulan
Aktivasi rekening PIP 2026 menjadi langkah krusial agar dana bantuan pendidikan bisa diterima tanpa hambatan. Semua peserta yang masuk kategori penerima wajib menyiapkan dokumen identitas yang lengkap, datang ke bank penyalur, dan mengikuti prosedur verifikasi serta aktivasi rekening.
Mengetahui kapan pencairan berlangsung dan menuntaskan aktivasi sebelum periode pencairan dimulai akan memastikan dana bantuan tidak tertunda. Dengan begitu, dukungan finansial PIP dapat digunakan secara optimal untuk kebutuhan pendidikan siswa.
sumber
https://money.kompas.com/read/2026/01/15/101643226/cek-pip-2026-online-di-pipkemendikdasmengoid-ini-cara-jadwal-dan-besaran
https://www.kompas.tv/info-publik/642505/panduan-lengkap-cara-aktivasi-rekening-pip-2026-batas-waktu-31-januari




