Pemerintah resmi mulai mencairkan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap I pada Februari 2026. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berkesempatan menerima bantuan hingga Rp600 ribu untuk periode Januari hingga Maret 2026.
Dilansir dari aceh.tribunnews.com, tahap pertama penyaluran bansos ini menyasar sekitar 18 juta keluarga di seluruh Indonesia. Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara dan kantor Pos Indonesia.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan pencairan Bansos PKH dan BPNT sudah mulai berjalan, meski tidak dilakukan serentak karena jumlah penerima yang besar.
“Sekarang sudah proses penyaluran. Nanti bulan April akan dievaluasi karena datanya dinamis dan terus diperbarui,” ujar Saifullah di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Perubahan daftar penerima bisa terjadi karena proses verifikasi dan validasi di daerah, termasuk faktor kelahiran, kematian, perpindahan domisili, hingga perubahan kondisi ekonomi masyarakat.
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026
Masyarakat bisa cek nama penerima bansos secara online melalui situs resmi Kementerian Sosial. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap
- Ketik kode verifikasi yang tersedia
- Klik “Cari Data”
Jika terdaftar, informasi jenis bantuan dan status pencairan akan muncul di layar.
Besaran Bansos PKH dan BPNT Tahap I 2026
- BPNT: Rp200.000 per bulan, dicairkan tiga bulan sekaligus → total Rp600.000 per keluarga.
- PKH (sesuai kategori penerima):
- Ibu hamil & anak usia 0–6 tahun: Rp750.000 per tahap
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap
- Lansia & penyandang disabilitas: Rp600.000 per tahap
- Korban pelanggaran HAM: Rp2.700.000 per tahap
Penyaluran tahap I mengacu pada Keputusan Direktur Jaminan Sosial Nomor 59.3.4 HK.01.1 Tahun 2025.
Pemerintah dijadwalkan melakukan evaluasi kembali pada April 2026 untuk menentukan daftar penerima bansos PKH dan BPNT tahap berikutnya.
Kesimpulan
Bansos PKH dan BPNT tahap I mulai cair pada Februari 2026 dengan total bantuan hingga Rp600 ribu per keluarga untuk periode Januari–Maret 2026. Penyaluran menyasar sekitar 18 juta keluarga melalui bank Himbara dan kantor Pos Indonesia.
Masyarakat dapat cek nama penerima bansos secara online melalui cekbansos.kemensos.go.id. Besaran bantuan berbeda sesuai kategori penerima, mulai dari Rp225.000 untuk siswa SD hingga Rp2,7 juta untuk korban pelanggaran HAM.
Pemerintah akan melakukan evaluasi daftar penerima pada April 2026 untuk tahap berikutnya, sehingga daftar penerima bisa berubah sesuai verifikasi data terbaru.
Sumber
https://aceh.tribunnews.com/news/1010718/bansos-pkh-dan-bpnt-tahap-i-cair-februari-2026-dapat-rp600-ribu-cek-namamu-sekarang-begini-caranya




